Viral Detik-detik Mencekam di Padang! Rumah Doa Umat Kristen Dirusak, Anak-Anak Dipukul

Tasmalinda

Senin, 28 Juli 2025 | 18:21 WIB
Viral Detik-detik Mencekam di Padang! Rumah Doa Umat Kristen Dirusak, Anak-Anak Dipukul
Massa merusak rumah doa umat kristen di Padang, Sumatera Barat

Suara.com - Ruangan itu seharusnya penuh dengan tawa dan lantunan lagu pujian. Namun ruangan di Kelurahan Padang Sarai, Kota Padang itu justru dipenuhi jerit tangis dan ketakutan.

Mimpi buruk menjadi nyata bagi puluhan anak-anak saat tempat mereka belajar agama diserbu massa beringas, mengubah pelajaran tentang kasih menjadi pelajaran tentang kebencian dan kekerasan.

Belakangan diketahui, jika dua anak baru berusia 9 dan 11 tahun, pada Minggu (27/7) petang tersebut menjadi korban luka fisik dan batin.

Mereka adalah simbol paling menyakitkan dari tragedi ini.

Peristiwa ini pun kemudian viral di media sosial.

Di sejumlah video yang beredar terligar, sejumlah warga tiba-tiba dari luar terdengar teriakan marah.

Sejumlah batu menghantam jendela, memecahkan kaca.

Orang-orang dewasa yang tak dikenal merangsek masuk, membawa kayu dan tatapan penuh tampak penuh amarah.

Mereka membalikkan meja, menghancurkan kursi, dan memutus aliran listrik.

Inilah horor yang dialami anak-anak jemaat GKSI Anugerah Padang. Pendeta F. Dachi, yang saat itu memimpin kegiatan, menceritakan detik-detik paling memilukan.

“Satu anak kakinya cedera dan tidak bisa jalan karena dipukul dengan kayu. Satu lagi bagian bahunya juga dipukul dengan kayu. Keduanya sudah dibawa ke rumah sakit,” katanya.

Luka fisik mungkin bisa sembuh, namun bagaimana dengan trauma?

Bagaimana menjelaskan kepada anak-anak ini bahwa tempat yang seharusnya menjadi surga aman untuk belajar justru menjadi lokasi teror?

Insiden ini bukan hanya serangan terhadap sebuah bangunan, melainkan serangan brutal terhadap kepolosan dan masa depan anak-anak.

Bagi komunitas kecil GKSI Anugerah Padang, rumah doa ini adalah jawaban atas kebutuhan mereka.

Dengan jemaat yang tersebar dan kesulitan mengakses gereja utama di pusat kota, tempat ini menjadi tempat bagi pendidikan rohani anak-anak mereka. Niat baik itu kini dibalas dengan intimidasi.

Pendeta Dachi menyebut bahwa kegiatan belajar-mengajar ini sudah berlangsung cukup lama.

Keputusan untuk memusatkannya di satu lokasi adalah murni untuk memudahkan.

Namun, niat sederhana itu kini berbuah petaka. Komunitas yang hanya ingin beribadah dan mendidik anak-anaknya dengan tenang, kini hidup dalam ketakutan.

Peristiwa ini adalah pengingat yang menyakitkan bahwa korban paling rentan dari konflik orang dewasa adalah anak-anak.

Wakapolda Sumbar, Brigjen Pol Solihin, mengatakan sembilan orang terduga pelaku telah diamankan, dan jumlahnya kemungkinan bertambah.

Wali Kota Padang, Fadli Amran, menyebut insiden ini dipicu miskomunikasi antara warga dan pengelola rumah doa.

Ia meminta maaf atas kejadian tersebut dan menegaskan pentingnya menjaga kerukunan umat beragama, serta menyerahkan proses hukum sepenuhnya kepada kepolisian.

Perlindungan terhadap mereka seharusnya menjadi prioritas utama, melampaui segala perbedaan.

Bagikan artikel ini sebagai bentuk solidaritas Anda kepada para korban.

Apa langkah yang harus diambil pemerintah untuk memastikan pemulihan trauma anak-anak ini?

Suarakan pendapatmu di kolom komentar!

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rumah Doa Digeruduk: Anak-anak Jadi Korban Pemukulan di Padang

Rumah Doa Digeruduk: Anak-anak Jadi Korban Pemukulan di Padang

Video | Senin, 28 Juli 2025 | 15:30 WIB

'Ini Bukan Wajah Minangkabau!', Wagub Sumbar Murka Rumah Doa Dirusak, 9 Pelaku Ditangkap Polisi

'Ini Bukan Wajah Minangkabau!', Wagub Sumbar Murka Rumah Doa Dirusak, 9 Pelaku Ditangkap Polisi

News | Senin, 28 Juli 2025 | 16:30 WIB

Semen Padang FC Latihan Intensif Tiap Hari, Ada Rencana Uji Coba Lagi?

Semen Padang FC Latihan Intensif Tiap Hari, Ada Rencana Uji Coba Lagi?

Your Say | Senin, 28 Juli 2025 | 09:49 WIB

Pulang Kampung, Pemain dengan Harga Rp 3,91 M Bergabung Semen Padang

Pulang Kampung, Pemain dengan Harga Rp 3,91 M Bergabung Semen Padang

Bola | Minggu, 27 Juli 2025 | 13:52 WIB

Horor Cabut Gigi Berujung Buta, Polisi Stop Kasus, Komnas HAM Turun Tangan

Horor Cabut Gigi Berujung Buta, Polisi Stop Kasus, Komnas HAM Turun Tangan

News | Kamis, 17 Juli 2025 | 16:42 WIB

Viral Panggung Acara HUT Palas Roboh Diterjang Angin, Ada Korban Jiwa?

Viral Panggung Acara HUT Palas Roboh Diterjang Angin, Ada Korban Jiwa?

News | Selasa, 15 Juli 2025 | 18:45 WIB

Semen Padang Lapor TNI 'Pinjam' Ikram Algiffari

Semen Padang Lapor TNI 'Pinjam' Ikram Algiffari

Bola | Jum'at, 11 Juli 2025 | 15:05 WIB

Semen Padang Targetkan Lunasi Kompensasi 4 Eks Pemain Asingnya Bulan Ini

Semen Padang Targetkan Lunasi Kompensasi 4 Eks Pemain Asingnya Bulan Ini

Bola | Kamis, 10 Juli 2025 | 17:30 WIB

Terkini

Bangun Spiritualitas Warga Jawa Barat, KDM Prioritaskan Bangun Tajuk di Lingkungan

Bangun Spiritualitas Warga Jawa Barat, KDM Prioritaskan Bangun Tajuk di Lingkungan

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 19:56 WIB

Kejahatan Digital Kian Mengintai, Pemerintah Minta Anak Muda Hati-hati di Internet

Kejahatan Digital Kian Mengintai, Pemerintah Minta Anak Muda Hati-hati di Internet

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 19:30 WIB

Veronica Tan Soroti Pemberdayaan Perempuan di NTT: Kunci Putus Rantai Kemiskinan dan Kekerasan

Veronica Tan Soroti Pemberdayaan Perempuan di NTT: Kunci Putus Rantai Kemiskinan dan Kekerasan

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 18:56 WIB

Sopir Truk Transfer Uang Setelah Dikepung Anak Jalanan di Pesanggrahan, Apa yang Sebenarnya Terjadi?

Sopir Truk Transfer Uang Setelah Dikepung Anak Jalanan di Pesanggrahan, Apa yang Sebenarnya Terjadi?

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 18:30 WIB

'Bikin Malu Presiden', Gus Lilur Desak Prabowo Copot Dirjen Bea Cukai Djaka Budhi Utama

'Bikin Malu Presiden', Gus Lilur Desak Prabowo Copot Dirjen Bea Cukai Djaka Budhi Utama

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 18:27 WIB

Eks Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto Diuntit Alat Pelacak, Netizen Malah Soroti Mobil Fortuner Mewah

Eks Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto Diuntit Alat Pelacak, Netizen Malah Soroti Mobil Fortuner Mewah

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 18:15 WIB

Isu Setoran 'Upeti' Program MBG, Ketua BGN: Tidak Benar dan Provokatif

Isu Setoran 'Upeti' Program MBG, Ketua BGN: Tidak Benar dan Provokatif

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 18:01 WIB

Niat Cari Cuan di Kapal Cumi, Pemuda Garut Malah Kena 'Zonk' Loker Medsos, HP Sampai Disita

Niat Cari Cuan di Kapal Cumi, Pemuda Garut Malah Kena 'Zonk' Loker Medsos, HP Sampai Disita

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 17:51 WIB

IDAI Minta Anak di Bawah 2 Tahun Bebas dari Gawai, Cegah Speech Delay hingga Virtual Autism

IDAI Minta Anak di Bawah 2 Tahun Bebas dari Gawai, Cegah Speech Delay hingga Virtual Autism

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 17:30 WIB

Haris Rusly Moti: Anomali Gerakan Sosial Saat Ini Justru Anti-Rakyat dan Adopsi Narasi Neoliberal

Haris Rusly Moti: Anomali Gerakan Sosial Saat Ini Justru Anti-Rakyat dan Adopsi Narasi Neoliberal

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 16:51 WIB