Kematian Arya Daru, Benarkah Bunuh Diri? Luka Lebam di Tubuh Korban Picu Tanda Tanya

Muhammad Ilham Baktora | Suara.com

Selasa, 29 Juli 2025 | 18:53 WIB
Kematian Arya Daru, Benarkah Bunuh Diri? Luka Lebam di Tubuh Korban Picu Tanda Tanya
Arya Daru Pangayunan di Luar Negeri. (Instagram)

Suara.com - Kematian Diplomat Kementerian Luar Negeri (Kemlu), Arya Daru Pangayunan, di kamar indekosnya di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, menyisakan tanda tanya besar di benak publik.

Pasalnya, saat ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa, terdapat sejumlah luka lebam di tubuhnya yang memicu spekulasi awal mengenai penyebab kematiannya.

Pertanyaan pun mengemuka: apakah Arya Daru benar-benar tewas karena bunuh diri, atau ada faktor lain di baliknya?

Saat pertama kali ditemukan, kondisi jenazah Arya Daru memang memunculkan kecurigaan.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, ditemukan luka lebam di beberapa bagian tubuh korban. Secara spesifik, Arya Daru mengalami luka lebam di bagian lengan kanan dan juga luka lecet di bagian pipinya.

Selain itu, dilaporkan juga terdapat luka di bagian leher yang semakin memperkuat dugaan adanya tindak kekerasan sebelum korban meninggal dunia.

Temuan ini sontak membuat kasus tersebut menjadi sorotan, dengan banyak pihak menduga adanya unsur penganiayaan.

Namun, pihak kepolisian bergerak cepat untuk meredam spekulasi liar tersebut dengan memberikan penjelasan yang didasarkan pada hasil penyelidikan dan autopsi mendalam.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Kombes Pol Wira Satya Triputra, mengonfirmasi adanya luka-luka tersebut.

Namun, ia menegaskan bahwa luka itu bukan berasal dari tindak pidana atau kekerasan yang dilakukan orang lain.

Menurut Wira, luka lebam dan lecet itu merupakan akibat dari upaya bunuh diri yang dilakukan Arya Daru beberapa waktu sebelum ia ditemukan tewas di indekosnya.

Penjelasan ini diperkuat oleh keterangan ahli forensik yang mengautopsi jenazah korban.

"Memang ada luka lebam namun hal itu efek (terbentur pagar /dinding) dari keinginannya untuk melompat dari gedung kantor Kemlu," ujar dokter G Yoga Tohijiwa dari RSUPN Cipto Mangunkusumo.

Faktanya, sebelum ditemukan tewas, Arya Daru telah melakukan percobaan bunuh diri dengan mencoba melompat dari rooftop gedung kantor Kemlu.

Aksi nekat tersebut diurungkan karena beberapa kali melompat bagian tubuhnya membentur pagar.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Apa Penyebab Kematian Arya Daru Diplomat Kemlu?

Apa Penyebab Kematian Arya Daru Diplomat Kemlu?

News | Selasa, 29 Juli 2025 | 18:14 WIB

Bukan Sekadar Buku, Inikah Kode & Wasiat Sunyi di 'Diplomat Pertama' Arya Daru?

Bukan Sekadar Buku, Inikah Kode & Wasiat Sunyi di 'Diplomat Pertama' Arya Daru?

News | Selasa, 29 Juli 2025 | 18:10 WIB

Polda Pastikan Diplomat Kemenlu Meninggal Bunuh Diri

Polda Pastikan Diplomat Kemenlu Meninggal Bunuh Diri

Foto | Selasa, 29 Juli 2025 | 18:10 WIB

Terkini

Solidaritas Sumut dan Sumbar Hibahkan Rp287 Miliar untuk Pemulihan Aceh

Solidaritas Sumut dan Sumbar Hibahkan Rp287 Miliar untuk Pemulihan Aceh

News | Rabu, 29 April 2026 | 19:07 WIB

Selesaikan Masalah Perkotaan, Wamendagri Bima Dorong Aglomerasi Berbasis Sektoral

Selesaikan Masalah Perkotaan, Wamendagri Bima Dorong Aglomerasi Berbasis Sektoral

News | Rabu, 29 April 2026 | 19:03 WIB

Dari Kritik ke Tawa: Kehadiran Rocky Gerung di Istana jadi Strategi Prabowo Akhiri Era Oposisi?

Dari Kritik ke Tawa: Kehadiran Rocky Gerung di Istana jadi Strategi Prabowo Akhiri Era Oposisi?

News | Rabu, 29 April 2026 | 18:58 WIB

Cekcok Saat Main Bola, Dua Pemuda Cengkareng Nekat Siram Air Keras Hingga Masuk Sel

Cekcok Saat Main Bola, Dua Pemuda Cengkareng Nekat Siram Air Keras Hingga Masuk Sel

News | Rabu, 29 April 2026 | 18:52 WIB

Peneliti Soroti Kebijakan Menhan Soal Militer Asing di Langit RI, Minta DPR Perketat Pengawasan

Peneliti Soroti Kebijakan Menhan Soal Militer Asing di Langit RI, Minta DPR Perketat Pengawasan

News | Rabu, 29 April 2026 | 18:46 WIB

Jelang May Day KSPSI Bocorkan Permenaker Outsourcing, Bakal Lebih Ketat?

Jelang May Day KSPSI Bocorkan Permenaker Outsourcing, Bakal Lebih Ketat?

News | Rabu, 29 April 2026 | 18:44 WIB

Selamat Ginting Nilai Prabowo Masih Konsolidasi Hadapi Pengaruh Jokowi

Selamat Ginting Nilai Prabowo Masih Konsolidasi Hadapi Pengaruh Jokowi

News | Rabu, 29 April 2026 | 18:38 WIB

Kemenhan Bahas Akses Langit RI, Connie Bakrie: Harga Diri Bangsa Lebih Mahal dari Bantuan Keamanan

Kemenhan Bahas Akses Langit RI, Connie Bakrie: Harga Diri Bangsa Lebih Mahal dari Bantuan Keamanan

News | Rabu, 29 April 2026 | 18:36 WIB

Sadis dan Terencana: 7 Fakta Pengeroyokan Pelajar di Bantul, Motif Geng hingga Ancaman Hukuman Mati

Sadis dan Terencana: 7 Fakta Pengeroyokan Pelajar di Bantul, Motif Geng hingga Ancaman Hukuman Mati

News | Rabu, 29 April 2026 | 18:36 WIB

Kisah Haru Evakuasi Kecelakaan KRL Bekasi, Suami Temani Istri Terjepit 10 Jam Sambil Ngelus Pundak

Kisah Haru Evakuasi Kecelakaan KRL Bekasi, Suami Temani Istri Terjepit 10 Jam Sambil Ngelus Pundak

News | Rabu, 29 April 2026 | 18:30 WIB