Dekan FISIP Unsoed Akui Ada Kekerasan Seksual oleh Dosen, Mahasiswa Desak Pemecatan

Bimo Aria Fundrika Suara.Com
Senin, 28 Juli 2025 | 18:33 WIB
Dekan FISIP Unsoed Akui Ada Kekerasan Seksual oleh Dosen, Mahasiswa Desak Pemecatan
Aksi protes mahasiswa Unsoed mendesak pelaku kekerasan seksual ditindak, pada Senin (28/7/2025) di halaman kampus. (Dok. Istimewa)

Suara.com - Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed), Prof. Dr. Slamet Rosyadi, S.Sos., M.Si., mengakui adanya kasus kekerasan seksual yang dilakukan oleh seorang dosen yang diduga bergelar profesor terhadap mahasiswa.

Pengakuan ini disampaikan menyusul desakan mahasiswa yang melakukan aksi protes pada Senin (28/7/2025) di halaman kampus.

"Ini adalah bentuk pelanggaran berat. Kami berkomitmen mencabut seluruh hak akademik dan administratif pelaku, serta mengeluarkannya secara permanen dari lingkungan kampus," ujar Prof. Slamet dalam pernyataan resminya.

Aksi protes mahasiswa Unsoed mendesak pelaku kekerasan seksual ditindak,  pada Senin (28/7/2025) di halaman kampus. (Dok. Istimewa)
Aksi protes mahasiswa Unsoed mendesak pelaku kekerasan seksual ditindak, pada Senin (28/7/2025) di halaman kampus. (Dok. Istimewa)

Ia menambahkan, kampus akan memproses kasus ini sesuai dengan Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2022 tentang Tindak Pidana Kekerasan Seksual dan aturan internal kampus.

Pernyataan ini menjadi langkah penting setelah sebelumnya kampus dinilai lamban dalam merespons laporan yang beredar sejak beberapa waktu lalu.

Sebelumnya, puluhan mahasiswa menggelar aksi unjuk rasa dengan membawa poster bertuliskan “Kampus Bukan Tempat Predator” dan “Lindungi Korban, Bukan Pelaku.” Mereka mendesak kampus bersikap tegas dan menjamin ruang aman bagi korban.

Kasus Kekerasan Seksual di Kampus Masih Marak

Aksi protes mahasiswa Unsoed mendesak pelaku kekerasan seksual ditindak,  pada Senin (28/7/2025) di halaman kampus. (Dok. Istimewa)
Aksi protes mahasiswa Unsoed mendesak pelaku kekerasan seksual ditindak, pada Senin (28/7/2025) di halaman kampus. (Dok. Istimewa)

Komnas Perempuan mencatat, sepanjang tahun 2021–2024, terdapat 82 kasus kekerasan seksual di perguruan tinggi yang dilaporkan ke lembaga tersebut. Sementara pada tahun 2024 saja, jumlah kekerasan terhadap perempuan secara umum mencapai 4.178 kasus.

Data ini memperlihatkan bahwa kekerasan seksual di kampus bukan kasus tunggal, melainkan bagian dari persoalan sistemik yang membutuhkan keberpihakan nyata pada korban.

Baca Juga: 'Itu Bukan Pesantren!' Geramnya Menteri Agama, Langsung Bentuk Tim Khusus Berantas Predator Seksual

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tes Keterampilan Berpolitik ala Tokoh Sejarah, Kamu Titisan Genghis Khan atau Figur Lain?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Karakter SpongeBob SquarePants yang Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Hidupmu Jadi Lagu, Genre Apa yang Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apa Merk HP yang Sesuai Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jika Hidupmu adalah Film, Kamu si Tokoh Antagonis, Protagonis atau Cuman Figuran?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Mie Apa yang Kamu Banget? Temukan Karakter Aslimu
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD dan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Benar-benar Asli Orang Jogja atau Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD dan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Warna Helm Motor Favorit Ungkap Karakter Pasangan Ideal, Tipe Mana Idamanmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kim Seon-ho atau Cha Eun-woo? Cari Tahu Aktor Korea yang Paling Cocok Jadi Pasanganmu!
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI