Eks Menko Ekuin Meninggal Dunia, Agama Kwik Kian Gie dan Benang Merah Prinsip Hidupnya

Rifan Aditya

Selasa, 29 Juli 2025 | 09:31 WIB
Eks Menko Ekuin Meninggal Dunia, Agama Kwik Kian Gie dan Benang Merah Prinsip Hidupnya
Kwik Kian Gie meninggal dunia, apa agama Kwik Kian Gie? (instagram/kwikkiangieotentik)

Nilai-nilai seperti pengabdian, penghormatan terhadap leluhur dan orang tua, serta pentingnya pendidikan menjadi pilar utamanya.

Jejak Nilai Konfusianisme dalam Karier dan Pemikiran Kwik Kian Gie

Jika kita menelisik rekam jejaknya, ada korelasi kuat antara prinsip-prinsip Konfusianisme dengan sikap dan tindakan Kwik Kian Gie sepanjang hidupnya.

1. Pendidikan sebagai Fondasi Utama

Salah satu pilar utama ajaran Konfusius adalah pentingnya pendidikan untuk pencerahan individu dan kemajuan masyarakat. Kwik Kian Gie adalah manifestasi nyata dari prinsip ini.

Jauh sebelum dikenal sebagai menteri, ia sudah berkecimpung di dunia pendidikan dengan turut mendirikan SMA Erlangga di Surabaya pada tahun 1954.

Puncaknya adalah pendirian Institut Bisnis Indonesia (IBI), yang kini dikenal sebagai Kwik Kian Gie School of Business (Institut Bisnis dan Informatika Kwik Kian Gie), sebagai wujud pengabdiannya untuk mencetak para manajer dan profesional yang andal.

Baginya, pendidikan berkualitas adalah jawaban untuk menjawab tantangan zaman.

2. Nasionalisme dan Keadilan sebagai Panggilan

Kwik Kian Gie dikenal sebagai seorang "nasionalis sejati". Ia konsisten menentang liberalisasi ekonomi yang berlebihan dan kerap mengkritik campur tangan asing yang dianggap merugikan kedaulatan ekonomi Indonesia.

Sikap ini dapat dilihat sebagai perwujudan dari ajaran Konfusianisme tentang tugas seorang intelektual atau pejabat untuk memastikan negara berjalan dengan adil dan teratur demi kesejahteraan rakyatnya.

Ia tidak ragu "berdiri tegak di tengah badai, demi kepentingan rakyat dan negeri."

baca juga

3. Kritik sebagai Bentuk Pengabdian

Dalam tradisi Konfusianisme, seorang "Junzi" (insan budiman) memiliki kewajiban moral untuk menyuarakan kebenaran kepada penguasa demi kebaikan bersama.

Sikap Kwik Kian Gie yang vokal dan tak pandang bulu dalam mengkritik kebijakan pemerintah, baik saat ia berada di dalam maupun di luar kekuasaan, mencerminkan prinsip ini.

Kritiknya bukanlah serangan personal, melainkan sebuah bentuk pengabdian intelektual untuk menjaga agar negara tidak salah arah.

Pribadi yang Mengedepankan Karya, Bukan Identitas

Mantan Menteri Koordinator Bidang Ekonomi, Keuangan dan Industri (Menko Ekuin) Kwik Kian Gie saat tiba di gedung KPK, Jakarta, Kamis (11/7). [Suara.com/Arief Hermawan P]
Mantan Menteri Koordinator Bidang Ekonomi, Keuangan dan Industri (Menko Ekuin) Kwik Kian Gie saat tiba di gedung KPK, Jakarta, Kamis (11/7). [Suara.com/Arief Hermawan P]

Meskipun arsip mencatat agamanya sebagai Konghucu, Kwik Kian Gie memilih untuk dikenal melalui karya dan integritasnya.

Fakta bahwa informasi ini tidak mudah ditemukan menunjukkan bahwa ia adalah pribadi yang menjaga ranah privatnya.

Ia adalah seorang warga negara Indonesia keturunan Tionghoa yang menikah dengan seorang wanita Belanda, Edith Johanna de Wit, yang ia temui saat menuntut ilmu di Rotterdam. Ini menunjukkan sisi kosmopolitan dari seorang nasionalis yang teguh.

Pada akhirnya, warisan Kwik Kian Gie tidak terletak pada identitas primordialnya, melainkan pada keteladanan intelektual dan keberaniannya.

Ia adalah seorang teknokrat yang dipandu oleh kompas etika yang kuat, yang nilai-nilainya—seperti pentingnya pendidikan, keadilan sosial, dan integritas—bersinggungan erat dengan ajaran Konfusianisme yang dianutnya.

Menurut anda, Apakah nilai-nilai integritas, keberpihakan pada rakyat, dan keberanian intelektual yang diusung Kwik Kian Gie masih relevan sebagai pedoman bagi para pemimpin Indonesia saat ini? Mari diskusikan pandangan Anda di kolom komentar di bawah ini

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Memoar Kwik Kian Gie di Mata Mahfud MD: Tokoh Cerdas dan Lurus Telah Wafat

Memoar Kwik Kian Gie di Mata Mahfud MD: Tokoh Cerdas dan Lurus Telah Wafat

News | Selasa, 29 Juli 2025 | 09:25 WIB

Mengenang Kwik Kian Gie: Ekonom Vokal yang Tak Pernah Lelah Bersuara

Mengenang Kwik Kian Gie: Ekonom Vokal yang Tak Pernah Lelah Bersuara

Bisnis | Selasa, 29 Juli 2025 | 08:01 WIB

Kwik Kian Gie Meninggal Dunia: Ini Profil, Karier, Politik, dan Pendidikannya

Kwik Kian Gie Meninggal Dunia: Ini Profil, Karier, Politik, dan Pendidikannya

News | Selasa, 29 Juli 2025 | 06:36 WIB

Ekonom Senior Kwik Kian Gie Meninggal Dunia

Ekonom Senior Kwik Kian Gie Meninggal Dunia

Bisnis | Selasa, 29 Juli 2025 | 06:35 WIB

Rumah Doa Digeruduk: Anak-anak Jadi Korban Pemukulan di Padang

Rumah Doa Digeruduk: Anak-anak Jadi Korban Pemukulan di Padang

Video | Senin, 28 Juli 2025 | 15:30 WIB

Terkini

Kronologi Karyawan SPPG Bengkulu Tewas, Sempat Tolong Satpam Sebelum Ditemukan di Sungai

Kronologi Karyawan SPPG Bengkulu Tewas, Sempat Tolong Satpam Sebelum Ditemukan di Sungai

Sumsel | Selasa, 15 September 2026 | 21:01 WIB

Saat Partai Politik Sibuk Bangun Citra, Padahal Rakyat Masih Terluka oleh Bencana

Saat Partai Politik Sibuk Bangun Citra, Padahal Rakyat Masih Terluka oleh Bencana

Jogja | Selasa, 15 September 2026 | 21:00 WIB

OTT Suap HGB di Kementerian ATR/BPN, KPK Sita Uang Tunai Rp 106,3 Miliar

OTT Suap HGB di Kementerian ATR/BPN, KPK Sita Uang Tunai Rp 106,3 Miliar

News | Selasa, 15 September 2026 | 20:58 WIB

4 Shio Paling Hoki Besok 16 September 2026, Masa Sulit Akhirnya Terlewati

4 Shio Paling Hoki Besok 16 September 2026, Masa Sulit Akhirnya Terlewati

Lifestyle | Selasa, 15 September 2026 | 20:55 WIB

Pembelaan Eks Bomber Timnas Indonesia Jhon van Beukering Hajar Pemain hingga Gigi Korban Rontok

Pembelaan Eks Bomber Timnas Indonesia Jhon van Beukering Hajar Pemain hingga Gigi Korban Rontok

Bola | Selasa, 15 September 2026 | 20:52 WIB

Peran Fahd A Rafiq: Orang Kepercayaan Nusron Wahid, Tampung Uang Gratifikasi Miliaran Rupiah!

Peran Fahd A Rafiq: Orang Kepercayaan Nusron Wahid, Tampung Uang Gratifikasi Miliaran Rupiah!

News | Selasa, 15 September 2026 | 20:47 WIB

Kabut Asap Pekat, Siswa di Pekanbaru Kembali Belajar Jarak Jauh

Kabut Asap Pekat, Siswa di Pekanbaru Kembali Belajar Jarak Jauh

Riau | Selasa, 15 September 2026 | 20:46 WIB

Hasil Pemeriksaan Masih Berjalan, Jenazah di Enggano Belum Teridentifikasi Jurnalis Hilang

Hasil Pemeriksaan Masih Berjalan, Jenazah di Enggano Belum Teridentifikasi Jurnalis Hilang

News | Selasa, 15 September 2026 | 20:44 WIB

Pit Stop Tahap II 2026 Rampung, Kilang Plaju Perkuat Keandalan dan Ekonomi Lokal

Pit Stop Tahap II 2026 Rampung, Kilang Plaju Perkuat Keandalan dan Ekonomi Lokal

Sumsel | Selasa, 15 September 2026 | 20:42 WIB

Mekanisme Reshuffle Kabinet: Hak Prerogatif atau Batas Konstitusi?

Mekanisme Reshuffle Kabinet: Hak Prerogatif atau Batas Konstitusi?

Your Say | Selasa, 15 September 2026 | 20:40 WIB

×