Mengerikan! Balita Tewas di Tangan Ayah di Ciputat, Ditendang, Dimasukkan Kardus, Lalu Dibanting

Hairul Alwan

Selasa, 29 Juli 2025 | 09:48 WIB
Mengerikan! Balita Tewas di Tangan Ayah di Ciputat, Ditendang, Dimasukkan Kardus, Lalu Dibanting
Ilustrasi penganiayaan balita- Balita tewas di tangan ayah di Ciputat, Kota Tangserang Selatan (Tangsel), Provinsi Banten. [Antara]

Suara.com - Tabir duka yang menyelimuti sebuah keluarga korban balita tewas di tangan ayah di Ciputat, Tangerang Selatan (Tangsel), Provinsi Banten perlahan mulai tersingkap dengan sejumlah fakta mengerikan.

Jajaran kepolisian berhasil meringkus dua orang diduga kuat bertanggung jawab atas tewasnya seorang balita laki-laki berusia empat tahun di Ciputat, Tangsel itu. Salah satu terduga pelaku utama adalah ayah kandung korban sendiri.

Peristiwa balita tewas di tangan ayah yang mengguncang nurani publik ini kini memasuki babak baru setelah pihak berwajib melakukan penangkapan penganiayaan balita di Ciputat, Tangsel itu.

Kedua terduga pelaku tak bisa lagi mengelak dan kini harus menghadapi proses hukum atas perbuatan mereka yang diduga menjadi penyebab hilangnya nyawa sang bocah malang.

Konfirmasi penangkapan ini disampaikan langsung oleh Kapolsek Ciputat Timur, Kompol Bambang Askar Sodiq, yang menegaskan bahwa timnya telah mengamankan para terduga pelaku sejak akhir pekan lalu.

“Sudah diamankan dari hari Sabtu, dua orang terduga pelaku,” kata Kapolsek Ciputat Timur, Kompol Bambang Askar Sodiq dikutip dari Bantennews (Jaringan SuaraBanten.id)

Penangkapan ini menjadi langkah awal bagi kepolisian untuk membongkar secara tuntas motif dan peran masing-masing pihak yang terlibat dalam tragedi ini.

Untuk memastikan proses berjalan sesuai prosedur dan memperhatikan sensitivitas kasus, penanganan kini dilimpahkan ke unit khusus.

“Lagi diperiksa Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Tangsel, nanti diinformasikan lebih lanjut,” katanya.

Kronologi Keji di Balik Pintu Rumah

Meski pihak kepolisian belum merilis pernyataan resmi secara mendetail, informasi awal yang berhasil dihimpun di lapangan melukiskan gambaran kronologi kekerasan yang sangat keji dan di luar batas kemanusiaan.

Penganiayaan yang dialami korban diduga terjadi secara bertahap dengan tingkat kebrutalan yang terus meningkat.

Menurut sumber, bocah tak berdosa itu diduga mengalami kekerasan fisik yang dimulai dengan tendangan keras dari ayahnya.

Tak puas sampai di situ, amarah pelaku semakin menjadi-jadi. Dalam kondisi tak berdaya, tubuh mungil korban kemudian dimasukkan ke dalam sebuah kardus.

Puncak dari rangkaian penyiksaan itu adalah saat pelaku diduga membanting kardus yang berisi anaknya tersebut.

Benturan keras inilah yang diduga menyebabkan korban mengalami luka dalam yang fatal, hingga dilaporkan sempat muntah darah.

Sesaat setelah mengalami kekerasan hebat, tubuh sang balita langsung menunjukkan reaksi kritis. Ia mengalami kejang-kejang hebat, menandakan kondisi fisiknya sudah berada di ambang batas.

Menyadari kondisi anaknya yang memburuk, pelaku sempat panik dan melarikannya ke klinik terdekat untuk mendapatkan pertolongan pertama.

Namun, karena luka yang diderita terlampau parah, pihak klinik menyarankan agar korban segera dirujuk ke rumah sakit yang lebih besar, yakni RS IMC Bintaro.

Sayangnya, takdir berkata lain. Nyawa balita malang itu tak tertolong dan ia menghembuskan napas terakhirnya dalam perjalanan menuju rumah sakit.

Pihak kepolisian kini tengah bekerja keras mengumpulkan bukti-bukti dan keterangan saksi untuk menyusun puzzle lengkap dari peristiwa memilukan ini.

Hasil pemeriksaan intensif oleh Unit PPA Polres Tangsel dan hasil autopsi jenazah korban akan menjadi kunci untuk menjerat pelaku dengan pasal berlapis.

Sumber artikel cek disini
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sadis! Balita Kakak-Beradik di Samarinda Tewas, Kain Sarung dan Prilaku Aneh Sang Ayah jadi Misteri

Sadis! Balita Kakak-Beradik di Samarinda Tewas, Kain Sarung dan Prilaku Aneh Sang Ayah jadi Misteri

News | Sabtu, 26 Juli 2025 | 11:56 WIB

Viral Balita Isap Vape di Makassar, Pamannya Biang Kerok?

Viral Balita Isap Vape di Makassar, Pamannya Biang Kerok?

News | Senin, 21 Juli 2025 | 11:25 WIB

Pemuda di Tangsel Tewas Digorok usai Boncengi Pembunuhnya Pulang ke Rumah, Kronologi Bikin Ngeri!

Pemuda di Tangsel Tewas Digorok usai Boncengi Pembunuhnya Pulang ke Rumah, Kronologi Bikin Ngeri!

News | Kamis, 17 Juli 2025 | 16:40 WIB

MRT Jakarta Siapkan Ekspansi ke Tangsel Tanpa Sentuh APBD, Ini Strateginya

MRT Jakarta Siapkan Ekspansi ke Tangsel Tanpa Sentuh APBD, Ini Strateginya

News | Minggu, 13 Juli 2025 | 21:05 WIB

Rekomendasi Rumah dan Tanah Rumah Murah di Area Tangerang Selatan Hingga Depok

Rekomendasi Rumah dan Tanah Rumah Murah di Area Tangerang Selatan Hingga Depok

Bisnis | Rabu, 09 Juli 2025 | 11:09 WIB

Tragis! Bocah 5 Tahun Tewas Tersengat Listrik di Taman, KPAI Pertanyakan Siapa Tanggung Jawab?

Tragis! Bocah 5 Tahun Tewas Tersengat Listrik di Taman, KPAI Pertanyakan Siapa Tanggung Jawab?

News | Minggu, 06 Juli 2025 | 12:00 WIB

Terkini

Sebut Bukan Insiden Kebetulan, Nandang Sutisna Desak Evaluasi Program Makan Bergizi Gratis

Sebut Bukan Insiden Kebetulan, Nandang Sutisna Desak Evaluasi Program Makan Bergizi Gratis

News | Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:01 WIB

Tiyo Ardianto Respons Viral Aksi Penolakan di UGM, Singgung Kondisi Mahasiswa 'Terpaksa' Demo

Tiyo Ardianto Respons Viral Aksi Penolakan di UGM, Singgung Kondisi Mahasiswa 'Terpaksa' Demo

News | Sabtu, 13 Juni 2026 | 20:21 WIB

Aksi Bersih & Penghijauan dalam Memperingati HLH 2026, NHM Ajak Masyarakat Jaga Lingkungan Bersama

Aksi Bersih & Penghijauan dalam Memperingati HLH 2026, NHM Ajak Masyarakat Jaga Lingkungan Bersama

News | Sabtu, 13 Juni 2026 | 20:19 WIB

Wamendagri Bima Arya Tekankan Penguatan Karakter Generasi Muda Berbasis Nilai Budaya

Wamendagri Bima Arya Tekankan Penguatan Karakter Generasi Muda Berbasis Nilai Budaya

News | Sabtu, 13 Juni 2026 | 19:56 WIB

Bukan Ancaman, Anis Matta Sebut Demo Justru 'Picu' Pemerintah Kerja Lebih Baik

Bukan Ancaman, Anis Matta Sebut Demo Justru 'Picu' Pemerintah Kerja Lebih Baik

News | Sabtu, 13 Juni 2026 | 19:50 WIB

Massa Bertahan di Gejayan Meski Aksi Selesai, Bunyi Klakson - Seruan Turunkan Prabowo Terus Menggema

Massa Bertahan di Gejayan Meski Aksi Selesai, Bunyi Klakson - Seruan Turunkan Prabowo Terus Menggema

News | Sabtu, 13 Juni 2026 | 19:18 WIB

Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR

Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR

News | Sabtu, 13 Juni 2026 | 19:00 WIB

Turun Aksi di Jogja, Cholil ERK Tegaskan Gerakan Masyarakat Jangan Mengempis

Turun Aksi di Jogja, Cholil ERK Tegaskan Gerakan Masyarakat Jangan Mengempis

News | Sabtu, 13 Juni 2026 | 18:58 WIB

Benarkah Jokowi Segera Jadi Ketua Dewan Pembina? PSI Kasih 'Kode Keras' Begini

Benarkah Jokowi Segera Jadi Ketua Dewan Pembina? PSI Kasih 'Kode Keras' Begini

News | Sabtu, 13 Juni 2026 | 18:21 WIB

Jawab Tuntutan Mahasiswa, Bakom RI Sebut Kebijakan Presiden Prabowo Hemat Anggaran Rp300 Triliun!

Jawab Tuntutan Mahasiswa, Bakom RI Sebut Kebijakan Presiden Prabowo Hemat Anggaran Rp300 Triliun!

News | Sabtu, 13 Juni 2026 | 18:10 WIB