Farhat Abbas Desak Polisi Segera Tangkap Roy Suryo hingga Beathor PDIP: Mereka Bawel Banget!

Agung Sandy Lesmana | Suara.com

Selasa, 29 Juli 2025 | 17:55 WIB
Farhat Abbas Desak Polisi Segera Tangkap Roy Suryo hingga Beathor PDIP: Mereka Bawel Banget!
Farhat Abbas Desak Polisi Segera Tangkap Roy Suryo hingga Beathor PDIP: Mereka Bawel Banget! (Tangkapan layar/ist)

Suara.com - Farhat Abbas mendesak agar kepolisian segera menangkap politisi senior PDIP, Beathor Suryadi dan pakar Telematika Roy Suryo. Desakan itu disampaikan Farhat Abbas usai mendampingi pemeriksaan mantan Wakil Meteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Paiman Raharjo di Polda Metro Jaya pada Senin (28/7/2025) kemarin.

Dalam pernyataan itu, Farhat Abbas menjadi pengacara Paiman saat menjalani pemeriksaan kasus dugaan pemerasan Beathor.

Farhat Abbas pun menyinggung soal kasus tudingan ijazah palsu Jokowi yang telah disetop oleh Bareskrim Polri.

"(Kami) meminta kepada Kapolda Metro Jaya, jangan lama-lama memeriksa saksi. Pak Jokowi sudah dinyatakan ijazahnya asli dan penghentian penyelidikan, berarti kan tidak ada persoalan lagi," bebernya sebagaimana video yang beradar di media sosial dipantau pada Selasa (29/7/2025)

Kasus dugaan pemerasan itu terkait tudingan Beathor jika Jokowi membuat ijazah di salah satu kios percetakan milik Paiman di Pasar Pramuka, Jakarta. Desakan itu sampaikan Farhat Abbas karena dia mengeklaim jika bukti-bukti soal tudingan soal pemerasan Beathor terhadap Paiman sudah terang benderang.

"Yang dituduhkan mencetak dan mengetik ijazah itu kan Profesor Paiman. Karena buktinya itu jelas, saksinya ada, transferannya ada dan Beathor sudah mengakui kesalahannya dia.

Foto kolase Paiman Raharjo dan Beathor Suryadi. (Tangkapan layar/ist)
Foto kolase Paiman Raharjo dan Beathor Suryadi. (Tangkapan layar/ist)

Selain Beathor, Farhat Abbas juga mendesak agar polisi segera menangkap Roy Suryo dkk terkait tudingan ijazah palsu Jokowi. Menurutnya, pernyataan Roy Suryo dkk telah membuat gaduh.

"Agar proses ini berjalan lancar, tidak ada ribut-ribut, harus segera ditangkap. Mereka kalau gak ditangkap, bawel banget," ujarnya.

Paiman Raharjo Polisikan Beathor dan Roy Suryo dkk

Diberitakan sebelumnya, mantan Wamendes, Paiman Raharjo turut membuat laporan ke Polda Metro Jaya atas kasus pencemaran nama baik dan dugaan pemerasan.

Paiman mengaku telah menjalani pemeriksaan perdana terkait pelaporan yang dibuatnya pada 12 Juli 2025 lalu. Paiman pun menyebutkan sejumlah tokoh yang dilaporkan dalam kasus ini.

"Sedangkan yang terlapor adalah Roy Suryo, Rismon, kemudian Hermanto, dan Bambang Suryadi Beathor," ujar Paiman pada Kamis (17/7/2025)

Paiman juga menguraikan soal pelaporannya itu. Salah satunya, dugaan pemerasan yang dilakukan oleh politisi PDIP, Beathor Suryadi.

Diketahui, Beathor sempat menjadi sorotan karena menuding jika ijazah Jokowi dicetak di salah satu kios percetakan di Pasar Pramuka, Jakarta Pusat yang diduga dimiliki oleh Paiman.

"Nah, kami selaku orang yang apa ya yang dirugikan mengambil langkah ini agar tidak terjadi kegaduhan, maka kami melaporkan mereka ke jalur hukum ya. Pasalnya tadi penyebaran berita bohong, kemudian penyebaran nama baik, fitnah dan juga pemerasan khusus untuk Bambang Suryadi Beathor," ujarnya.

Foto kolase Roy Suryo dan mantan Wamendes Paiman Rahajo. (tangkapan layar/ist)
Foto kolase Roy Suryo dan mantan Wamendes Paiman Rahajo. (tangkapan layar/ist)

Paiman pun membeberkan alasannya melaporkan Roy Suryo hingga Beathor ke polisi karena merasa ikut dirugikan soal drama ijazah Jokowi. Menurutnya, masalah ini mesti sudah selesai karena dari Bareskrim Polri dan pihak Universitas Gadjah Mada (UGM) sudah buka suara.

"Sebenarnya kasus tuduhan ijazah Jokowi ini harusnya sudah tidak perlu diributkan lagi. Karena lembaga yang punya otoritas yaitu UGM sudah menyatakan bahwa ijazah Jokowi asli dan dari laporan mereka ke Bareskrim Polri sudah diberhentikan sudah SP3, sehingga sebenarnya ijazah Jokowi jelas asli. Tapi kenapa sekarang malah membawa nama orang lain ya itu terpaksa karena saya dirugikan maka saya laporkan melalui jalur hukum," ungkapnya.

Lebih lanjut, Paiman juga membeberkan soal bukti-bukti yang disetorkan ke polisi atas pelaporannya itu di antaranya rekaman video, hasil tangkap layar sejumlah berita media online terkait tudingan ijazah Jokowi dicetak di Pasar Pramuka.

Selain itu, Paiman juga mengaku telah menyerahkan bukti ke polisi terkait uang yang dikirim kepada Beathor terkait tudigan melakukan pemerasan.

"Kemudian juga bukti transfer, pemerasan ya. Jadi si Bambang Beathor ini khusus Bambang Beathor minta Rp20 juta, kemudian hanya saya transfer Rp15 juta," ujarnya.

"Kemudian kurang puas dan besoknya membuat berita yang sangat mencengangkan. Bukan menuduh saya lagi hanya menuduh mencetak ijazah Jokowi, tapi menuduh ijazah saya palsu dan juga profesor saya palsu," sambungnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Berkemeja Putih di Reuni UGM, Roy Suryo Sindir Jokowi Post Power Syndrome: Masih Sok Menjabat!

Berkemeja Putih di Reuni UGM, Roy Suryo Sindir Jokowi Post Power Syndrome: Masih Sok Menjabat!

News | Selasa, 29 Juli 2025 | 13:19 WIB

Buni Yani Comeback: Dulu Sukses Penjarakan Ahok, Kini Ikutan 'Kuliti' Isu Ijazah Jokowi, Siapa Dia?

Buni Yani Comeback: Dulu Sukses Penjarakan Ahok, Kini Ikutan 'Kuliti' Isu Ijazah Jokowi, Siapa Dia?

News | Selasa, 29 Juli 2025 | 11:04 WIB

Ibas Murka Demokrat Diseret Isu Ijazah Jokowi: Manuver Kotor, Tak Ada Ruang Bagi Pengadu Domba!

Ibas Murka Demokrat Diseret Isu Ijazah Jokowi: Manuver Kotor, Tak Ada Ruang Bagi Pengadu Domba!

News | Selasa, 29 Juli 2025 | 10:11 WIB

Drama Ijazah Jokowi Memanas! Eks Wamendes Paiman Raharjo Polisikan Beathor PDIP karena Ngaku Diperas

Drama Ijazah Jokowi Memanas! Eks Wamendes Paiman Raharjo Polisikan Beathor PDIP karena Ngaku Diperas

News | Jum'at, 18 Juli 2025 | 15:19 WIB

Terkini

Berangkatkan 1.496 Peserta, KESDM Bersama PLN dan BUMN Energi Fasilitasi Mudik Gratis ke 20 Tujuan

Berangkatkan 1.496 Peserta, KESDM Bersama PLN dan BUMN Energi Fasilitasi Mudik Gratis ke 20 Tujuan

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 16:48 WIB

Sekjen PBNU Gus Ipul Beri Ucapan Khusus Lebaran ke Sekum Muhammadiyah Prof Mukti

Sekjen PBNU Gus Ipul Beri Ucapan Khusus Lebaran ke Sekum Muhammadiyah Prof Mukti

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 16:37 WIB

Momen Lebaran di Rutan, KPK Izinkan 81 Tahanan Korupsi Bertemu Keluarga pada Idul Fitri 2026

Momen Lebaran di Rutan, KPK Izinkan 81 Tahanan Korupsi Bertemu Keluarga pada Idul Fitri 2026

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 16:25 WIB

Iran Klaim Berhasil Tembak Jatuh Jet Tempur Siluman F-35 Milik AS

Iran Klaim Berhasil Tembak Jatuh Jet Tempur Siluman F-35 Milik AS

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 16:20 WIB

H-1 Lebaran, Pemprov DKI Klaim Harga Pangan Terkendali, Cabai Rawit 'Pedas' Tembus Rp115 Ribu

H-1 Lebaran, Pemprov DKI Klaim Harga Pangan Terkendali, Cabai Rawit 'Pedas' Tembus Rp115 Ribu

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 16:10 WIB

KCIC Beri Diskon Tiket Whoosh hingga Rp100 Ribu Selama Mudik Lebaran 2026

KCIC Beri Diskon Tiket Whoosh hingga Rp100 Ribu Selama Mudik Lebaran 2026

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 15:37 WIB

Krisis Lebanon Memanas: Korban Tewas Akibat Serangan Israel Lampaui 1.000 Jiwa

Krisis Lebanon Memanas: Korban Tewas Akibat Serangan Israel Lampaui 1.000 Jiwa

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 15:30 WIB

Iran Tegaskan Tak Ada Negosiasi dengan AS, Negara yang Bantu Serangan Akan Dianggap Musuh

Iran Tegaskan Tak Ada Negosiasi dengan AS, Negara yang Bantu Serangan Akan Dianggap Musuh

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 15:24 WIB

PDIP Bukan Gangguan, Pertemuan Prabowo-Megawati Disebut Jadi Kunci Stabilitas Pemerintahan

PDIP Bukan Gangguan, Pertemuan Prabowo-Megawati Disebut Jadi Kunci Stabilitas Pemerintahan

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 15:22 WIB

Ribuan Personel Siaga, Polda Metro Imbau Takbiran Tanpa Konvoi dan Arak-arakan

Ribuan Personel Siaga, Polda Metro Imbau Takbiran Tanpa Konvoi dan Arak-arakan

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 15:12 WIB