Gubernur Jawa Barat Adakan Lomba Desa Dan Kota, Total Hadiah Miliaran Rupiah

Eviera Paramita Sandi

Selasa, 29 Juli 2025 | 19:03 WIB
Gubernur Jawa Barat Adakan Lomba Desa Dan Kota, Total Hadiah Miliaran Rupiah
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi [Instagram]

Suara.com - Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi kembali membuat gebrakan untuk gerakan menata Jawa Barat menjadi lebih rapi, bersih dan estetik.

Pihak Pemerintah Provinsi Jawa Barat mengadakan lomba dengan kategori Kota Terbaik dan Ter-rapi dalam Lomba Kota Terbaik ini bertajuk “Makuta Binokasih”.

Kompetisi ini diikuti oleh Ibu Kota Kabupaten dan Ibu Kota Madya di seluruh Jawa Barat.

“Saya sampaikan pada seluruh warga Jabar yang tinggal dan berdomisili di ibu kota Kabupaten dan ibu kota Madya bahwa pemerintah provinsi Jawa Barat menggelar acara kegiatan pemilihan Kota Tertata, Kota Terbaik, Kota Terbersih, Kota Terestetik dengan nama kejuaraan memperebutkan Makuta Binokasih,” terang Dedi, dikutip dari tiktoknya @dedimulyadiofficial, Selasa (29/7/25).

Lomba Kota Terbaik ini memperebutkan hadiah stimulus anggaran Pembangunan di 2026 mendatang senilai Rp 15 Miliar.

“Bagi Ibu Kota yang berhasil meraih atau menyabet Makuta Binokasih, akan mendapatkan stimulus kegiatan Pembangunan di 2026 senilai Rp 15 Miliar,” jelas Dedi.

Hadiah yang digelontorkan tak main-main, Dedi Mulyadi berharap kedepannya stimulus tersebut dapat memacu semangat setiap kepala daerah.

“Stimulus ini bagian dari Upaya kita memacu semangat setiap kepala daerah, Bupati dan Wali Kota untuk menata Ibu Kotanya masing-masing,” ucapnya.

Pihaknya mengajak seluruh pejabat daerah dan Masyarakat Jawa Barat untuk mengembalikan jati diri Jawa Barat yang Bersih dan tertata rapi.

“Mari kita kembalikan jati diri Jawa Barat sebagai provinsi yang bersih, rapi, tertata, bebas bencana, dan hijau,” tegasnya.

Dedi Mulyadi kemudian mengibaratkan dengan tatanan hidup di Jawa Barat dengan filosofi dalam Budaya Sunda.

“Bahasa sederhananya, Bahasa karuhunnya itu adalah gunung awian, lengkob balongan, lebak sawahan, tata titi duduga prayoga, itu yang harus jadi tradisi kehidupan masyarakatnya,” jelasnya.

Dedi Mulyadi mengajak para kepala daerah untuk mulai menata Pembangunan yang ada di wilayah Kota maupun Kabupaten, agar Masyarakat dapat hidup dengan nyaman dan tenang.

“Pasarnya tidak boleh kumuh, sekolahnya tidak boleh kumuh, halaman dan Gedung kantornya tidak boleh kumuh, rumahnya tidak boleh kumuh, sungainya tidak boleh kumuh,” ungkapnya.

“Yuk berlomba jadikan tempat tinggal kita menjadi tempat yang nyaman dan membuat Bahagia seluruh warganya,” tambahnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dedi Mulyadi Ungkap Keanehan Aliran Dana Rp50 Miliar Pesantren Jabar

Dedi Mulyadi Ungkap Keanehan Aliran Dana Rp50 Miliar Pesantren Jabar

Video | Selasa, 29 Juli 2025 | 08:00 WIB

Instagram Pemprov Jabar Diduga Doxing Aktivis, Neni Nur Hayati Layangkan Somasi

Instagram Pemprov Jabar Diduga Doxing Aktivis, Neni Nur Hayati Layangkan Somasi

Video | Selasa, 29 Juli 2025 | 13:00 WIB

Resep Pariwisata Berkelas ala Dedi Mulyadi Setelah Larangan Study Tour

Resep Pariwisata Berkelas ala Dedi Mulyadi Setelah Larangan Study Tour

News | Senin, 28 Juli 2025 | 20:05 WIB

Terkini

1.350 RTLH di Jakarta Barat Antre Program Bedah Rumah

1.350 RTLH di Jakarta Barat Antre Program Bedah Rumah

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 12:51 WIB

Temui PM Singapura, Pramono Jual Potensi Investasi di Jakarta

Temui PM Singapura, Pramono Jual Potensi Investasi di Jakarta

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 12:45 WIB

Ingin Perkuat Komunikasi Publik, BGN Tunjuk Wakil Kepalanya Jadi Juru Bicara

Ingin Perkuat Komunikasi Publik, BGN Tunjuk Wakil Kepalanya Jadi Juru Bicara

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 12:36 WIB

Merasa Dibohongi, Elza Syarief Mundur sebagai Pengacara Tersangka Korupsi MBG Sony Sonjaya

Merasa Dibohongi, Elza Syarief Mundur sebagai Pengacara Tersangka Korupsi MBG Sony Sonjaya

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 12:31 WIB

Bongkar Modus Mi Instan Isi 5,2 Kg Ganja! Bareskrim Tangkap Pengedar Sugiono di Malang

Bongkar Modus Mi Instan Isi 5,2 Kg Ganja! Bareskrim Tangkap Pengedar Sugiono di Malang

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 12:23 WIB

Kata-kata Donald Trump soal Dana Rekontruksi Iran Pasca Perang Rp4.900 Triliun dari AS

Kata-kata Donald Trump soal Dana Rekontruksi Iran Pasca Perang Rp4.900 Triliun dari AS

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 12:20 WIB

Bobby Nasution Larang Keras ASN dan Pegawai BUMD di Sumut Pakai Vape

Bobby Nasution Larang Keras ASN dan Pegawai BUMD di Sumut Pakai Vape

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 12:14 WIB

Jokowi Resmi Berjaket PSI? Pengamat Sebut Bisa Jadi Ancaman Elektoral bagi PDIP

Jokowi Resmi Berjaket PSI? Pengamat Sebut Bisa Jadi Ancaman Elektoral bagi PDIP

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 12:07 WIB

Bukan Sedotan, Penelitian Global Temukan Kemasan Makanan Jadi Penyumbang Utama Sampah Plastik Laut

Bukan Sedotan, Penelitian Global Temukan Kemasan Makanan Jadi Penyumbang Utama Sampah Plastik Laut

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 11:55 WIB

Wapres AS Bocorkan Isi Perjanjian Damai, Iran Bakal Cuan Banyak

Wapres AS Bocorkan Isi Perjanjian Damai, Iran Bakal Cuan Banyak

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 11:26 WIB