850 Keluarga di Jakarta Masih BAB Sembarangan, Legislator PSI Geram: Ini Soal Martabat Manusia!

Erick Tanjung, Fakhri Fuadi Muflih

Kamis, 31 Juli 2025 | 13:43 WIB
850 Keluarga di Jakarta Masih BAB Sembarangan, Legislator PSI Geram: Ini Soal Martabat Manusia!
Ilustrasi warga yang buang air besar sembarangan di Jakarta. (Antara/Rivan Awal Lingga)

Suara.com - Fakta miris terungkap di tengah gemerlapnya Ibu Kota Jakarta: sebanyak 850 kepala keluarga (KK) dilaporkan masih melakukan praktik buang air besar sembarangan (BABS). Temuan ini membuat anggota DPRD DKI Jakarta dari Fraksi PSI, Bun Joi Phiau, geram dan mendesak Pemprov DKI untuk segera bertindak.

Menurut Bun, kondisi ini bukan hanya masalah sanitasi, tetapi sudah menyangkut harga diri dan martabat warga Jakarta.

“Kami merasa prihatin. Kondisi itu jelas melanggar martabat manusia dan harus segera diatasi. Pemprov DKI harus mencarikan solusi yang dapat menyelesaikannya secara tuntas,” ujar Bun kepada wartawan, Kamis (31/7/2025).

Bun Joi Phiau mengakui bahwa salah satu tantangan terbesar yang selalu menjadi alasan klasik Pemprov DKI adalah keterbatasan lahan, terutama di kawasan padat penduduk. Namun, ia menegaskan bahwa pemerintah tidak boleh menyerah pada kondisi tersebut.

"Memang, kami menyadari Pemprov DKI pun menghadapi kesulitan karena adanya keterbatasan lahan," ungkapnya.

"Akan tetapi, kami meminta Pemprov DKI untuk tetap mencari cara bagaimana bisa melakukan itu, khususnya menyediakan septic tank komunal sekurang-kurangnya di tempat-tempat yang membutuhkannya,” lanjut Bun.

Menurutnya, septic tank komunal tidak memerlukan lahan yang sangat luas dan masih memungkinkan untuk dibangun di lingkungan yang sempit jika direncanakan dengan baik.

Sebagai solusi alternatif, Bun menyarankan agar Pemprov DKI proaktif membuka dialog dengan warga setempat. Ia yakin ada kemungkinan solusi bisa datang dari masyarakat itu sendiri.

“Jika memang sulit mencari lahan yang masih kosong, Pemprov DKI mungkin dapat berdiskusi dengan warga di sekitarnya. Bisa jadi ada warga yang bersedia menyediakan lahannya agar dibangun septic tank komunal itu,” sarannya.

baca juga

Data dari Dinas Kesehatan DKI Jakarta menunjukkan praktik BABS ini masih terjadi di sembilan kelurahan, tersebar di Jakarta Utara, Barat, Timur, dan Selatan.

Bun memberikan peringatan keras bahwa jika masalah ini terus diabaikan, dampaknya bisa menjadi bencana kesehatan bagi seluruh kota.

“Pemprov DKI perlu menyadari bahwa masalah ini bisa dengan cepat berubah menjadi isu kesehatan publik. Jangan sampai masyarakat malah menjadi sakit dan wabah menjangkiti warga Jakarta nantinya,” pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kode Keras dari Kaesang: Inisial 'J' Pimpin Dewan Pembina PSI, Jokowi?

Kode Keras dari Kaesang: Inisial 'J' Pimpin Dewan Pembina PSI, Jokowi?

Video | Rabu, 30 Juli 2025 | 18:00 WIB

Pucuk PSI Bakal Dipegang Sosok J, Dokter Tifa Curiga Kaesang Acuhkan Jokowi, Kenapa?

Pucuk PSI Bakal Dipegang Sosok J, Dokter Tifa Curiga Kaesang Acuhkan Jokowi, Kenapa?

News | Rabu, 30 Juli 2025 | 16:38 WIB

Soal Spekulasi Jokowi jadi Dewan Pembina PSI, Ini Tanggapan Ganjar

Soal Spekulasi Jokowi jadi Dewan Pembina PSI, Ini Tanggapan Ganjar

News | Rabu, 30 Juli 2025 | 16:33 WIB

Terkini

Gugatan Dikabulkan MA, Subhan Palal Ancam Geruduk Istana Minta Gibran Pulang ke Solo!

Gugatan Dikabulkan MA, Subhan Palal Ancam Geruduk Istana Minta Gibran Pulang ke Solo!

News | Senin, 02 November 2026 | 18:01 WIB

WNI dan WNA Dilaporkan Hilang Tertimbun Longsor Masih Dicari

WNI dan WNA Dilaporkan Hilang Tertimbun Longsor Masih Dicari

Bali | Senin, 02 November 2026 | 18:01 WIB

Rahasia Pilih Air Purifier untuk Penyuka Anabul: Rumah Bebas Bau dan Bulu Melayang!

Rahasia Pilih Air Purifier untuk Penyuka Anabul: Rumah Bebas Bau dan Bulu Melayang!

Tekno | Senin, 02 November 2026 | 18:00 WIB

BPJS Gratis Mendadak Dinonaktifkan, Validkah Data Kemiskinan Kita?

BPJS Gratis Mendadak Dinonaktifkan, Validkah Data Kemiskinan Kita?

Your Say | Senin, 02 November 2026 | 18:00 WIB

Ahmad Doli Sebut Kekerasan Anak Sudah Darurat: Wake-Up Call buat Kita Semua

Ahmad Doli Sebut Kekerasan Anak Sudah Darurat: Wake-Up Call buat Kita Semua

News | Senin, 02 November 2026 | 17:57 WIB

5 Alasan Tak Terduga Kenapa Tanganmu Gatal Ingin Terus Buka HP

5 Alasan Tak Terduga Kenapa Tanganmu Gatal Ingin Terus Buka HP

Your Say | Senin, 02 November 2026 | 17:56 WIB

Mobil Listrik Diklaim Ramah Lingkungan, Koalisi Sipil Justru Beri Rapor Merah ke Produsen Otomotif

Mobil Listrik Diklaim Ramah Lingkungan, Koalisi Sipil Justru Beri Rapor Merah ke Produsen Otomotif

Otomotif | Senin, 02 November 2026 | 17:54 WIB

Beban Pajak Mencekik, Daya Beli Sekarat: Di Mana Batas Lelah Kelas Menengah?

Beban Pajak Mencekik, Daya Beli Sekarat: Di Mana Batas Lelah Kelas Menengah?

Your Say | Senin, 02 November 2026 | 17:50 WIB

Bukan Sekadar Rasa Gurih, Ghea Indrawari Punya Alasan Khusus Suka Mi Ayam

Bukan Sekadar Rasa Gurih, Ghea Indrawari Punya Alasan Khusus Suka Mi Ayam

Lifestyle | Senin, 02 November 2026 | 17:49 WIB

Suket Gibran Batal di MA, Waketum Golkar Buka Suara: Tak Boleh Dibiarkan

Suket Gibran Batal di MA, Waketum Golkar Buka Suara: Tak Boleh Dibiarkan

News | Senin, 02 November 2026 | 17:48 WIB

×