Ironi Jakarta: Kota Metropolitan, Warganya BAB Tanpa Sanitasi Layak!

Erick Tanjung | Fakhri Fuadi Muflih | Suara.com

Kamis, 31 Juli 2025 | 14:32 WIB
Ironi Jakarta: Kota Metropolitan, Warganya BAB Tanpa Sanitasi Layak!
Warga di pemukiman padat penduduk di kawasan Jakarta Pusat. [Suara.com/Alfian Winanto]

Suara.com - Di balik gemerlap gedung pencakar langit dan citra kota metropolitan, Jakarta menyimpan fakta miris yang menjadi tamparan keras bagi pemerintahnya. Ratusan keluarga dilaporkan masih hidup tanpa sanitasi layak dan terpaksa buang air besar sembarangan (BABS).

Kenyataan pahit ini membuat anggota DPRD DKI Jakarta dari Fraksi PSI, Bun Joi Phiau, meradang. Ia mendesak Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk berhenti berlindung di balik alasan klasik dan segera bertindak.

Temuan mengejutkan menyebutkan, ada 850 kepala keluarga (KK) di Ibu Kota yang hingga kini masih melakukan praktik BABS.

“Kami merasa prihatin. Kondisi itu jelas melanggar martabat manusia dan harus segera diatasi. Pemprov DKI harus mencarikan solusi yang dapat menyelesaikannya secara tuntas,” kata Bun kepada wartawan, Kamis (31/7/2025).

Bun Joi Phiau tak mau menerima begitu saja alasan keterbatasan lahan yang kerap dijadikan kambing hitam oleh Pemprov DKI dalam penyediaan infrastruktur. Menurutnya, menyerah pada kondisi bukanlah pilihan bagi pemerintah yang melayani warganya.

“Memang, kami menyadari Pemprov DKI menghadapi kesulitan karena adanya keterbatasan lahan," ujar Bun.

"Akan tetapi, kami meminta Pemprov DKI untuk tetap mencari cara! Sediakan septic tank komunal sekurang-kurangnya di tempat-tempat yang membutuhkannya,” sambungnya.

Ia menegaskan, septic tank komunal tidak memerlukan lahan seluas lapangan bola. Dengan desain yang cerdas, infrastruktur vital ini sangat mungkin dibangun di lingkungan padat penduduk sekalipun.

“Seharusnya, hal itu bisa dibangun di tempat-tempat yang memang sempit. Jadi, Pemprov DKI harus tetap mengupayakannya,” tegasnya.

Ajak Warga Berdialog, Jangan Pasrah!

Jika Pemprov DKI benar-benar buntu, Bun menawarkan solusi alternatif yang lebih humanis: buka dialog dengan warga. Menurutnya, pendekatan dari hati ke hati bisa jadi kunci untuk membuka lahan bagi kepentingan bersama.

“Jika memang sulit mencari lahan yang masih kosong, Pemprov DKI mungkin dapat berdiskusi dengan warga di sekitarnya. Bisa jadi ada warga yang bersedia menyediakan lahannya agar dibangun septic tank komunal itu,” sarannya.

Data dari Dinas Kesehatan DKI Jakarta semakin memperjelas darurat sanitasi ini. Praktik BABS terkonfirmasi masih terjadi di sembilan kelurahan, yang tersebar di:

  • Jakarta Utara: 4 kelurahan
  • Jakarta Barat: 2 kelurahan
  • Jakarta Timur: 2 kelurahan
  • Jakarta Selatan: 1 kelurahan

Bun menutup pernyataannya dengan peringatan keras. Ia mengingatkan bahwa masalah sanitasi ini adalah bom waktu yang bisa meledak menjadi krisis kesehatan publik kapan saja.

“Pemprov DKI perlu menyadari bahwa masalah ini bisa dengan cepat berubah menjadi isu kesehatan publik. Jangan sampai masyarakat malah menjadi sakit dan wabah menjangkiti warga Jakarta nantinya,” pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

850 Keluarga di Jakarta Masih BAB Sembarangan, Legislator PSI Geram: Ini Soal Martabat Manusia!

850 Keluarga di Jakarta Masih BAB Sembarangan, Legislator PSI Geram: Ini Soal Martabat Manusia!

News | Kamis, 31 Juli 2025 | 13:43 WIB

Prabowo Mau Teken Keppres IKN dengan Syarat, DPR: Jangan Sampai Simbolis

Prabowo Mau Teken Keppres IKN dengan Syarat, DPR: Jangan Sampai Simbolis

News | Rabu, 30 Juli 2025 | 18:29 WIB

PSI Endus 'Rencana Tilap' Anggaran Pengadaan Barang: Proyektor Rp158 Juta, Server Rp1,7 M

PSI Endus 'Rencana Tilap' Anggaran Pengadaan Barang: Proyektor Rp158 Juta, Server Rp1,7 M

News | Rabu, 30 Juli 2025 | 13:28 WIB

Terkini

DPR Dorong Anggota TNI Pelaku Teror Andrie Yunus Diadili di Peradilan Umum Pakai KUHAP Baru

DPR Dorong Anggota TNI Pelaku Teror Andrie Yunus Diadili di Peradilan Umum Pakai KUHAP Baru

News | Rabu, 18 Maret 2026 | 20:59 WIB

Berhasil Bongkar Identitas Pelaku Teror Air Keras Andrie Yunus, Polda Metro: Ini Hasil Scientific

Berhasil Bongkar Identitas Pelaku Teror Air Keras Andrie Yunus, Polda Metro: Ini Hasil Scientific

News | Rabu, 18 Maret 2026 | 20:54 WIB

Percepat Pencaplokan Tepi Barat Palestina, Cara Licik Israel Manfaatkan Perang di Teluk?

Percepat Pencaplokan Tepi Barat Palestina, Cara Licik Israel Manfaatkan Perang di Teluk?

News | Rabu, 18 Maret 2026 | 20:36 WIB

Menaker Melepas Mudik Gratis Pelaku Usaha Warmindo

Menaker Melepas Mudik Gratis Pelaku Usaha Warmindo

News | Rabu, 18 Maret 2026 | 20:32 WIB

Kasus Air Keras Andrie Yunus: Polisi Periksa 15 Saksi, Pelaku Diduga Bisa Lebih dari 4 Orang

Kasus Air Keras Andrie Yunus: Polisi Periksa 15 Saksi, Pelaku Diduga Bisa Lebih dari 4 Orang

News | Rabu, 18 Maret 2026 | 20:23 WIB

Empat Prajurit Terlibat, DPR Minta Dalang Utama Kasus Andrie Yunus Diungkap

Empat Prajurit Terlibat, DPR Minta Dalang Utama Kasus Andrie Yunus Diungkap

News | Rabu, 18 Maret 2026 | 20:20 WIB

Update Arus Mudik H-3 Lebaran 2026: Tol Kalikangkung Tembus 3.000 Kendaraan per Jam

Update Arus Mudik H-3 Lebaran 2026: Tol Kalikangkung Tembus 3.000 Kendaraan per Jam

News | Rabu, 18 Maret 2026 | 20:16 WIB

Kasus Kematian Nizam Syafei Naik Penyidikan, Kuasa Hukum: Harus Diusut Tanpa Tebang Pilih

Kasus Kematian Nizam Syafei Naik Penyidikan, Kuasa Hukum: Harus Diusut Tanpa Tebang Pilih

News | Rabu, 18 Maret 2026 | 20:11 WIB

Koalisi Sipil Tolak Peradilan Militer, Desak Usut Aktor Intelektual Kasus Andrie Yunus

Koalisi Sipil Tolak Peradilan Militer, Desak Usut Aktor Intelektual Kasus Andrie Yunus

News | Rabu, 18 Maret 2026 | 20:10 WIB

Koalisi Sipil Desak Kasus Andrie Yunus Tak Diseret ke Sidang Militer: Ada Dugaan Aktor Lebih Besar

Koalisi Sipil Desak Kasus Andrie Yunus Tak Diseret ke Sidang Militer: Ada Dugaan Aktor Lebih Besar

News | Rabu, 18 Maret 2026 | 20:08 WIB