Abolisi Tom Lembong: Persatuan Bangsa atau 'Operasi Senyap' Lindungi Elite?

Muhammad Ilham Baktora

Jum'at, 01 Agustus 2025 | 14:29 WIB
Abolisi Tom Lembong: Persatuan Bangsa atau 'Operasi Senyap' Lindungi Elite?
Tom Lembong dalam beberapa kesempatannya di pengadilan. (Instagram)

Potensi 'Nyanyian' di Pengadilan

Jika kasus korupsi Tom Lembong dilanjutkan ke meja hijau, proses pembuktian akan berjalan alot.

Dalam posisi terdesak, seorang terdakwa bisa saja membuka keterlibatan pihak-pihak lain yang lebih besar dan berpengaruh.

Menyeret Nama Besar Lain

Kasus korupsi di level kementerian seringkali tidak dilakukan seorang diri. Ada jaringan kompleks yang melibatkan pejabat, pengusaha, hingga politisi.

Jika Tom Lembong 'bernyanyi', nama-nama besar di lingkaran kekuasaan bisa terseret dan menciptakan guncangan politik serius.

Stabilitas Politik vs. Pemberantasan Korupsi

Dengan memberikan abolisi, pemerintah seolah memilih jalan pintas: mengorbankan satu kasus demi menjaga stabilitas politik dan 'mengamankan' para elite yang mungkin terlibat.

Ini adalah pertaruhan antara citra pemberantasan korupsi dan keutuhan koalisi kekuasaan.

Apakah abolisi ini adalah cara paling elegan untuk menutup rapat-rapat 'kotak pandora' yang bisa memorak-porandakan peta politik nasional? Publik dibiarkan menerka-nerka.

Hak Prerogatif Presiden yang Mencederai Rasa Keadilan

Secara hukum, Presiden Prabowo memiliki hak prerogatif untuk memberikan abolisi setelah mendapat pertimbangan dari DPR.

Proses ini sudah ditempuh dan disetujui oleh seluruh fraksi.

Namun, legalitas formal tidak selalu sejalan dengan rasa keadilan publik.

Bagi generasi muda yang mendambakan pemerintahan yang bersih dan transparan, langkah ini bisa menjadi preseden buruk.

Ini mengirimkan sinyal bahwa penegakan hukum korupsi bisa dinegosiasikan jika menyangkut kepentingan politik tingkat tinggi.

Komitmen pemberantasan korupsi yang selama ini menjadi jargon kampanye kini dipertanyakan keseriusannya.

Pada akhirnya, abolisi Tom Lembong meninggalkan lebih banyak pertanyaan daripada jawaban.

Apakah ini benar-benar demi 'persatuan', atau sebuah manuver cerdas untuk melindungi kepentingan elite tertentu dari jerat hukum?

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Prabowo Selamatkan Hasto dan Tom Lembong: Mahfud MD Sebut Era Hukum Jadi Alat Politik Berakhir?

Prabowo Selamatkan Hasto dan Tom Lembong: Mahfud MD Sebut Era Hukum Jadi Alat Politik Berakhir?

News | Jum'at, 01 Agustus 2025 | 14:22 WIB

Abolisi Disetujui DPR, Kenapa Tom Lembong Belum Bebas? Ini Penjelasan Rinci dari Kejagung

Abolisi Disetujui DPR, Kenapa Tom Lembong Belum Bebas? Ini Penjelasan Rinci dari Kejagung

News | Jum'at, 01 Agustus 2025 | 14:11 WIB

Fahri Hamzah: 'Tom, Hasto dan Rekonsiliasi'

Fahri Hamzah: 'Tom, Hasto dan Rekonsiliasi'

News | Jum'at, 01 Agustus 2025 | 13:49 WIB

Terkini

Insiden Taichung Taiwan: 6 dari 7 PMI yang Diamankan Berstatus Pekerja Kaburan

Insiden Taichung Taiwan: 6 dari 7 PMI yang Diamankan Berstatus Pekerja Kaburan

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 18:10 WIB

Perubahan Iklim Masuk ke Ruang Kelas: Ketika Suhu Sekolah Mulai Mengganggu Proses Belajar

Perubahan Iklim Masuk ke Ruang Kelas: Ketika Suhu Sekolah Mulai Mengganggu Proses Belajar

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 18:00 WIB

Pigai Bantah MBG Langgar HAM, Sebut Komentar Komnas HAM Sangat Dangkal

Pigai Bantah MBG Langgar HAM, Sebut Komentar Komnas HAM Sangat Dangkal

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 17:59 WIB

Aliansi BEM Bersatu: Mobil Fortuner Tiyo Ardianto Tercatat Milik Adik Letjen Purn Setyo Sularso

Aliansi BEM Bersatu: Mobil Fortuner Tiyo Ardianto Tercatat Milik Adik Letjen Purn Setyo Sularso

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 17:35 WIB

PBB: Hampir 1.000 Warga Palestina Dibunuh Israel Sejak Oktober 2025

PBB: Hampir 1.000 Warga Palestina Dibunuh Israel Sejak Oktober 2025

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 17:33 WIB

Heboh Mobil Terpasang Alat Pelacak, Eks Ketua BEM UGM Tiyo Dituding Terlibat Aktor Politik Praktis

Heboh Mobil Terpasang Alat Pelacak, Eks Ketua BEM UGM Tiyo Dituding Terlibat Aktor Politik Praktis

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 17:28 WIB

Al-Qaqa Ibn Antar, Spiderman Yaman Tewas Mengenaskan di Kawah Hardah

Al-Qaqa Ibn Antar, Spiderman Yaman Tewas Mengenaskan di Kawah Hardah

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 17:01 WIB

Menlu Abbas Araghchi: Kesepakatan Damai AS - Iran Satu Paket dengan Israel - Lebanon

Menlu Abbas Araghchi: Kesepakatan Damai AS - Iran Satu Paket dengan Israel - Lebanon

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 16:22 WIB

KPK Temukan Sederet Proyek Strategis Jakarta Tak Optimal, Ini Daftarnya

KPK Temukan Sederet Proyek Strategis Jakarta Tak Optimal, Ini Daftarnya

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 16:19 WIB

Iran Tegaskan Israel Terikat Kesepakatan Damai dengan AS, Soroti Penarikan Pasukan dari Lebanon

Iran Tegaskan Israel Terikat Kesepakatan Damai dengan AS, Soroti Penarikan Pasukan dari Lebanon

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 16:13 WIB