Eks Napi Penghina Jokowi Dapat Amnesti, Ongen Nobatkan Prabowo Sebagai 'Bapak Demokrasi Indonesia'

Bangun Santoso Suara.Com
Senin, 04 Agustus 2025 | 12:51 WIB
Eks Napi Penghina Jokowi Dapat Amnesti, Ongen Nobatkan Prabowo Sebagai 'Bapak Demokrasi Indonesia'
Kolase foto Presiden Prabowo Subianto (kiri) dan ahli IT Yulian Paonganan alias Ongen (kanan). [Suara.com]

Suara.com - Sebuah pandangan mengejutkan datang dari akademisi Yulian Paonganan, atau yang akrab disapa Ongen, salah satu tokoh yang baru saja menerima amnesti dari Presiden Prabowo Subianto.

Dalam sebuah wawancara, Ongen tanpa ragu menyematkan gelar "Bapak Demokrasi Indonesia" kepada Prabowo.

Menurut Ongen, gelar tersebut layak diberikan atas konsistensi Prabowo dalam menjaga nilai-nilai demokrasi, terlepas dari latar belakangnya yang kuat di era Orde Baru. Ia menyoroti perjalanan politik Prabowo yang dinilainya penuh dedikasi terhadap proses demokrasi.

"Beliau adalah jenderal Orde Baru, menantu Presiden Soeharto, tetapi beliau memilih jalan demokrasi dengan penuh dedikasi,” ujar Ongen dikutip Senin (4/8/2025).

Ia mengingatkan publik pada langkah Prabowo mendirikan Partai Gerindra hingga keikutsertaannya berkali-kali dalam kontestasi pemilihan presiden.

Ongen menambahkan, sikap kenegarawanan Prabowo teruji saat menghadapi kekalahan dalam pemilu-pemilu sebelumnya. Prabowo, kata Ongen, selalu memilih untuk menerima hasil secara elegan dan tidak menempuh jalur-jalur inkonstitusional atau anarkis, sebuah cerminan kematangan politik yang luar biasa.

Kini, setelah resmi menjabat sebagai presiden, langkah Prabowo yang paling monumental di mata Ongen adalah kebijakan pemberian amnesti dan abolisi kepada lebih dari seribu narapidana, termasuk nama-nama besar seperti Hasto Kristiyanto dan Thomas Lembong. Ongen melihat ini bukan sekadar keputusan hukum biasa.

“Ini bukan hanya keputusan hukum, tetapi langkah rekonsiliasi nasional yang menunjukkan Prabowo memikirkan masa depan demokrasi Indonesia,” ujar Ongen, menegaskan bahwa kebijakan tersebut adalah wajah baru demokrasi yang lebih inklusif dan merangkul.

Lebih lanjut, Ongen membandingkan kepemimpinan Prabowo dengan presiden sebelumnya, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Ia menilai Prabowo tidak hanya menjaga, tetapi juga meningkatkan warisan demokrasi yang telah dibangun.

Baca Juga: Dasco Akhirnya Ungkap Misi Kedatangannya Bersama Mensesneg Temui Megawati, Bawa Pesan dari Prabowo

“Prabowo meneruskan garis demokrasi yang ditegakkan SBY, namun dengan langkah yang lebih berani. Saya mendukung Prabowo sejak awal karena komitmen ideologisnya, bukan semata-mata soal menang atau kalah,” ujar Ongen.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Cocok Kamu Jadi Orang Kaya? Tebak Logo Merek Branded Ini
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: iPhone Seri Berapa yang Layak Dibeli Sesuai Gajimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Kamu Gabung Kabinet, Cocoknya Jadi Menteri Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Masuk ke Dunia Disney Tanpa Google, Bisakah Selamat?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Hidupmu Diangkat ke Layar Lebar, Genre Film Apa yang Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔
Checklist Mobil Bekas: 30 Pertanyaan Pemandu pas Cek Unit Mandiri, Penentu Layak Beli atau Tidak
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Mental Health Check-in, Kamu Lagi di Fase Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Jenis Motor Favorit untuk Tahu Gaya Pertemanan Kamu di Jalanan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Gibran Rakabuming Raka?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 15 Soal Matematika Kelas 9 SMP dan Kunci Jawaban Aljabar-Geometri
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI