Melayat di Sela Kongres, Gestur Politik Megawati di Bali Bukan Sekadar Ungkapan Duka

Andi Ahmad S

Senin, 04 Agustus 2025 | 15:15 WIB
Melayat di Sela Kongres, Gestur Politik Megawati di Bali Bukan Sekadar Ungkapan Duka
Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri didampingi Prananda Prabowo dan Hasto Kristiyanto melayat ke kediaman Bintang Puspayoga usai Kongres PDIP di Denpasar, Bali, Senin 4/8/2025. (ANTARA/Ni Putu Putri Muliantari)

Suara.com - Di tengah hiruk pikuk dan euforia pasca-Kongres VI PDI Perjuangan, sebuah kunjungan duka di Denpasar pada Senin (4/8/2025) mengirimkan sinyal politik yang jauh lebih kuat dari sekadar ungkapan belasungkawa.

Kehadiran Ketua Umum Megawati Soekarnoputri, didampingi putra mahkota Prananda Prabowo dan Sekjen Hasto Kristiyanto, adalah sebuah manuver terjadwal yang menjadi bagian dari agenda besar partai di Pulau Dewata.

Kunjungan untuk melayat mendiang Ni Jero Samiarsa, ibunda dari kader utama partai Wali Kota Denpasar IGN Jaya Negara dan Mantan Menteri PPPA Bintang Puspayoga menjadi panggung penegasan soliditas dan prioritas PDI Perjuangan.

Sinyal Politik dari Rangkaian Agenda Padat

Fakta bahwa kunjungan ini bukan agenda dadakan terkonfirmasi dari pernyataan Wakil Wali Kota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa. Ia memaparkan bahwa kehadiran Megawati telah disesuaikan dengan jadwal maraton sang ketua umum di Bali.

“Karena bertepatan waktunya juga, ibu menyesuaikan, karena sebelum tanggal 1 Agustus kalau tidak salah tanggal 29 Juli ibu sudah ada di Bali, lalu mengikuti bimtek partai di The Meru kemudian lanjut Kongres PDIP di Nusa Dua dan langsung ini di sini,” kata Kadek Agus, dilansir dari Antara.

Pernyataan ini secara gamblang menempatkan kunjungan duka sebagai salah satu mata rantai dari agenda strategis partai. Dimulai dari Bimbingan Teknis (Bimtek) untuk konsolidasi internal, dilanjutkan dengan Kongres yang mengukuhkan kembali kepemimpinan Megawati, dan ditutup dengan gestur personal kepada kader penting di daerah. Ini adalah pesan bahwa meski sibuk dengan urusan tingkat tinggi, partai tidak pernah melupakan basisnya.

Triumvirat PDIP Tampil Kompak dalam Balutan Adat

Visual yang ditampilkan dalam kunjungan ini juga sarat akan makna politik. Megawati, Prananda, dan Hasto tampil kompak dalam balutan busana adat Bali, menunjukkan penghormatan mendalam terhadap budaya lokal yang menjadi salah satu pilar kekuatan partai.

baca juga
Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri saat Kongres ke-6 PDIP di Bali Nusa Dua Convention Center, Badung, Bali, Sabtu (2/8/2025). (ANTARA/Bagus Ahmad Rizaldi)
Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri saat Kongres ke-6 PDIP di Bali Nusa Dua Convention Center, Badung, Bali, Sabtu (2/8/2025). (ANTARA/Bagus Ahmad Rizaldi)

Megawati Soekarnoputri mengenakan kebaya putih dan kamen hitam, menampilkan citra keibuan dan kepemimpinan yang kharismatik.

Sementara Prananda Prabowo tampil senada dengan sang ibunda, memperkuat citra sebagai penerus yang setia pada garis perjuangan.

Kemudian Hasto Kristiyanto kehadirannya dengan udeng merah menjadi sorotan tersendiri. Sebagai Sekjen yang belum lama bebas, penampilannya mendampingi langsung pucuk pimpinan adalah penegasan bahwa posisinya di jantung kekuasaan partai tetap aman dan sentral.

“Kebetulan juga bertepatan pada hari ini prosesi pengabenan dari ibundanya Pak Wali Kota, ibundanya Ibu Bintang yang juga sekarang menjabat sebagai Ketua DPP PDIP, oleh karena itu ibu ketum dan jajaran DPP langsung melakukan prosesi melayat,” tambah Kadek Agus

Gestur Humanis di Tengah Kalkulasi Politik

Meski sarat dengan kalkulasi politik, kunjungan ini tetap dibungkus dalam gestur humanis yang tulus. Megawati tidak hanya datang, berdoa, lalu pergi. Ia sempat duduk dan menikmati kudapan sembari bercengkrama dengan keluarga yang berduka.

Interaksi personal ini penting untuk menjaga loyalitas dan moril kader di tingkat akar rumput. Setelah hampir satu jam, rombongan elite PDI Perjuangan ini berdoa bersama di depan balai jenazah sebelum akhirnya meninggalkan lokasi.

“Kalau saya ikut ke kuburan tapi ibu dan rombongan tidak, langsung balik,” ujar Wakil Wali Kota Denpasar.

Keputusan untuk tidak ikut hingga ke pemakaman menunjukkan efisiensi dan pemahaman bahwa tujuan utama dari kunjungan—yakni menunjukkan solidaritas dan kehadiran negara melalui pemimpin partai telah tercapai.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Prabowo Diwanti-wanti Waspadai 'Serangan Balik' Jokowi

Prabowo Diwanti-wanti Waspadai 'Serangan Balik' Jokowi

News | Senin, 04 Agustus 2025 | 15:06 WIB

KPK Tegaskan Hasto Tetap Terbukti Bersalah, Soal Ampunan Kewenangan Presiden

KPK Tegaskan Hasto Tetap Terbukti Bersalah, Soal Ampunan Kewenangan Presiden

News | Senin, 04 Agustus 2025 | 12:24 WIB

Tanggapi Komentar Megawati, Ketua KPK Kekeuh Hasto Bersalah: Status Itu Melekat!

Tanggapi Komentar Megawati, Ketua KPK Kekeuh Hasto Bersalah: Status Itu Melekat!

News | Senin, 04 Agustus 2025 | 11:52 WIB

KPK Balas Cerita Kesedihan Megawati Soal Amnesti Hasto: Dia Terbukti Melakukan Kejahatan

KPK Balas Cerita Kesedihan Megawati Soal Amnesti Hasto: Dia Terbukti Melakukan Kejahatan

News | Senin, 04 Agustus 2025 | 11:49 WIB

Trubus: Hasto Jadi Beban, PDIP Ambil Jalan Aman

Trubus: Hasto Jadi Beban, PDIP Ambil Jalan Aman

News | Minggu, 03 Agustus 2025 | 19:05 WIB

Terkini

PDIP Bicara Peluang Hak Angket Usai Putusan MA Soal Gibran: Pembicaraan Lintas Parpol Makin Masif

PDIP Bicara Peluang Hak Angket Usai Putusan MA Soal Gibran: Pembicaraan Lintas Parpol Makin Masif

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 10:51 WIB

Kisah Cinta, Kutu Buku, dan Petualangan Surealis: Review Jagat Rajawali Karya Eko Darmoko

Kisah Cinta, Kutu Buku, dan Petualangan Surealis: Review Jagat Rajawali Karya Eko Darmoko

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 10:46 WIB

Hasto Soal Putusan MA Ijazah Gibran: Tak Ada Kebohongan Abadi dalam Politik

Hasto Soal Putusan MA Ijazah Gibran: Tak Ada Kebohongan Abadi dalam Politik

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 10:44 WIB

Perbedaan Fungsi Retinol, Niacinamide, dan Vitamin C, Mana yang Dibutuhkan Kulitmu?

Perbedaan Fungsi Retinol, Niacinamide, dan Vitamin C, Mana yang Dibutuhkan Kulitmu?

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 10:40 WIB

Solusi Cerdas di Balik Limbah MBG: Polinela Sulap Sisa Makanan Jadi Duit Lewat Magot

Solusi Cerdas di Balik Limbah MBG: Polinela Sulap Sisa Makanan Jadi Duit Lewat Magot

Lampung | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 10:17 WIB

Memahami Perbedaan Buku Nikah, Akta Nikah, dan Kartu Nikah

Memahami Perbedaan Buku Nikah, Akta Nikah, dan Kartu Nikah

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 10:10 WIB

Dituding Jadi Imam Mahdi dan Bawa Kabur Rp1,3 Miliar, Figar Siap Lawan di Jalur Hukum

Dituding Jadi Imam Mahdi dan Bawa Kabur Rp1,3 Miliar, Figar Siap Lawan di Jalur Hukum

Jatim | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 10:04 WIB

7 Sneakers Lokal dengan Rating Bintang 5 di Shopee yang Nyaman dan Modis

7 Sneakers Lokal dengan Rating Bintang 5 di Shopee yang Nyaman dan Modis

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 10:01 WIB

Viral Guru AI IELTS Mengamuk, Benarkah Kecerdasan Buatan Mulai Punya Perasaan?

Viral Guru AI IELTS Mengamuk, Benarkah Kecerdasan Buatan Mulai Punya Perasaan?

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 09:49 WIB

Duh! 53 Orang Bunuh Diri di DIY, Depresi Jeratan Pinjol hingga Faktor Ekonomi Jadi Pemicu

Duh! 53 Orang Bunuh Diri di DIY, Depresi Jeratan Pinjol hingga Faktor Ekonomi Jadi Pemicu

Jogja | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 09:47 WIB

×