Pramono Anung Kembali Tunjuk Orang Dekat, Kali Ini Teguh Setyabudi Jadi Komut Food Station

Chandra Iswinarno, Fakhri Fuadi Muflih

Selasa, 05 Agustus 2025 | 23:20 WIB
Pramono Anung Kembali Tunjuk Orang Dekat, Kali Ini Teguh Setyabudi Jadi Komut Food Station
Penjabat Gubernur Jakarta Teguh Setyabudi melakukan serah terima jabatan dengan Gubernur Pramono Anung Balai Kota, Jakarta. Saat ini Teguh Setyabudi diangkat menjadi Komisaris Utama PT Food Station Tjipinang Jaya. [Suara.com/Alfian Winanto]

Suara.com - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung kembali menunjuk orang dekatnya untuk mengisi kursi strategis di salah satu badan usaha milik daerah (BUMD).

Kali ini, giliran Teguh Setyabudi yang dipercaya menduduki kursi Komisaris Utama (Komut) PT Food Station Tjipinang Jaya.

Teguh Setyabudi bukan nama baru dalam lingkar kekuasaan Jakarta. Ia pernah memimpin ibu kota saat statusnya masih penjabat gubernur, tepatnya pada periode Oktober 2024 hingga Februari 2025, sebelum Pramono dilantik secara definitif.

Saat ini, Teguh masih menjabat sebagai Dirjen Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kementerian Dalam Negeri (Dukcapil Kemdagri).

"PT Food Station Tjipinang Jaya (Perseroda) beserta seluruh jajaran Komisaris, Direksi, dan Pegawai menyampaikan ucapan selamat dan sukses kepada Bapak Teguh Setyabudi atas pelantikan sebagai Komisaris Utama Food Station," tulis akun Instagram resmi perusahaan, @foodstation_jkt, pada Selasa, 5 Agustus 2025.

Pihak manajemen berharap kehadiran Teguh bisa memperkuat posisi Food Station sebagai salah satu penopang utama ketahanan pangan ibu kota.

Terlebih, sebagai mantan Pj Gubernur, Teguh dinilai memahami ekosistem birokrasi dan kebutuhan daerah.

"Semoga Bapak senantiasa diberikan kelancaran dan kesuksesan dalam menjalankan amanah, serta membawa semangat baru dalam mendorong transformasi dan kemajuan berkelanjutan bagi PT Food Station Tjipinang Jaya (Perseroda)," lanjut keterangan tersebut.

Penunjukan Teguh melanjutkan tren Pramono dalam menempatkan figur-figur loyalis dan tokoh nasional ke berbagai jabatan komisaris di tubuh BUMD DKI.

baca juga

Beberapa bulan sebelumnya, Pramono juga menunjuk Lies Hartono alias Cak Lontong sebagai Komisaris PT Pembangunan Jaya Ancol.

Cak Lontong bukan sosok asing bagi Pramono. Komedian kondang itu merupakan mantan Ketua Tim Pemenangan Pramono-Rano di Pilkada DKI 2024.

Ia diumumkan menjadi komisaris Ancol sejak April 2025 lalu.

Tak hanya itu, nama-nama besar lain juga ikut digeser ke jajaran komisaris dan pengawas.

Beberapa di antaranya Johan Budi, eks Juru Bicara Presiden dan eks Anggota DPR RI; Kepala BKN Zudan Arif Fakrulloh; serta Ketua PW GP Ansor DKI Jakarta Muhammad Ainul Yakin.

Langkah serupa juga dilakukan Pramono di Perumda PAM Jaya.

Ia menunjuk mantan Ketua DPRD DKI sekaligus Ketua Harian Tim Pramono-Rano, Prasetyo Edi Marsudi sebagai Ketua Dewan Pengawas.

Bahkan Sahrin Hamid, orang dekat Anies Baswedan, tak luput dari sentuhan politik Pramono—ia diangkat sebagai Komisaris PT Jakarta Propertindo.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Angkat Eks Jubir Anies hingga Prasetyo Edi Jadi Pentolan BUMD, Pramono Ungkap Alasannya

Angkat Eks Jubir Anies hingga Prasetyo Edi Jadi Pentolan BUMD, Pramono Ungkap Alasannya

News | Selasa, 05 Agustus 2025 | 17:19 WIB

Terkuak! Ini Alasan Pramono Angkat Loyalis Anies jadi Komisaris Jakpro

Terkuak! Ini Alasan Pramono Angkat Loyalis Anies jadi Komisaris Jakpro

News | Selasa, 05 Agustus 2025 | 15:38 WIB

Pramono Diam-diam Tunjuk Loyalis Anies Sahrin Hamid jadi Komisaris Jakpro, Apa Alasannya?

Pramono Diam-diam Tunjuk Loyalis Anies Sahrin Hamid jadi Komisaris Jakpro, Apa Alasannya?

News | Selasa, 05 Agustus 2025 | 10:48 WIB

Terkini

Skandal Sadap Presiden Terbongkar, Prabowo Sudah Tahu tetapi Motifnya Masih Gelap

Skandal Sadap Presiden Terbongkar, Prabowo Sudah Tahu tetapi Motifnya Masih Gelap

News | Selasa, 03 November 2026 | 23:07 WIB

Yusril Pasang Badan untuk Polri, Penyidikan Kasus Listyo Sigit Akan Objektif

Yusril Pasang Badan untuk Polri, Penyidikan Kasus Listyo Sigit Akan Objektif

News | Selasa, 03 November 2026 | 23:03 WIB

Temui Guru SD Jadi Tiktoker, Menteri Riefky Resmikan Desa Kreatif di Kebumen

Temui Guru SD Jadi Tiktoker, Menteri Riefky Resmikan Desa Kreatif di Kebumen

Jawa Tengah | Selasa, 03 November 2026 | 23:03 WIB

Listyo Sigit Jadi Tersangka Penyadapan, PDIP Sebut Momentum Kembalikan Marwah Polri

Listyo Sigit Jadi Tersangka Penyadapan, PDIP Sebut Momentum Kembalikan Marwah Polri

News | Selasa, 03 November 2026 | 23:02 WIB

Di Balik Perjuangan Penanganan Karhutla, Pertamina RU Plaju Dukung Kesehatan Petugas

Di Balik Perjuangan Penanganan Karhutla, Pertamina RU Plaju Dukung Kesehatan Petugas

Sumsel | Selasa, 03 November 2026 | 23:01 WIB

Yusril Bongkar Alasan Listyo Sigit Cs Tak Dijerat Pasal Makar meski Sadap Presiden

Yusril Bongkar Alasan Listyo Sigit Cs Tak Dijerat Pasal Makar meski Sadap Presiden

News | Selasa, 03 November 2026 | 22:59 WIB

Tak Jauh dari Jakarta, Karawang Jadi Pilihan untuk Rehat dari Kesibukan Ibu Kota

Tak Jauh dari Jakarta, Karawang Jadi Pilihan untuk Rehat dari Kesibukan Ibu Kota

Lifestyle | Selasa, 03 November 2026 | 22:57 WIB

DPR Minta Polri Buka Terang Kasus Penyadapan Presiden, Minta Aktor Intelektual Dibongkar

DPR Minta Polri Buka Terang Kasus Penyadapan Presiden, Minta Aktor Intelektual Dibongkar

News | Selasa, 03 November 2026 | 22:55 WIB

Kasus Penyadapan Prabowo Terbongkar, TNI Diduga Siapkan 20.980 Personel untuk Pengamanan Jakarta

Kasus Penyadapan Prabowo Terbongkar, TNI Diduga Siapkan 20.980 Personel untuk Pengamanan Jakarta

News | Selasa, 03 November 2026 | 22:53 WIB

Listyo Sigit dan 2 Jenderal Jadi Tersangka, Server LIMS Diduga Dipakai Sadap Presiden hingga Media

Listyo Sigit dan 2 Jenderal Jadi Tersangka, Server LIMS Diduga Dipakai Sadap Presiden hingga Media

Sumsel | Selasa, 03 November 2026 | 22:51 WIB

×