CEK FAKTA: Benarkah ASEAN Prediksi Indonesia Bubar Tahun 2030?

Yohanes Endra

Rabu, 06 Agustus 2025 | 09:18 WIB
CEK FAKTA: Benarkah ASEAN Prediksi Indonesia Bubar Tahun 2030?
Ilustrasi negara ASEAN. (Elements Envato)

Suara.com - Baru-baru ini publik dihebohkan dengan berita di media sosial yang berjudul “ASEAN Khawatirkan dan Peringati Negara Indonesia Bisa Bubar di Tahun 2030.

Selain itu kondisi ekonomi Indonesia saat ini juga dibandingkan dengan krisis utang Sri Lanka pada tahun 2022.

Banyak netizen yang percaya dan tergocek dengan headline berita tersebut. Tak sedikit yang semakin merasa pesimis dengan masa depan NKRI.

Beberapa netizen juga terlihat menghujat para pejabat pemerintahan yang dinilai gagal membawa negara ke arah yang lebih baik.

Namun, benarkah ASEAN melalui lembaga keuangannya benar-benar mengeluarkan peringatan bahwa Indonesia akan bubar pada tahun 2030?

Cek Fakta: Benarkah ASEAN Prediksi Indonesia Bubar Tahun 2030? (Instagram)
Cek Fakta: Benarkah ASEAN Prediksi Indonesia Bubar Tahun 2030? (Instagram)

Menanggapi soal kabar tersebut, ASEAN+3 Macroeconomic Research Office (AMRO) dengan tegas membantah isu bahwa Indonesia akan bubar di tahun 2030.

Melalui situs resminya, Amro menyampaikan bahwa laporan yang mereka terbitkan justru berisi analisis data terkait kondisi dan prospek ekonomi makro Indonesia.

“Laporan kami menyajikan analisis berbasis data mengenai kondisi dan prospek ekonomi makro Indonesia” tulis klarifikasi tersebut dikutip pada Selasa, 5 Agustus 2025.

Lebih lanjut, AMRO menjelaskan, meski ada potensi kenaikan rasio utang hingga sekitar 42 persen pada tahun 2029, hal itu bukan berarti Indonesia akan mengalami kolaps.

baca juga

“Meskipun kami memperkirakan bahwa rasio utang pemerintah dapat meningkat secara bertahap hingga sekitar 42 persen pada tahun 2029 apabila tren fiskal saat ini terus berlanjut, kami tidak memproyeksikan akan terjadinya kolaps maupun mengindikasikan akan adanya krisis di Indonesia,” tulis klarifikasi tersebut.

Negara-negara ASEAN harus bersatu lawan tarif AS [istock]
Negara-negara ASEAN harus bersatu lawan tarif AS [istock]

AMRO justru memberikan apresiasi terhadap kebijakan fiskal Indonesia. Pemerintah dinilai telah menjalankan kebijakan dengan hati-hati dan telah mengambil berbagai langkah untuk mengurangi risiko peningkatan utang.

“Sebaliknya, AMRO memberikan apresiasi kepada otoritas yang telah menerapkan kebijakan fiskal secara hati-hati dan displin, serta telah mengambil langkah-langkah untuk memitigasi risiko peningkatan utang di tengah situasi eksternal yang menantang," lanjut klarifikasi tersebut.

Dalam laporan yang sama, AMRO juga menyampaikan bahwa jika dibandingkan dengan negara-negara lain di kawasan Asia Tenggara, posisi fiskal Indonesia dinilai masih dalam batas yang aman.

“Rasio utang diperkirakan tetap jauh di bawah aturan fiskal sebesar 60 persen dari PDB, dan juga lebih rendah dibandingkan rata-rata kawasan ASEAN,” tulisnya.

Lembaga ini juga menegaskan bahwa mereka tetap percaya pada fundamental ekonomi Indonesia dan yakin bahwa pemerintah Indonesia memiliki komitmen kuat untuk mengelola fiskal secara bertanggung jawab.

Tidak hanya itu, AMRO juga memperkirakan bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia akan tetap solid hingga akhir dekade ini.

“AMRO juga memperkirakan pertumbuhan ekonomi Indonesia akan tetap solid di atas 5 persen hingga tahun 2029,” tulisnya.

Menutup pernyataannya, AMRO meminta masyarakat dan pemangku kepentingan untuk tidak mudah terpancing oleh berita yang belum jelas sumbernya.

Mereka mengimbau agar publik merujuk langsung pada laporan resmi dan siaran pers AMRO untuk mendapatkan informasi yang akurat dan terpercaya.

“Kami menghimbau para pemangku kepentingan untuk merujuk langsung pada laporan resmi dan siaran pers AMRO untuk memperoleh informasi yang akurat dan seimbang,” tutup klarifikasi tersebut.

Dengan demikian bisa disimpulkan bahwa informasi soal “Indonesia bakal bubar di 2030” yang diklaim berasal dari ASEAN atau AMRO bisa dipastikan tidak benar alias hoaks.

Isu tersebut terbukti tidak memiliki dasar dan tidak sesuai dengan laporan resmi lembaga yang bersangkutan.

Masyarakat perlu lebih bijak dalam menerima informasi dan tak terprovokasi oleh judul-judul bombastis tanpa dasar.

Kontributor : Rizka Utami

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

AFDS x JF3: Perayaan Spektakuler Fashion ASEAN di Jakarta

AFDS x JF3: Perayaan Spektakuler Fashion ASEAN di Jakarta

Lifestyle | Selasa, 05 Agustus 2025 | 21:04 WIB

CEK FAKTA: Lowongan Kerja BUMA Gaji Rp 30 Juta Beredar di Instagram

CEK FAKTA: Lowongan Kerja BUMA Gaji Rp 30 Juta Beredar di Instagram

News | Selasa, 05 Agustus 2025 | 20:39 WIB

CEK FAKTA: Vietnam Disanksi FIFA Usai Lawan Indonesia?

CEK FAKTA: Vietnam Disanksi FIFA Usai Lawan Indonesia?

News | Selasa, 05 Agustus 2025 | 20:15 WIB

CEK FAKTA: Reuni Jokowi di UGM Diisukan Rekayasa dan Berujung Pemanggilan?

CEK FAKTA: Reuni Jokowi di UGM Diisukan Rekayasa dan Berujung Pemanggilan?

News | Selasa, 05 Agustus 2025 | 20:02 WIB

CEK FAKTA: BIN Umumkan Kudeta dan Darurat Militer Beredar di YouTube

CEK FAKTA: BIN Umumkan Kudeta dan Darurat Militer Beredar di YouTube

News | Selasa, 05 Agustus 2025 | 19:51 WIB

Terkini

Sindir Raksasa Sawit, Koalisi Sipil Siap Gelar Aksi di Dekat Pertemuan RSPO Terkait Bencana Karhutla

Sindir Raksasa Sawit, Koalisi Sipil Siap Gelar Aksi di Dekat Pertemuan RSPO Terkait Bencana Karhutla

News | Rabu, 04 November 2026 | 07:45 WIB

OJK Mendadak Turun Tangan Atasi Masalah MNC Bank, Ada Apa?

OJK Mendadak Turun Tangan Atasi Masalah MNC Bank, Ada Apa?

Bisnis | Rabu, 04 November 2026 | 07:32 WIB

Jenderal Listyo Tersangka Kasus Penyadapan, Siapa Pengganti Kepala Staf Presiden?

Jenderal Listyo Tersangka Kasus Penyadapan, Siapa Pengganti Kepala Staf Presiden?

Riau | Rabu, 04 November 2026 | 07:28 WIB

Raffi Ahmad Batal, Ndarboy Genk dan Bayu Skak Putuskan Mundur, GSI Youth Fest  di Solo Tetap Digelar

Raffi Ahmad Batal, Ndarboy Genk dan Bayu Skak Putuskan Mundur, GSI Youth Fest di Solo Tetap Digelar

Surakarta | Rabu, 04 November 2026 | 07:26 WIB

Bisakah Mencairkan Saldo JHT BPJS Ketenagakerjaan saat Masih Aktif Bekerja?

Bisakah Mencairkan Saldo JHT BPJS Ketenagakerjaan saat Masih Aktif Bekerja?

Lifestyle | Rabu, 04 November 2026 | 07:23 WIB

Ketika Buzzer Lebih Sibuk Membela Pemerintah daripada Memahami Gizi

Ketika Buzzer Lebih Sibuk Membela Pemerintah daripada Memahami Gizi

Your Say | Rabu, 04 November 2026 | 07:20 WIB

5 Maskara yang Bikin Bulu Mata Terlihat Panjang, Tidak Perlu Eyelash Extension

5 Maskara yang Bikin Bulu Mata Terlihat Panjang, Tidak Perlu Eyelash Extension

Lifestyle | Rabu, 04 November 2026 | 07:15 WIB

Kasus ISPA Batam Melonjak Akibat Kabut Asap, Anak dan Lansia Paling Rentan

Kasus ISPA Batam Melonjak Akibat Kabut Asap, Anak dan Lansia Paling Rentan

Batam | Rabu, 04 November 2026 | 07:10 WIB

Apa Jabatan Ahrie Sonta di Polri? Eks Ajudan Prabowo yang Jadi Tersangka Penyadapan

Apa Jabatan Ahrie Sonta di Polri? Eks Ajudan Prabowo yang Jadi Tersangka Penyadapan

News | Rabu, 04 November 2026 | 07:05 WIB

Cara Mengaktifkan Kembali BPJS Kesehatan yang Nonaktif, Ini Syarat dan Langkahnya

Cara Mengaktifkan Kembali BPJS Kesehatan yang Nonaktif, Ini Syarat dan Langkahnya

Lifestyle | Rabu, 04 November 2026 | 06:53 WIB

×