Kenaikan PBB 250 Persen Picu Amarah, Detik-detik Plt Sekda Pati Disemprot Pria Berkaos 'FREEDOM'

Dwi Bowo Raharjo Suara.Com
Rabu, 06 Agustus 2025 | 11:30 WIB
Kenaikan PBB 250 Persen Picu Amarah, Detik-detik Plt Sekda Pati Disemprot Pria Berkaos 'FREEDOM'
Sebuah video viral di media sosial merekam momen dramatis seorang pria berkaos hitam dengan berani berdebat sengit secara tatap muka dengan seorang pejabat pemerintah, Plt Sekda Pati, Riyoso. (tangkap layar./ ist)

Suara.com - Sebuah video viral di media sosial merekam momen dramatis seorang pria berkaos hitam dengan berani berdebat sengit secara tatap muka dengan seorang pejabat pemerintah, Plt Sekda Pati, Riyoso.

Aksi ini menjadi puncak dari gelombang protes warga yang menolak keras kebijakan kenaikan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) hingga mencapai 250 persen.

Aliansi yang menamakan dirinya "Masyarakat Pati Bersatu" mendirikan posko donasi di Alun-Alun Pati sebagai bentuk protes, sejak Jumat (1/72025) untuk menggalang logistik bagi aksi unjuk rasa besar-besaran yang direncanakan pada Rabu (13/8/2025) mendatang.

Ketegangan memuncak pada Selasa (5/8/2025) ketika puluhan personel Satpol PP berusaha membubarkan dan menyita donasi warga, yang sebagian besar berupa air mineral dalam kemasan kardus dan berdalih bahwa penertiban dilakukan untuk menjaga ketertiban dan persiapan perayaan Hari Jadi Pati.

Dalam rekaman yang beredar luas, pria yang mengenakan kaos hitam bertuliskan “FREEDOM” tersebut tanpa takut, dengan tatapan tajam dan suara lantang, mencecar Plt Sekda Pati, Riyoso dengan argumen yang lugas.

Di tengah kerumunan massa dan kepungan aparat Satpol PP, ia mengingatkan sang pejabat bahwa gaji yang diterimanya berasal dari uang rakyat.

"Kamu itu yang bayar masyarakat, Pak!" ujar pria itu dengan penuh penekanan, tatapan lurus, tak mengalihkan pandangannya sama sekali dari Riyoso.

Ekspresi dan bahasa tubuh pria tersebut menunjukkan perlawanan yang tak kenal takut.

Ia secara konsisten menantang argumen pejabat yang mengatakan bahwa aksi tersebut mengganggu ketertiban umum.

Baca Juga: Bupati Pati Tantang Warga! Ini Simulasi Kenaikan PBB 250 Persen jika Diterapkan, Pantas Bikin Emosi?

"Mengganggu ketertiban umum? Anda itu abdi masyarakat!" balas pria tersebut dengan sengit.

Tidak berhenti di situ, pria ini melanjutkan debatnya dengan sarkas dan bahasa tubuh menantang, menyebut Riyoso "calon bupati" yang tidak akan pernah terpilih jika perlakuannya terhadap rakyat seperti ini.

"HP calon bupati, ora bakal dadi kowe (tidak akan jadi kamu)," ujarnya.

Aksi heroik ini berakhir dengan kemenangan di pihak massa. Dalam video lanjutan, terlihat aparat Satpol PP akhirnya mengembalikan seluruh logistik air mineral yang telah disita ke mobil para demonstran.

Momen tersebut disambut sorak-sorai, dengan pria berkaos hitam sebagai simbol dari keberanian yang membuahkan hasil. Pria itu menjadi perbincangan hangat, dipuji sebagai representasi rakyat kecil yang berani bersuara dan melawan dengan cara yang cerdas.

Reporter : Nur Saylil Inayah

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Ekstrovert, Introvert, Ambivert, atau Otrovert?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI