Rudal Balistik yang Dibeli TNI Sudah Datang! Langsung Ditarok di 'Muka' Malaysia

Bernadette Sariyem

Rabu, 06 Agustus 2025 | 19:21 WIB
Rudal Balistik yang Dibeli TNI Sudah Datang! Langsung Ditarok di 'Muka' Malaysia
Rudal balistik taktis (ITBM) pertama milik TNI, KHAN ITBM-600, yang dipesan dari Turki dilaporkan telah tiba di tanah air. Rudal ini langsung ditempatkan di daerah perbatasan dengan Malaysia. [defencesecurityasia]

Suara.com - Lompatan kuantum dalam kapabilitas militer Indonesia telah terjadi. Sistem rudal balistik taktis (ITBM) pertama milik TNI, KHAN ITBM-600, dilaporkan telah tiba di tanah air. Rudal ini langsung ditempatkan di daerah perbatasan dengan Malaysia.

Persisnya, senjata strategis pesanan dari Turki ini kini ditempatkan di jantung Kalimantan, menandai pergeseran signifikan dalam postur pertahanan nasional dan geopolitik regional.

Menurut informasi yang pertama kali diungkap oleh platform pertahanan Sahabat Keris dan kemudian dikutip oleh berbagai media termasuk Defence Security Asia, sistem rudal canggih ini telah berada di Markas Batalyon Artileri Medan ke-18 (Yonarmed 18/Buritkang), Tenggarong, Kalimantan Timur, sejak 1 Agustus 2025.

Kehadiran KHAN menjadikan Indonesia sebagai negara pertama di Asia Tenggara yang memiliki kapabilitas serangan darat presisi jarak jauh berbasis darat, kemampuan yang sering disebut sebagai second-strike capability.

Hingga berita ini diturunkan, Rabu (6/8/2025), Kementerian Pertahanan RI belum memberikan konfirmasi resmi mengenai jumlah unit yang telah tiba.

Mengenal 'Taring' Baru TNI: Rudal KHAN

Sistem rudal KHAN, yang merupakan versi ekspor dari rudal Bora buatan perusahaan pertahanan raksasa Turki, Roketsan, adalah buah dari kesepakatan yang ditandatangani pada perhelatan Indo Defence Expo 2022.

Rudal ini tergolong sebagai rudal balistik, yang berarti ia didorong oleh tenaga roket menuju ketinggian signifikan sebelum meluncur turun dengan kecepatan tinggi menuju sasarannya.

Berbeda dengan rudal jelajah, lintasan rudal balistik seperti KHAN umumnya tidak dapat diubah setelah fase pendorongnya berakhir, membuatnya sangat sulit untuk diintersepsi.

baca juga

KHAN dirancang sebagai sistem senjata presisi untuk menghancurkan target bernilai tinggi dari jarak jauh.

Rudal balistik taktis (ITBM) pertama milik TNI, KHAN ITBM-600, yang dipesan dari Turki dilaporkan telah tiba di tanah air. Rudal ini langsung ditempatkan di daerah perbatasan dengan Malaysia. [defencesecurityasia]
Rudal balistik taktis (ITBM) pertama milik TNI, KHAN ITBM-600, yang dipesan dari Turki dilaporkan telah tiba di tanah air. Rudal ini langsung ditempatkan di daerah perbatasan dengan Malaysia. [defencesecurityasia]

Diusung oleh kendaraan peluncur Tatra 8x8 yang memiliki mobilitas tinggi, sistem ini menganut doktrin "shoot-and-scoot" (tembak dan kabur).

Dengan demikian, rudal balistik ini mampu melepaskan serangan, lalu dengan cepat berpindah posisi untuk menghindari serangan balasan.

Mempunyai spesifikasi teknis yang impresif, KHAN mampu menjangkau target hingga 280 kilometer.

Akurasinya dipastikan sangat tinggi, dengan tingkat kesalahan di bawah 10 meter (CEP).

Itu berkat sistem navigasi gabungan berbasis satelit (GPS, GLONASS) dan pemandu inersia (INS), yang membuatnya tetap presisi bahkan di area dengan gangguan sinyal elektronik yang kuat.

Dengan bobot total sekitar 2.500 kilogram dan diameter 610 milimeter, rudal ini membawa hulu ledak fragmentasi seberat 470 kilogram.

Kekuatan destruktif sebesar ini dirancang untuk melumpuhkan infrastruktur strategis musuh seperti pusat komando, fasilitas logistik, pangkalan udara, sistem radar, atau bunker pertahanan.

Posisi Strategis dan Implikasi Regional

Penempatan sistem rudal KHAN di Tenggarong, Kalimantan Timur, atau perbatasan RI-Malaysia bukanlah sebuah kebetulan.

Keputusan ini merupakan langkah strategis yang telah diperhitungkan dengan cermat.

Dari lokasinya di Yonarmed 18, jarak ke wilayah Malaysia Timur seperti Tawau di Sabah hanya berkisar antara 300 hingga 350 kilometer.

Dengan jangkauan efektif KHAN sejauh 280 kilometer, hampir seluruh wilayah strategis di perbatasan dapat berada dalam payung perlindungan sekaligus jangkauan serang TNI.

Ini mengirimkan sinyal pencegahan (deterrence) yang sangat jelas terhadap potensi ancaman lintas batas.

Menurut analisis Defence Security Asia, kehadiran KHAN menandai perubahan paradigma pertahanan Indonesia dari postur defensif tradisional menjadi strategi yang lebih proaktif dan memiliki kemampuan ofensif terbatas.

Akuisisi ini diperkirakan akan memicu perlombaan modernisasi di kawasan, di mana negara tetangga seperti Malaysia, Vietnam, Filipina, dan Thailand kemungkinan akan merasa perlu untuk meningkatkan kapabilitas rudal mereka agar tidak tertinggal.

Langkah modernisasi ini sejalan dengan visi Presiden Prabowo Subianto, yang saat menjabat sebagai Menteri Pertahanan pada 2022, aktif mendorong kerja sama strategis dengan Turki.

Prabowo berharap kolaborasi ini, baik melalui skema Government to Government (G to G) maupun Business to Business (B to B), tidak hanya memperkuat alutsista TNI tetapi juga meningkatkan kapasitas industri pertahanan dalam negeri untuk merespons dinamika keamanan global yang semakin tidak dapat diprediksi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pandji Pragiwaksono Mendadak Puji Kebijakan Presiden Prabowo, Netizen: Bismillah CEO BUMN

Pandji Pragiwaksono Mendadak Puji Kebijakan Presiden Prabowo, Netizen: Bismillah CEO BUMN

Entertainment | Rabu, 06 Agustus 2025 | 17:40 WIB

Jeritan Pilu Prajurit TNI AD: Gaji Dipotong 80 Persen Demi Rumah Wajib Era Dudung, DPR Turun Tangan

Jeritan Pilu Prajurit TNI AD: Gaji Dipotong 80 Persen Demi Rumah Wajib Era Dudung, DPR Turun Tangan

News | Selasa, 05 Agustus 2025 | 19:05 WIB

Diancam Pindah ke Papua: Jerit Prajurit TNI AD Terpaksa Kredit Mahal 'Rumah Hantu Jenderal Dudung'

Diancam Pindah ke Papua: Jerit Prajurit TNI AD Terpaksa Kredit Mahal 'Rumah Hantu Jenderal Dudung'

News | Selasa, 05 Agustus 2025 | 14:48 WIB

Teka-teki Isu Penggeledahan Rumah Jampidsus: Polda Membantah, TNI Menjaga Ketat

Teka-teki Isu Penggeledahan Rumah Jampidsus: Polda Membantah, TNI Menjaga Ketat

News | Selasa, 05 Agustus 2025 | 14:15 WIB

Wawancara Khusus Jenderal Dudung: Buka-Bukaan Kontroversi KPR Prajurit TNI AD Rp586,5 Miliar

Wawancara Khusus Jenderal Dudung: Buka-Bukaan Kontroversi KPR Prajurit TNI AD Rp586,5 Miliar

wawancara | Selasa, 05 Agustus 2025 | 12:30 WIB

Di Balik Janji Manis Rumah Dinas: Mengungkap Jeratan Utang yang Menghantui Prajurit TNI

Di Balik Janji Manis Rumah Dinas: Mengungkap Jeratan Utang yang Menghantui Prajurit TNI

Video | Selasa, 05 Agustus 2025 | 11:05 WIB

Dalih TNI Jaga Ketat Rumah Jampidsus Febrie Adriansyah

Dalih TNI Jaga Ketat Rumah Jampidsus Febrie Adriansyah

News | Senin, 04 Agustus 2025 | 18:11 WIB

Terkini

Kasus Penyadapan Ilegal Jadi Alarm, DPR Bakal Perketat Kewenangan Penyadapan

Kasus Penyadapan Ilegal Jadi Alarm, DPR Bakal Perketat Kewenangan Penyadapan

News | Kamis, 05 November 2026 | 21:22 WIB

Bidpropam Polda Jabar Turun Tangan Usut Dugaan Pelanggaran di Polres Sukabumi

Bidpropam Polda Jabar Turun Tangan Usut Dugaan Pelanggaran di Polres Sukabumi

Jabar | Kamis, 05 November 2026 | 21:17 WIB

Presiden Kena Sadap, Pemerintah Didesak Perketat Regulasi Hingga Pengawasan Penyadapan

Presiden Kena Sadap, Pemerintah Didesak Perketat Regulasi Hingga Pengawasan Penyadapan

News | Kamis, 05 November 2026 | 21:15 WIB

Kakorlantas dan Astamaops Polri Cek 3 Pelabuhan di Cilegon, Pastikan Kesiapan Pengamanan Nataru

Kakorlantas dan Astamaops Polri Cek 3 Pelabuhan di Cilegon, Pastikan Kesiapan Pengamanan Nataru

Banten | Kamis, 05 November 2026 | 21:08 WIB

Izin Penyadapan Ilegal hingga Penghapusan Data, Irjen Slamet Uliandi Terancam 10 Tahun Penjara

Izin Penyadapan Ilegal hingga Penghapusan Data, Irjen Slamet Uliandi Terancam 10 Tahun Penjara

News | Kamis, 05 November 2026 | 21:00 WIB

Bye Kusam dan PIH! 4 Moisturizer Alpha Arbutin Cuma di Bawah Rp50 Ribuan

Bye Kusam dan PIH! 4 Moisturizer Alpha Arbutin Cuma di Bawah Rp50 Ribuan

Your Say | Kamis, 05 November 2026 | 21:00 WIB

7 Arti Mimpi Kecelakaan Mobil atau Motor Tapi Selamat

7 Arti Mimpi Kecelakaan Mobil atau Motor Tapi Selamat

Lifestyle | Kamis, 05 November 2026 | 20:55 WIB

Seskab Teddy Dikabarkan Diperiksa POM TNI, Soal Penyadapan Prabowo?

Seskab Teddy Dikabarkan Diperiksa POM TNI, Soal Penyadapan Prabowo?

News | Kamis, 05 November 2026 | 20:54 WIB

Ramai Isu Book Shaming: Saatnya Pembaca Bedakan Kritik Karya dengan Hinaan

Ramai Isu Book Shaming: Saatnya Pembaca Bedakan Kritik Karya dengan Hinaan

Your Say | Kamis, 05 November 2026 | 20:45 WIB

Pemerintah Desak Bank MNC Penuhi Hak Nasabah

Pemerintah Desak Bank MNC Penuhi Hak Nasabah

Bisnis | Kamis, 05 November 2026 | 20:43 WIB

×