Lompatan Strategis Pertahanan, Indonesia Diam-diam Operasikan Rudal Balistik Khan dari Turki

Erick Tanjung | Yaumal Asri Adi Hutasuhut | Suara.com

Kamis, 07 Agustus 2025 | 15:41 WIB
Lompatan Strategis Pertahanan, Indonesia Diam-diam Operasikan Rudal Balistik Khan dari Turki
Ilustrasi rudal balistik. [KCNA VIA KNS/AFP]

Suara.com - Indonesia dilaporkan telah membuat sebuah lompatan strategis dalam postur pertahanannya dengan menjadi negara pertama di Asia Tenggara yang mengoperasikan sistem rudal balistik taktis (ITBM) Khan.

Senjata strategis buatan raksasa pertahanan Turki, Roketsan, ini disinyalir telah ditempatkan di Kalimantan Timur. Sebuah manuver yang secara signifikan meningkatkan kemampuan deterens militer Indonesia di kawasan.

Kabar yang beredar kencang di kalangan pemerhati pertahanan menyebutkan, sistem rudal Khan ITBM-600 telah aktif di Markas Batalyon Artileri Medan ke-18 (Yonarmed 18/Buritkang), Tenggarong, sejak 1 Agustus 2025.

Lokasi ini dinilai sangat strategis karena berdekatan dengan Ibu Kota Nusantara (IKN). Namun, Kementerian Pertahanan hingga kini masih enggan memberikan konfirmasi resmi.

Saat dimintai keterangan, Kepala Biro Hubungan Masyarakat Kementerian Pertahanan, Brigadir Jenderal TNI Frega Wenas Inkiriwang, memberikan jawaban yang sangat hati-hati.

"Sementara saya belum monitor terkait isu ini," ujar Frega saat dihubungi Suara.com, pada Kamis, 7 Agustus 2025.

Sikap non-komittal dari Kemhan ini kontras dengan informasi detail yang telah beredar.

Kabar mengenai kedatangan rudal Khan ini pertama kali diungkap oleh platform pertahanan Sahabat Keris, yang kemudian dikutip oleh berbagai media pertahanan regional, termasuk Defence Security Asia.

Akuisisi sistem rudal Khan ini bukan sekadar penambahan alutsista biasa. Kehadirannya menjadikan Tentara Nasional Indonesia (TNI) sebagai satu-satunya kekuatan militer di Asia Tenggara yang memiliki kapabilitas serangan darat presisi jarak jauh yang diluncurkan dari darat.

Kemampuan ini sering disebut sebagai second-strike capability—kemampuan untuk melancarkan serangan balasan yang mematikan meskipun diserang terlebih dahulu, sebuah faktor penggentar (deterrent) yang sangat kuat.

Penempatan sistem rudal ini di Kalimantan Timur juga dinilai memiliki makna strategis ganda.

Selain memperkuat pertahanan terluar di wilayah tengah Indonesia, langkah ini secara jelas menunjukkan keseriusan pemerintah dalam membangun payung pertahanan berlapis untuk Ibu Kota Nusantara.

Meskipun Istana dan Kementerian Pertahanan masih bungkam, kehadiran rudal Khan di tanah air secara fundamental mengubah postur pertahanan Indonesia dan peta kekuatan militer di kawasan.

Publik kini menanti pernyataan resmi pemerintah mengenai salah satu modernisasi alutsista paling signifikan dalam sejarah militer Indonesia modern.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Connie Rahakundini Sebut Puan Maharani Cocok Gantikan Posisi Gibran

Connie Rahakundini Sebut Puan Maharani Cocok Gantikan Posisi Gibran

News | Kamis, 07 Agustus 2025 | 15:27 WIB

Presiden Prabowo akan Umumkan Nama Wakil Panglima Tinggi TNI Minggu Ini! Apa Tugas dan Wewenangnya?

Presiden Prabowo akan Umumkan Nama Wakil Panglima Tinggi TNI Minggu Ini! Apa Tugas dan Wewenangnya?

News | Kamis, 07 Agustus 2025 | 08:30 WIB

Mengupas Taring Baru TNI: Spesifikasi Gahar Rudal KHAN Turki yang Kini 'Jaga' Kalimantan

Mengupas Taring Baru TNI: Spesifikasi Gahar Rudal KHAN Turki yang Kini 'Jaga' Kalimantan

News | Rabu, 06 Agustus 2025 | 20:18 WIB

Terkini

Bulog Pastikan Beras SPHP Tetap Terjangkau untuk Masyarakat

Bulog Pastikan Beras SPHP Tetap Terjangkau untuk Masyarakat

News | Senin, 18 Mei 2026 | 23:19 WIB

Kapal Berisi Jurnalis dan Relawan Indonesia Dibajak, Kemlu Kecam Keras Militer Israel

Kapal Berisi Jurnalis dan Relawan Indonesia Dibajak, Kemlu Kecam Keras Militer Israel

News | Senin, 18 Mei 2026 | 23:14 WIB

Mensos Gus Ipul Minta Penjangkauan Calon Siswa Sekolah Rakyat Tepat Sasaran

Mensos Gus Ipul Minta Penjangkauan Calon Siswa Sekolah Rakyat Tepat Sasaran

News | Senin, 18 Mei 2026 | 23:14 WIB

Menjaga Protein dari Hulu, Misi SPHP Jagung Meredam Gejolak Harga Telur

Menjaga Protein dari Hulu, Misi SPHP Jagung Meredam Gejolak Harga Telur

News | Senin, 18 Mei 2026 | 23:11 WIB

Tak Terima Dituntut 5 Tahun Penjara, Noel Ebenezer: KPK Harus Taubat Nasuha

Tak Terima Dituntut 5 Tahun Penjara, Noel Ebenezer: KPK Harus Taubat Nasuha

News | Senin, 18 Mei 2026 | 23:09 WIB

Raksasa Sawit PT Musim Mas Jadi Tersangka Perusakan Lingkungan, Kerugian Capai Rp187 Miliar

Raksasa Sawit PT Musim Mas Jadi Tersangka Perusakan Lingkungan, Kerugian Capai Rp187 Miliar

News | Senin, 18 Mei 2026 | 21:18 WIB

9 WNI Hilang Kontak Usai Diintersep Israel, GPCI Langsung Siagakan 3 KJRI untuk Evakuasi

9 WNI Hilang Kontak Usai Diintersep Israel, GPCI Langsung Siagakan 3 KJRI untuk Evakuasi

News | Senin, 18 Mei 2026 | 21:16 WIB

DPR Desak Kemenhub Awasi Ketat Fuel Surcharge, Jangan Sampai Harga Tiket Ugal-ugalan

DPR Desak Kemenhub Awasi Ketat Fuel Surcharge, Jangan Sampai Harga Tiket Ugal-ugalan

News | Senin, 18 Mei 2026 | 21:10 WIB

Dirjen Binwasnaker K3 Dituntut 4,5 Tahun, Sultan Kemnaker 6 Tahun Penjara

Dirjen Binwasnaker K3 Dituntut 4,5 Tahun, Sultan Kemnaker 6 Tahun Penjara

News | Senin, 18 Mei 2026 | 21:08 WIB

Pramono Anung Resmikan Integrasi CCTV Jakarta, Targetkan 24 Ribu Titik Pantau

Pramono Anung Resmikan Integrasi CCTV Jakarta, Targetkan 24 Ribu Titik Pantau

News | Senin, 18 Mei 2026 | 20:40 WIB