Profil Satori, DPR Fraksi Nasdem yang Diduga Terlibat Korupsi Dana Sosial

M Nurhadi

Jum'at, 08 Agustus 2025 | 13:01 WIB
Profil Satori, DPR Fraksi Nasdem yang Diduga Terlibat Korupsi Dana Sosial
Anggota DPR RI fraksi Partai NasDem, Satori. (Suara.com/Dea)

Suara.com - Profil Satori, anggota DPR Komisi XI periode 2019 – 2024 yang jadi tersangka dugaan  gratifikasi dan tindak pidana pencucian uang (TPPU), terkait penggunaan dana corporate social responsibility (CSR) dari Bank Indonesia (BI) dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) kini disorot kendati belum ada pengumuman resmi terkait total kerugiannya.

Satori diduga mengalirkan dana panas itu ke partai politik. Dia diketahui merupakan kader Partai Nasional Demokrat (Nasdem). Dari akun Instagram @satori_official8, kini politikus itu berpindah sebagai Anggota Komisi VIII dan Badan Anggaran Fraksi Partai Nasdem DPR RI Daerah Pemilihan Jawa Barat VIII meliputi Kabupaten dan Kota Cirebon serta Kabupaten Indramayu.

Pelaksana tugas (Plt) Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK Asep Guntur Rahayu mengatakan, pihaknya akan akan menggali apakah ada hubungannya perkara ini dengan partai politik.

"Ada hubungannya dengan partai politiknya? Apakah diperintahkan oleh partai politiknya? Kemudian apakah juga ini disetor dan lain-lain? Itu yang sampai saat ini, ini kan baru titik awal ya, titik awal kita akan memperdalam dalam penanganan perkara ini," kata Asep di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Kamis (7/8/2025) malam.

Dalam kasus ini, KPK juga menggunakan pasal TPPU sehingga lembaga antirasuah itu mengaku akan menelusuri ke mana saja aliran uang dalam kasus ini. "Kemana aliran uang itu bergerak, kita akan selusuri ke tempat-tempat misalkan pribadi, private, dibelikan untuk aset pribadi, ya kita akan cari dan kita akan sita," ujar Asep. Status tersangka atas kasus yang sama juga dikenakan kepada Heri Gunawan yang merupakan anggota DPR Fraksi Gerindra.

Profil Satori

Satori merupakan putra asli Cirebon. Karier politiknya juga dimulai dari kabupaten di pinggir Pantura Jawa Barat ini sebagai anggota DPRD Kabupaten Cirebon (2009 – 2014), DPRD Provinsi Jawa Barat (2014 – 2019), dan terakhir melenggang ke Senayan untuk duduk di kursi DPR RI.

Meskipun karier politiknya terlihat mulus, perjalanan hidup Satori ternyata harus melewati batu terjal. Selepas lulus dari SMA Negeri Palimanan Cirebon, dirinya harus mengubur mimpi melanjutkan kuliah karena alasan ekonomi. Selanjutnya, Satori menekuni sejumlah pekerjaan sebagai buruh kasar hingga pekerja pabrik. Sikapnya yang gigih dan pantang menyerah akhirnya membawanya ke bangku kuliah pada 2008. Dia berhasil meraih gelar Sarjana Pendidikan di bidang Pendidikan Agama Islam dari STAI Cirebon (2008–2011), dan kemudian memperdalam ilmu manajemen dengan menyelesaikan program Magister Manajemen di Sekolah Tinggi Manajemen Jakarta dalam rentang 2011–2013.

Kekayaan Satori

baca juga

Satori melaporkan harta kekayaan sebagai anggota DPR dalam e-LHKPN pada 22 Maret 2024. Total harta kekayaannya Rp9,4 miliar. Sejumlah Rp8 miliar di antaranya terdiri dari tanah dan bangunan yang berlokasi di Kabupaten/ Kota Cirebon. Sisanya Rp525 juta merupakan aset kendaraan bermotor termasuk dua mobil yakni Toyota Fortuner dan Toyota Innova. Satori juga memiliki harta bergerak lain senilai Rp7 juta dan kas dan setara kas Rp184 juta.

Diberitakan sebelumnya, Satori dan Heri Gunawan mulai diperiksa sejak Desember 2024 terkait penyaluran dana CSR Bank Indonesia. Usai diperiksa, terungkap bahwa BI menyalurkan dana CSR-nya melalui Komisi XI. Menanggapi itu, Kepala Kepala Departemen Komunikasi BI Ramdan Denny Prakoso mengatakan PSBI adalah program sosial yang dilakukan secara sistematis dan terencana melalui aktivitas  pemberdayaan masyarakat dan kepedulian sosial.

Menurutnya proses  pemberian PSBI senantiasa dilakukan sesuai tata kelola/ketentuan yang benar, mencakup tahap perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi dengan menjunjung tinggi prinsip keterbukaan, akuntabilitas, dan kemanfaatan.

Kontributor : Nadia Lutfiana Mawarni

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Akhir Tahun, QRIS Bisa Digunakan di China

Akhir Tahun, QRIS Bisa Digunakan di China

Bisnis | Jum'at, 08 Agustus 2025 | 11:59 WIB

Terungkap! Ini Kelompok Usia dan Golongan Pengeluaran Paling Pede dengan Ekonomi RI Saat Ini

Terungkap! Ini Kelompok Usia dan Golongan Pengeluaran Paling Pede dengan Ekonomi RI Saat Ini

Bisnis | Jum'at, 08 Agustus 2025 | 11:28 WIB

Sinyal Bahaya dari Abraham Samad: Eks Menag Yaqut Terseret Pusaran Korupsi Dana Haji?

Sinyal Bahaya dari Abraham Samad: Eks Menag Yaqut Terseret Pusaran Korupsi Dana Haji?

News | Jum'at, 08 Agustus 2025 | 10:57 WIB

Dua Anggota DPR Jadi Tersangka TPPU Dana CSR, KPK: Kita Susuri Sampai ke Partai Politik!

Dua Anggota DPR Jadi Tersangka TPPU Dana CSR, KPK: Kita Susuri Sampai ke Partai Politik!

News | Jum'at, 08 Agustus 2025 | 09:33 WIB

BI: Pertumbuhan Uang Primer Melambat Jadi Rp 1.925,4 Triliun

BI: Pertumbuhan Uang Primer Melambat Jadi Rp 1.925,4 Triliun

Bisnis | Jum'at, 08 Agustus 2025 | 07:46 WIB

Babak Akhir Penyelidikan Kasus Kuota Haji di KPK, Siapa Tersangka?

Babak Akhir Penyelidikan Kasus Kuota Haji di KPK, Siapa Tersangka?

News | Jum'at, 08 Agustus 2025 | 07:37 WIB

Terkini

Prabowo Pantau Kasus 3 Peserta SPPI Tewas saat Latsarmil, Pemerintah Siapkan Evaluasi

Prabowo Pantau Kasus 3 Peserta SPPI Tewas saat Latsarmil, Pemerintah Siapkan Evaluasi

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 14:38 WIB

Cegah Badai PHK Akibat Harga Gas, Dasco Pastikan Pemerintah Berpihak pada Buruh

Cegah Badai PHK Akibat Harga Gas, Dasco Pastikan Pemerintah Berpihak pada Buruh

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 14:27 WIB

Dulu Dicibir Kini Dipuji, Kepercayaan Publik ke Polri Tembus 82,4 Persen di Survei Kompas

Dulu Dicibir Kini Dipuji, Kepercayaan Publik ke Polri Tembus 82,4 Persen di Survei Kompas

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 14:22 WIB

Detik-detik Gempa Venezuela Mengguncang Pesawat di Bandara Simon Bolivar

Detik-detik Gempa Venezuela Mengguncang Pesawat di Bandara Simon Bolivar

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 14:20 WIB

Pendanaan MBG Dinilai Langgar Konstitusi, BEM UI Ajukan Amicus Curiae ke MK

Pendanaan MBG Dinilai Langgar Konstitusi, BEM UI Ajukan Amicus Curiae ke MK

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 14:17 WIB

BPKH Buka Rekrutmen Terbuka 2026: Sediakan 9 Posisi Strategis, Cek Syaratnya di Sini

BPKH Buka Rekrutmen Terbuka 2026: Sediakan 9 Posisi Strategis, Cek Syaratnya di Sini

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 14:16 WIB

Resmi! Brigjen Yulius Audie Sonny Latuheru Jabat Kapolda Papua Barat, Ini Sosoknya

Resmi! Brigjen Yulius Audie Sonny Latuheru Jabat Kapolda Papua Barat, Ini Sosoknya

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 14:04 WIB

Jokowi Disebut Bawa Misi Dukung Prabowo-Gibran Dua Periode, Apa Kata Istana?

Jokowi Disebut Bawa Misi Dukung Prabowo-Gibran Dua Periode, Apa Kata Istana?

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 14:00 WIB

Tilap Rp7,6 Miliar, Duo Penipu Haji Mujamalah VIP Diringkus Sebelum Kabur ke Luar Negeri

Tilap Rp7,6 Miliar, Duo Penipu Haji Mujamalah VIP Diringkus Sebelum Kabur ke Luar Negeri

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 13:55 WIB

KPK Limpahkan Perkara Tersangka Terakhir Kasus Suap Impor di Bea Cukai ke Tahap Penuntutan

KPK Limpahkan Perkara Tersangka Terakhir Kasus Suap Impor di Bea Cukai ke Tahap Penuntutan

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 13:51 WIB