Reaksi Pemerintah Soal Bendera One Piece Dinilai Lebay, Kang Maman: Takut Pada Simbol?

Budi Arista Romadhoni

Senin, 11 Agustus 2025 | 12:11 WIB
Reaksi Pemerintah Soal Bendera One Piece Dinilai Lebay, Kang Maman: Takut Pada Simbol?
Ilustrasi bendera yang dilarang berkibar di Indonesia - Bendera One Piece

Suara.com - Fenomena viral pemasangan bendera bajak laut 'Topi Jerami' dari anime One Piece yang marak di berbagai daerah memantik perdebatan panas.

Alih-alih dilihat sebagai ekspresi budaya pop, respons pemerintah yang cenderung represif justru dinilai berlebihan dan salah sasaran. Sejumlah aparat bahkan kedapatan mencopot paksa bendera tersebut dari rumah warga.

Menanggapi hal ini, budayawan Maman Suherman, atau akrab disapa Kang Maman, mengkritik keras sikap pemerintah.

Dalam perbincangannya di podcast Hendri Satrio Official, ia menyebut reaksi tersebut tidak hanya berlebihan, tetapi juga menunjukkan ketakutan yang tidak beralasan terhadap sebuah simbol.

“Pemerintah itu terlalu sensitif dan saya pikir berlebihan. Reaksi pemerintah itu berlebihan. Jadi, kalau ada yang pasang bendera One Piece, pemerintah jangan langsung panik,” ujar Kang Maman dikutip dari YouTube pada Senin (11/8/2025).

Menurutnya, pemerintah gagal menangkap pesan subtil di balik bendera tersebut. One Piece, bagi banyak penggemarnya, bukanlah sekadar tontonan, melainkan sebuah narasi perlawanan.

“Menurut saya ini adalah refleksi dari sebuah narasi. Bahwa One Piece itu adalah perlawanan terhadap tirani, perlawanan terhadap elit-elit yang korup, perlawanan terhadap sistem yang tidak berpihak kepada rakyat,” jelasnya.

Maman Suherman atau Kang Maman [Suara.com/Revi C Rantung]
Maman Suherman atau Kang Maman [Suara.com/Revi C Rantung]

Oleh karena itu, ketika pemerintah bereaksi keras, muncul pertanyaan mendasar. “Kalau kita takut pada simbol, berarti kita ini ada di posisi yang ditakuti oleh simbol itu,” sentil Kang Maman.

Host podcast, Hendri Satrio, menyoroti trauma yang bisa ditimbulkan dari tindakan aparat di lapangan. Ia membandingkan perlakuan terhadap bendera One Piece dengan bendera partai politik yang bebas terpasang.

baca juga

“Masyarakat kita itu trauma oleh tindakan pemerintah. Orang pasang bendera partai, nggak diambil. Orang pasang bendera ini diambil. Sampai ada yang lapor, 'saya sampai didatangi ke rumah'. Itu kan satu hal yang, ya sudahlah, di sini kita enggak mau lah ada trauma-trauma seperti itu,” kata Hendri.

Hendri juga menyoroti inkonsistensi sikap pemerintah. Ia mengingatkan publik pada momen kampanye pilpres, di mana simbol One Piece justru digunakan untuk menarik simpati.

“Justifikasinya kan gini Kang Maman, Pak Kyai Ma'ruf Amin waktu itu pas kampanye, pakai pin One Piece. Loh, kenapa sekarang tiba-tiba jadi begitu sensitif sekali?” tanyanya.

Para pengibar bendera ini pun, menurut Hendri, sebenarnya sudah menunjukkan itikad baik dan paham aturan.

“Saya kira teman-teman yang masang bendera ini juga berhati-hati, mereka bilang 'kan bendera ini tidak lebih tinggi daripada bendera Merah Putih'. Saya juga melihat itu, bahkan ada yang masang di depan rumahnya, ada bendera Merah Putih, ada bendera One Piece, tapi tetap bendera Merah Putih yang paling tinggi.”

Kang Maman menegaskan, pemerintah seharusnya tidak perlu membawa-bawa nama negara saat merasa terancam oleh kritik. Menurutnya, ancaman sesungguhnya bukanlah bendera fiksi, melainkan korupsi yang menggerogoti bangsa.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ungkit Pin One Piece Gibran, Kang Mamang Sindir Pemerintah: Kalau Gak Merasa Lalim Ngapain Ribut?

Ungkit Pin One Piece Gibran, Kang Mamang Sindir Pemerintah: Kalau Gak Merasa Lalim Ngapain Ribut?

News | Senin, 11 Agustus 2025 | 11:38 WIB

Resmi Lanjut Season 3, One Piece Live-Action akan Syuting di Afrika Selatan

Resmi Lanjut Season 3, One Piece Live-Action akan Syuting di Afrika Selatan

Your Say | Senin, 11 Agustus 2025 | 11:21 WIB

Geger Bendera One Piece di Puncak Lawu Jelang 17 Agustus, Benarkah Simbol Protes? Ini Faktanya

Geger Bendera One Piece di Puncak Lawu Jelang 17 Agustus, Benarkah Simbol Protes? Ini Faktanya

News | Senin, 11 Agustus 2025 | 11:02 WIB

Terkini

Penderita TBC Bakal Terima MBG? Begini Penjelasan Menkes

Penderita TBC Bakal Terima MBG? Begini Penjelasan Menkes

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 17:32 WIB

'Kalau Cemas Mending Berbenah!' PSI Semprot Balik PDIP Soal Dukungan Prabowo-Gibran Dua Periode

'Kalau Cemas Mending Berbenah!' PSI Semprot Balik PDIP Soal Dukungan Prabowo-Gibran Dua Periode

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 17:29 WIB

Prabowo Sentil Penolak MBG, Pakar Pertanyakan Apakah Betul Menyasar Anak Kelaparan?

Prabowo Sentil Penolak MBG, Pakar Pertanyakan Apakah Betul Menyasar Anak Kelaparan?

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 17:25 WIB

Dua Gempa Besar Hantam Venezuela dalam 39 Detik: Mengapa Negara Itu Rawan Terhadap Gempa?

Dua Gempa Besar Hantam Venezuela dalam 39 Detik: Mengapa Negara Itu Rawan Terhadap Gempa?

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 17:22 WIB

Khawatir Cucu Diintai, Eks Waka BGN Sony Sonjaya Minta LPSK Lindungi Keluarganya

Khawatir Cucu Diintai, Eks Waka BGN Sony Sonjaya Minta LPSK Lindungi Keluarganya

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 17:21 WIB

Hasto Singgung Mahasiswa UBK dan Gibran saat Menjawab Tuduhan PDIP Dalang Demo

Hasto Singgung Mahasiswa UBK dan Gibran saat Menjawab Tuduhan PDIP Dalang Demo

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 17:18 WIB

Cuma di Indonesia TNI Turun ke Sawah, DPR Bela Prabowo: Tentu Jadi Kebanggaan

Cuma di Indonesia TNI Turun ke Sawah, DPR Bela Prabowo: Tentu Jadi Kebanggaan

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 17:15 WIB

Kemensos Pastikan Sekolah Rakyat Siap Gelar MPLS Serentak Mulai 14 Juli 2026

Kemensos Pastikan Sekolah Rakyat Siap Gelar MPLS Serentak Mulai 14 Juli 2026

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 17:05 WIB

Banten Media Hub 2026 Dorong Keberlanjutan Media Lokal di Tengah Perubahan Digital

Banten Media Hub 2026 Dorong Keberlanjutan Media Lokal di Tengah Perubahan Digital

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 17:01 WIB

Krisna Murti Bandingkan Sony Sanjaya dengan Bharada E: Pelaku Penembakan Saja Dapat JC

Krisna Murti Bandingkan Sony Sanjaya dengan Bharada E: Pelaku Penembakan Saja Dapat JC

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 16:43 WIB