Megawati Tolak Masuk Kabinet Prabowo, Selamat Ginting : Jelas Ini Pragmatisme Politik

Eviera Paramita Sandi | Suara.com

Selasa, 12 Agustus 2025 | 16:35 WIB
Megawati Tolak Masuk Kabinet Prabowo, Selamat Ginting : Jelas Ini Pragmatisme Politik
Presiden Prabowo Subianto dan Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri. (Instagram)

Suara.com - Gerilyawan Pejuang Kemerdekaan Republik Indonesia, Selamat Ginting buka suara soal PDIP yang menolak untuk masuk ke dalam kabinet pemerintahan.

Tanpa menebak buntutnya seperti apa, menurut Ginting Presiden Prabowo memberi Amnesti pada Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto karena berupaya untuk membangun hubungan baik dengan PDIP.

“Jadi Amnesti untuk Hasto Kristiyanto yang bisa dibilang orang kesayangannya Megawati, nyaris 12 tahun Hasto ini jadi sekjen. Tentu saja ini bisa dianggap sebagai Upaya Presiden Prabowo Subianto membangun hubungan baik dengan PDIP,” ujar Ginting, dikutip dari youtube Refly Harun, Selasa (12/8/25).

“Dimana PDIP adalah Partai yang mempunyai Sejarah Panjang di republik ini dihitung sejak 1927,” tambahnya.

Meskipun PDIP menolak untuk masuk ke dalam kabinet pemerintahan mendatang, namun Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri tetap menunjukkan respons yang positif.

Buntut dari pemberian Amnesti terhadap Hasto, Megawati menganjurkan partainya untuk mendukung pemerintahan Prabowo.

“Nah partai yang dipimpin Megawati ini akan melihat bahwa ini adalah sebuah tawaran atau putusan itu (Amnesti) adalah tawaran untuk memperkuat koalisi pemerintahan dan meningkatkan stabilitas politik,” urainya.

“Buktinya, setelah ada Keputusan Presiden Prabowo terhadap Hasto Kristiyanto dengan pemberian Amnesti, maka Megawati mendorong atau menganjurkan partainya untuk mendukung pemerintahan Prabowo Subianto,” sambungnya.

Menurut Ginting, keputusan Prabowo memberi Amnesti bukanlah keputusan yang sepele, melainkan sudah melalui proses konsultasi.

“Dalam konteks ini penting untuk memahami bahwa keputusan ini telah melalui proses konsultasi terlebih dahulu dengan DPR yang kebetulan dipimpin oleh Puan Maharani, dan mengacu pada Undang – Undang Dasar 45 serta Undang – Undang Darurat nomor 11 Tahun 54,” urainya.

Ginting menilai jika dilihat dari konteks konstalasi politik di Indonesia, PDIP menjadi partai abu -abu, lantaran menolak oposisi namun menjadi penyeimbang untuk tetap mendukung pemerintahan Prabowo.

“Di sini kalau kita lihat, PDIP sebagai partai pemenang pemilu 2024 memilih menjadi penyeimbang, bukan oposisi bagi pemerintahan Prabowo,” ujarnya.

“Tentu saja kalau kita melihat dari konteks konstalasi politik di Indonesia, PDIP tentu saja tidak bersedia menjadi oposisi yang seperti diharapkan pihak – pihak lain. Ini kan menjadi partai abu - abu, dengan tidak menjadi oposisi maka stabilitas politik diharapkan dapat terjaga karena PDIP sebagai partai pemenang pemilu memilih untuk bekerja sama dengan pemerintahan bukan menentangnya,” tambahnya.

Ginting mengatakan bahwa Langkah PDIP ini kedepannya akan membuka peluang terjadinya koalisi besar.

“Ini kemudian akan membuka semacam koalisi besar, Langkah PDIP ini membuka peluang terjadinya koalisi besar, antara partai partai politik utama,” ucapnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Viral Momen Gibran Lewati Bahlil Tanpa Salaman, Ketua Golkar Buka Suara: Saya...

Viral Momen Gibran Lewati Bahlil Tanpa Salaman, Ketua Golkar Buka Suara: Saya...

News | Selasa, 12 Agustus 2025 | 16:25 WIB

Drama Tom Lembong Berakhir: Kejagung Kembalikan Barang Bukti, Abolisi Prabowo Resmi Berlaku

Drama Tom Lembong Berakhir: Kejagung Kembalikan Barang Bukti, Abolisi Prabowo Resmi Berlaku

News | Selasa, 12 Agustus 2025 | 16:15 WIB

Misteri Jabatan Sekjen PDIP, Publik Diminta Tunggu Kejutan dari Megawati

Misteri Jabatan Sekjen PDIP, Publik Diminta Tunggu Kejutan dari Megawati

News | Selasa, 12 Agustus 2025 | 14:53 WIB

Terkini

Resmi! Nadiem Makarim Jadi Tahanan Rumah

Resmi! Nadiem Makarim Jadi Tahanan Rumah

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 00:19 WIB

DPRD DKI Segel Parkir Ilegal Blok M Square

DPRD DKI Segel Parkir Ilegal Blok M Square

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 00:16 WIB

Nadiem Tegaskan Tanda Tangan Pengadaan Laptop Ada di Level Dirjen Kemendikbudristek

Nadiem Tegaskan Tanda Tangan Pengadaan Laptop Ada di Level Dirjen Kemendikbudristek

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 00:13 WIB

Periksa Plt Walkot Madiun, KPK Dalami Permintaan Dana CSR Hingga Ancaman ke Pihak Swasta

Periksa Plt Walkot Madiun, KPK Dalami Permintaan Dana CSR Hingga Ancaman ke Pihak Swasta

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 00:09 WIB

Buntut Investasi Google ke PT AKAB, Nadiem Disebut Paksakan Penggunaan Chromebook

Buntut Investasi Google ke PT AKAB, Nadiem Disebut Paksakan Penggunaan Chromebook

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 00:04 WIB

Oditur Militer akan Sambangi Andrie Yunus di RSCM?

Oditur Militer akan Sambangi Andrie Yunus di RSCM?

News | Senin, 11 Mei 2026 | 21:10 WIB

Sinergi Kemensos Bersama BPS dan DEN Perkuat Digitalisasi Bansos Berbasis DTSEN

Sinergi Kemensos Bersama BPS dan DEN Perkuat Digitalisasi Bansos Berbasis DTSEN

News | Senin, 11 Mei 2026 | 21:06 WIB

Kebijakan Libur Sekolah Lebih Awal Saat Piala Dunia 2026 di Meksiko Tuai Protes Keras Orang Tua

Kebijakan Libur Sekolah Lebih Awal Saat Piala Dunia 2026 di Meksiko Tuai Protes Keras Orang Tua

News | Senin, 11 Mei 2026 | 21:05 WIB

Fatma Saifullah Yusuf Ajak Siswa SRMA 21 Surabaya Ciptakan Lingkungan Bebas Bullying

Fatma Saifullah Yusuf Ajak Siswa SRMA 21 Surabaya Ciptakan Lingkungan Bebas Bullying

News | Senin, 11 Mei 2026 | 20:53 WIB

Parigi Moutong Siapkan Lahan 9,2 Hektare untuk Sekolah Rakyat Permanen

Parigi Moutong Siapkan Lahan 9,2 Hektare untuk Sekolah Rakyat Permanen

News | Senin, 11 Mei 2026 | 20:52 WIB