Fenomena Bendera One Piece di Demo Pati: Ketika Nakama Turun ke Jalan Melawan Kekuasaan Arogan

Andi Ahmad S

Rabu, 13 Agustus 2025 | 15:22 WIB
Fenomena Bendera One Piece di Demo Pati: Ketika Nakama Turun ke Jalan Melawan Kekuasaan Arogan
Tangkapan Layar Momen Bendera One Piece Jadi Simbol Perlawanan Saat Demo Bupati Pati [Instagram]

Suara.com - Lupakan sejenak spanduk protes dengan tulisan formal dan kaku. Pemandangan di Alun-alun Pati pada Rabu pagi menyajikan sesuatu yang jauh lebih epik dan tak terduga.

Di tengah lautan massa yang menuntut Bupati Pati Sudewo mundur, sejumlah bendera hitam dengan simbol tengkorak bertopi jerami berkibar gagah.

Ya, itu adalah bendera kelompok Bajak Laut Topi Jerami dari serial anime legendaris, One Piece.

Aksi ini sontak viral, meledak di linimasa Twitter, TikTok, dan Instagram. Pertanyaannya bukan lagi sekadar 'ada demo apa di Pati?', melainkan 'Kenapa ada bendera Luffy di sana?'.

Fenomena ini adalah bukti nyata bagaimana budaya pop telah menjadi bahasa perlawanan baru bagi anak muda.

Bukan Sekadar Anime Simbol Perlawanan Terhadap Tirani

Bagi mereka yang bukan penggemar, ini mungkin hanya gambar tengkorak. Tapi bagi jutaan nakama (sebutan untuk para penggemar setia One Piece) di seluruh dunia, simbol ini punya makna yang sangat dalam.

One Piece bukan sekadar cerita tentang petualangan mencari harta karun. Ini adalah epos besar tentang:

Melawan Otoritas Absolut Karakter utama, Monkey D. Luffy dan krunya, secara konsisten melawan 'Pemerintah Dunia' (World Government) yang korup dan 'Naga Langit' (Tenryuubito), kaum bangsawan yang menganggap diri mereka dewa dan bisa bertindak semena-mena terhadap rakyat biasa.

baca juga

Impian terbesar Luffy adalah menjadi Raja Bajak Laut, sosok yang paling bebas di lautan. Semangat kebebasan ini menular ke semua aliansinya.

Para nakama berasal dari latar belakang berbeda, namun bersatu di bawah satu bendera untuk tujuan yang sama, melindungi yang lemah dan menumbangkan tirani.

Konteks inilah yang membuatnya sangat relevan dengan situasi di Pati. Pernyataan Bupati Sudewo yang dianggap meremehkan dan mempersilakan warga demo dengan jumlah besar, dipersepsikan sebagai bentuk arogansi kekuasaan, mirip seperti karakter antagonis dalam One Piece.

Tangkapan Layar Momen Bendera One Piece Jadi Simbol Perlawanan Saat Demo Bupati Pati [Instagram]
Tangkapan Layar Momen Bendera One Piece Jadi Simbol Perlawanan Saat Demo Bupati Pati [Instagram]

Warga seolah memposisikan diri sebagai aliansi Luffy yang bangkit melawan ketidakadilan tersebut.

Dari Alun-alun ke Linimasa, Suara Gen Z yang Menggema

Penggunaan simbol One Piece adalah strategi komunikasi yang jenius dari para demonstran muda. Ia berhasil melakukan beberapa hal secara bersamaan:

Menarik Perhatian Nasional: Isu lokal Pati yang mungkin tenggelam oleh berita lain, kini menjadi sorotan nasional berkat keunikan simbolnya.

Membangun Solidaritas: Para nakama dari kota lain langsung merasa terhubung dan memberikan dukungan moral secara online, menciptakan gelombang solidaritas digital.

Menyampaikan Pesan Kompleks Secara Sederhana: Tanpa perlu orasi panjang, bendera itu sudah berteriak: "Kami di sini untuk melawan arogansi dan memperjuangkan kebebasan kami!"

Orator aksi, Syaiful Ayubi, memang menyerukan perjuangan yang santun dan berakhlak.

Bupati Pati Sudewo dilempari sendal saat menemu massa pendemo, Rabu (13/8/2025). (bidik layar video)
Bupati Pati Sudewo dilempari sendal saat menemu massa pendemo, Rabu (13/8/2025). (bidik layar video)

"Tunjukkan bahwa warga Pati itu santun dan berakhlak, cinta damai dan tidak arogan," ujarnya.

Ini pun selaras dengan semangat Luffy yang, meski seorang 'bajak laut', selalu berjuang untuk kebaikan dan keadilan, bukan untuk anarki.

Ini adalah cerminan bagaimana Gen Z dan Milenial mengekspresikan aspirasi politik mereka—kreatif, simbolik, dan sangat paham cara kerja ekosistem media sosial.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jawaban Gubernur Luthfi Soal Tuntutan Mundur Bupati Pati: Mekanismenya Harus di DPRD

Jawaban Gubernur Luthfi Soal Tuntutan Mundur Bupati Pati: Mekanismenya Harus di DPRD

News | Rabu, 13 Agustus 2025 | 15:13 WIB

Bukan Jurnalis Biasa: Sosok Lilik Yuliantoro, Korban Demo Pati yang Pernah Jalan Kaki Yogya-Jakarta

Bukan Jurnalis Biasa: Sosok Lilik Yuliantoro, Korban Demo Pati yang Pernah Jalan Kaki Yogya-Jakarta

News | Rabu, 13 Agustus 2025 | 15:12 WIB

Mbedah Akar Demo Pati: Di Balik Kebijakan Kenaikan PBB 250 Persen yang Memicu Amarah Publik

Mbedah Akar Demo Pati: Di Balik Kebijakan Kenaikan PBB 250 Persen yang Memicu Amarah Publik

News | Rabu, 13 Agustus 2025 | 14:56 WIB

Petani Pati Kompak Donasi Hasil Panen, Galang Aksi Gulingkan Bupati Sudewo

Petani Pati Kompak Donasi Hasil Panen, Galang Aksi Gulingkan Bupati Sudewo

News | Rabu, 13 Agustus 2025 | 14:50 WIB

Update Demo Pati: Kabar Wartawan Meninggal Tidak Benar, Dirawat di RSUD Soewondo

Update Demo Pati: Kabar Wartawan Meninggal Tidak Benar, Dirawat di RSUD Soewondo

News | Rabu, 13 Agustus 2025 | 15:12 WIB

Terkini

Siapa Mau Menyusul? Amuk Mentan Amran Copot Pejabat KPPG Surabaya di Tengah Rapat

Siapa Mau Menyusul? Amuk Mentan Amran Copot Pejabat KPPG Surabaya di Tengah Rapat

Jatim | Rabu, 12 Agustus 2026 | 08:35 WIB

Wanita di Tangerang Diperkosa dan Dibunuh, Jasad Pertama Kali Ditemukan Sang Pacar

Wanita di Tangerang Diperkosa dan Dibunuh, Jasad Pertama Kali Ditemukan Sang Pacar

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 08:33 WIB

Jelang Pengumuman MSCI, BEI dan OJK Minta Pembekuan Pasar Modal Indonesia Dicabut

Jelang Pengumuman MSCI, BEI dan OJK Minta Pembekuan Pasar Modal Indonesia Dicabut

Bisnis | Rabu, 12 Agustus 2026 | 08:31 WIB

7 Cara Menata Jam Dinding di Rumah Menurut Feng Shui agar Estetik dan Hoki

7 Cara Menata Jam Dinding di Rumah Menurut Feng Shui agar Estetik dan Hoki

Lifestyle | Rabu, 12 Agustus 2026 | 08:25 WIB

Petaka Subuh di By Pass Mojokerto: Pramugari Transjatim Tewas, Truk Misterius Kabur

Petaka Subuh di By Pass Mojokerto: Pramugari Transjatim Tewas, Truk Misterius Kabur

Jatim | Rabu, 12 Agustus 2026 | 08:17 WIB

Bansos Beras 30 Kg Mulai Disalurkan Agustus, Cek Jadwal Pencairannya

Bansos Beras 30 Kg Mulai Disalurkan Agustus, Cek Jadwal Pencairannya

Bisnis | Rabu, 12 Agustus 2026 | 08:15 WIB

Letupan Tengah Malam di Bumi Waras: Gudang Frozen Food Rp3 Miliar Ludes Dilalap Api

Letupan Tengah Malam di Bumi Waras: Gudang Frozen Food Rp3 Miliar Ludes Dilalap Api

Lampung | Rabu, 12 Agustus 2026 | 08:08 WIB

Terungkap di Sidang! Kuota Haji Tambahan Diatur 'Satu Pintu' Lewat Fuad Hasan Masyhur

Terungkap di Sidang! Kuota Haji Tambahan Diatur 'Satu Pintu' Lewat Fuad Hasan Masyhur

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 08:05 WIB

Nathalie Holscher Pasang Badan Tunjukkan Bukti Mewah Usai Suami Dituduh Numpang Hidup

Nathalie Holscher Pasang Badan Tunjukkan Bukti Mewah Usai Suami Dituduh Numpang Hidup

Entertainment | Rabu, 12 Agustus 2026 | 08:05 WIB

IHSG Hari Ini Di Ujung Tanduk, Mampukah Tembus Resistance 6.300?

IHSG Hari Ini Di Ujung Tanduk, Mampukah Tembus Resistance 6.300?

Bisnis | Rabu, 12 Agustus 2026 | 08:00 WIB

×