Skandal MBG: Food Tray Palsu Ber-SNI Abal-Abal Sebabkan Keracunan Massal?

Erick Tanjung, Faqih Fathurrahman

Rabu, 13 Agustus 2025 | 21:51 WIB
Skandal MBG: Food Tray Palsu Ber-SNI Abal-Abal Sebabkan Keracunan Massal?
Ilustrasi dapur Makan Bergizi Gratis (MBG). [Suara.com/Ronald Seger Prabowo]

Suara.com - Skandal baru membayangi program prioritas Makan Bergizi Gratis (MBG).

Asosiasi Produsen Wadah Makanan Indonesia (Apmaki) membongkar temuan mengejutkan. Banyak food tray atau tempat makan yang digunakan dalam program ini belum tersertifikasi SNI, bahkan ada yang nekat menggunakan stiker SNI palsu.

Yang lebih mengerikan, wadah-wadah ini diduga terbuat dari bahan berbahaya yang tidak layak untuk makanan dan disinyalir menjadi penyebab kasus keracunan siswa penerima MBG.

Sekjen Apmaki, Ardy Susanto, membeberkan bahwa banyak food tray MBG yang beredar di pasaran saat ini terbuat dari bahan SUS 201, padahal standar aman untuk makanan adalah SUS 304.

Temuan ini berawal dari kecurigaan sesama produsen yang heran dengan harga food tray impor yang dijual sangat murah di toko online. Setelah dibeli dan diuji, kecurigaan itu terbukti.

"Banyak dapur-dapur MBG yang harus membeli dua kali, karena dia sebelumnya beli tapi berkarat,” kata Ardy usai diskusi publik, Rabu (13/8/2025).

Lebih parah lagi, ditemukan adanya praktik pemalsuan label SNI. Asosiasi Pemuda Muslim Bersuara menemukan adanya produk impor yang sudah dilabeli SNI, padahal sertifikasinya belum keluar.

“Itu dilabelin sendiri sama importirnya ataupun dari pabrikan di Cina, itu dilabelin sendiri SNI,” ungkap perwakilan asosiasi, Daffa.

Diduga Jadi Penyebab Keracunan Siswa

baca juga

Temuan ini langsung dikaitkan dengan maraknya kasus keracunan yang menimpa siswa penerima MBG belakangan ini. Menurut Daffa, bahan SUS 201 sangat tidak layak dan berbahaya jika digunakan sebagai wadah makanan.

“Kalau 201 itu enggak bisa dibuat untuk tempat makan, ditakutkan ada keracunan. Nah kalau 304 real memang untuk tempat makan, jadi tahan panas, tahan semua lah kira-kira begitu,” jelasnya.

Ardy Susanto pun memberikan peringatan keras. Menurutnya, kandungan logam dari bahan yang tidak standar ini bisa berbahaya bagi tubuh jika terus-menerus digunakan. Ia meminta pemerintah untuk tidak menunggu adanya korban jiwa.

"Kalau digunakan ini secara terus menerus bisa berbahaya. Jangan tunggu korban dulu baru bertindak,” tegasnya.

Ardy mengungkapkan, para pengelola dapur MBG banyak yang terjebak iming-iming harga murah. Namun, pada akhirnya mereka justru merugi karena food tray yang dibeli cepat berkarat dan tidak bisa dipakai lagi, sehingga harus membeli ulang.

Fenomena ini membuka borok pengawasan dalam salah satu program unggulan pemerintah, di mana keselamatan dan kesehatan anak-anak kini menjadi taruhannya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Guru Besar UGM soal Impor Food Tray MBG: Konyol! Bikin Pesawat Saja Bisa, Masa Baki Makanan Impor?

Guru Besar UGM soal Impor Food Tray MBG: Konyol! Bikin Pesawat Saja Bisa, Masa Baki Makanan Impor?

News | Rabu, 13 Agustus 2025 | 21:32 WIB

Chef Hotel Turun Gunung! Kemenpar Sekolahkan Kepala Dapur Gizi untuk Program MBG

Chef Hotel Turun Gunung! Kemenpar Sekolahkan Kepala Dapur Gizi untuk Program MBG

News | Rabu, 13 Agustus 2025 | 17:42 WIB

Bongkar 'Dapur Fiktif' di Program Makan Bergizi Gratis, Anggota DPR: Anak Kita Butuh Makan!

Bongkar 'Dapur Fiktif' di Program Makan Bergizi Gratis, Anggota DPR: Anak Kita Butuh Makan!

News | Rabu, 13 Agustus 2025 | 12:03 WIB

Terkini

Kebakaran Hebat Kembali Melanda TPA Jatibarang Semarang

Kebakaran Hebat Kembali Melanda TPA Jatibarang Semarang

Foto | Kamis, 01 Oktober 2026 | 06:00 WIB

Dorong Mitigasi Bencana Jabar, Iwan Suryawan Minta Kalkulasi Anggaran Realistis dan Nyata

Dorong Mitigasi Bencana Jabar, Iwan Suryawan Minta Kalkulasi Anggaran Realistis dan Nyata

Jabar | Kamis, 01 Oktober 2026 | 00:57 WIB

Bantu UMKM Hadapi Biaya Operasional Membengkak, Toco Academy Bagikan Strategi Pecah Telur di Bogor

Bantu UMKM Hadapi Biaya Operasional Membengkak, Toco Academy Bagikan Strategi Pecah Telur di Bogor

Jabar | Kamis, 01 Oktober 2026 | 00:45 WIB

Mengenal Praktik Bisnis Hijau: Tren Gaya Hidup Berkelanjutan yang Kini Merambah Dunia Industri

Mengenal Praktik Bisnis Hijau: Tren Gaya Hidup Berkelanjutan yang Kini Merambah Dunia Industri

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 23:57 WIB

Kemenko PMK Dorong Penguatan Jejaring Alumni Beasiswa untuk Talenta Nasional

Kemenko PMK Dorong Penguatan Jejaring Alumni Beasiswa untuk Talenta Nasional

News | Rabu, 30 September 2026 | 23:12 WIB

Spin Off InfraCo Tahap 2 Rampung, Nilai Transaksi Rp 49,9 T

Spin Off InfraCo Tahap 2 Rampung, Nilai Transaksi Rp 49,9 T

Bisnis | Rabu, 30 September 2026 | 23:01 WIB

Kuliah Hukum di Era Digital, FH Unika Atma Jaya Raih Penghargaan

Kuliah Hukum di Era Digital, FH Unika Atma Jaya Raih Penghargaan

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 23:01 WIB

Kewajiban Sertifikasi Halal Makin Dekat, Industri Kosmetik dan Farmasi Siap Sambut Aturan Baru

Kewajiban Sertifikasi Halal Makin Dekat, Industri Kosmetik dan Farmasi Siap Sambut Aturan Baru

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 22:41 WIB

Ruang Bersama Indonesia Pertama di Palembang, Kilang Plaju Dukung Pemberdayaan Masyarakat

Ruang Bersama Indonesia Pertama di Palembang, Kilang Plaju Dukung Pemberdayaan Masyarakat

Sumsel | Rabu, 30 September 2026 | 22:34 WIB

Peringatan G30S di Medan, Masyarakat Sipil Soroti Pelanggaran HAM-MBG

Peringatan G30S di Medan, Masyarakat Sipil Soroti Pelanggaran HAM-MBG

Sumut | Rabu, 30 September 2026 | 22:20 WIB

×