Polemik Kenaikan Gaji DPR: Antara Bantahan Puan Maharani dan Pengakuan Blak-blakan TB Hasanuddin

Chandra Iswinarno | Novian Ardiansyah | Suara.com

Senin, 18 Agustus 2025 | 08:06 WIB
Polemik Kenaikan Gaji DPR: Antara Bantahan Puan Maharani dan Pengakuan Blak-blakan TB Hasanuddin
Ketua DPR Puan Maharani menyangkal kenaikan gaji Anggota DPR. Ia menyebut ada tambahan sebagai pengganti tunjangan perumahan anggota DPR. [Suara.com/Novian]

Suara.com - Ketua DPR RI Puan Maharani menegaskan tidak ada kenaikan gaji bagi anggota dewan legislatif.

Ia secara lugas membantah asumsi yang berkembang di publik mengenai peningkatan gaji para wakil rakyat.

"Nggak ada kenaikan," ujar Puan di lingkungan Istana Merdeka, Jakarta, Minggu (17/7/2025).

Puan kemudian mengklarifikasi bahwa meski tidak ada kenaikan gaji, saat ini terdapat kompensasi finansial yang diberikan kepada anggota dewan.

Kompensasi ini dialokasikan karena para wakil rakyat tidak lagi difasilitasi rumah dinas oleh negara.

"Hanya sekarang DPR sudah tidak mendapatkan rumah jabatan, namun diganti dengan kompensasi uang rumah," kata Puan.

Lebih lanjut, ia menekankan bahwa aset rumah dinas DPR tersebut sudah tidak lagi menjadi fasilitas bagi para anggota karena telah diserahkan kembali kepada negara.

"Itu saja karena rumahnya sudah dikembalikan ke pemerintah. Itu saja," kata Puan.

Klarifikasi dari pimpinan DPR ini muncul untuk menanggapi diskursus publik yang salah satunya dipicu oleh pernyataan Anggota Komisi I DPR, TB Hasanuddin.

Take Home Pay Rp100 Juta

Sebelumnya, ia secara terbuka membeberkan rincian take home pay atau gaji bersih yang diterima anggota DPR setiap bulan, yang nominalnya bisa melampaui Rp100 juta.

Hasanuddin menjelaskan bahwa terdapat penambahan sekitar Rp50 juta yang berfungsi sebagai pengganti atas hilangnya fasilitas rumah dinas bagi para anggota dewan.

"Kan, tidak dapat rumah. Dapat rumah itu tambah Rp50 juta. Jadi take home pay itu lebih dari Rp100 juta, so what gitu loh," kata Hasanuddin di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (12/8/2025).

Anggota Komisi I DPR TB Hasanuddin memberikan keterangan terkait kasus penganiayaan terhadap Prada Lucky hingga meninggal yang disinyalir melibatkan perwira muda lulusan Akademi Militer. [Suara.com/Bagaskara]
Anggota Komisi I DPR TB Hasanuddin menjelaskan bahwa legislator akan mendapat tambahan tunjangan perumahan sebagai kompensasi dihapuskannya rumah dinas DPR. [Suara.com/Bagaskara]

Hasanuddin mengakui bahwa jumlah tersebut lebih dari cukup.

Ia mengkalkulasi, jika pendapatan itu dibagi per hari, maka setiap anggota DPR bisa menerima sekitar Rp3 juta.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Benarkah Gaji DPR Rp3 Juta per Hari? Ini Nominalnya Sesuai Aturan Resmi

Benarkah Gaji DPR Rp3 Juta per Hari? Ini Nominalnya Sesuai Aturan Resmi

Lifestyle | Minggu, 17 Agustus 2025 | 21:34 WIB

Sebut Gaji DPR Tembus Rp3 Juta per Hari 'So What Gitu Loh', Siapa Sosok TB Hasanuddin?

Sebut Gaji DPR Tembus Rp3 Juta per Hari 'So What Gitu Loh', Siapa Sosok TB Hasanuddin?

Lifestyle | Sabtu, 16 Agustus 2025 | 18:04 WIB

Bongkar Gaji Bulanan Anggota DPR RI, Lebih Besar dari Malaysia dan Singapura?

Bongkar Gaji Bulanan Anggota DPR RI, Lebih Besar dari Malaysia dan Singapura?

News | Sabtu, 16 Agustus 2025 | 15:01 WIB

Terkini

9.401 Peserta BPJS PBI Tak Terlacak dan 3.934 Lainnya Telah Meninggal, Mensos Beri Penjelasan

9.401 Peserta BPJS PBI Tak Terlacak dan 3.934 Lainnya Telah Meninggal, Mensos Beri Penjelasan

News | Rabu, 01 April 2026 | 22:29 WIB

Efisiensi Anggaran, Gus Ipul Ajak Pegawai Kemensos Naik Kendaraan Umum hingga Sepeda Sekali Sepekan

Efisiensi Anggaran, Gus Ipul Ajak Pegawai Kemensos Naik Kendaraan Umum hingga Sepeda Sekali Sepekan

News | Rabu, 01 April 2026 | 21:54 WIB

Viral! Wartawan Diculik dan Diperas Oknum Mengaku Polisi di Bekasi, Saldo Rp13 Juta Ludes

Viral! Wartawan Diculik dan Diperas Oknum Mengaku Polisi di Bekasi, Saldo Rp13 Juta Ludes

News | Rabu, 01 April 2026 | 21:50 WIB

Menteri Hukum Serahkan 146 Sertifikat KI, Lindungi Warisan Budaya Bali

Menteri Hukum Serahkan 146 Sertifikat KI, Lindungi Warisan Budaya Bali

News | Rabu, 01 April 2026 | 21:43 WIB

Ketahuan Saat Bayar Utang! Begini Kronologi Penangkapan Mahfud Dukun Pengganda Uang Asal Cianjur

Ketahuan Saat Bayar Utang! Begini Kronologi Penangkapan Mahfud Dukun Pengganda Uang Asal Cianjur

News | Rabu, 01 April 2026 | 21:30 WIB

Program KNMP Dongkrak Produktivitas Nelayan hingga Dua Kali Lipat

Program KNMP Dongkrak Produktivitas Nelayan hingga Dua Kali Lipat

News | Rabu, 01 April 2026 | 21:08 WIB

Gugur dalam Misi Perdamaian PBB, Ini Rincian Penghormatan dan Santunan untuk 3 Prajurit TNI

Gugur dalam Misi Perdamaian PBB, Ini Rincian Penghormatan dan Santunan untuk 3 Prajurit TNI

News | Rabu, 01 April 2026 | 20:54 WIB

Naik 500 Persen! Program KNMP Sukses Ciptakan Belasan Lapangan Kerja Baru di Wilayah Pesisir

Naik 500 Persen! Program KNMP Sukses Ciptakan Belasan Lapangan Kerja Baru di Wilayah Pesisir

News | Rabu, 01 April 2026 | 20:30 WIB

Kemensos Desain Ulang Pola Kerja untuk Efisiensi dan Produktivitas Digital

Kemensos Desain Ulang Pola Kerja untuk Efisiensi dan Produktivitas Digital

News | Rabu, 01 April 2026 | 20:21 WIB

Bekasi Darurat Mutilasi? Menelisik Pola Kejahatan Ekstrem di Balik Tragedi Serang Baru

Bekasi Darurat Mutilasi? Menelisik Pola Kejahatan Ekstrem di Balik Tragedi Serang Baru

News | Rabu, 01 April 2026 | 20:18 WIB