Tito Karnavian Dituding Sadap Anas Urbaningrum di Kongres Demokrat 2010 Demi Muluskan Karier

Erick Tanjung, Yaumal Asri Adi Hutasuhut

Rabu, 20 Agustus 2025 | 13:07 WIB
Tito Karnavian Dituding Sadap Anas Urbaningrum di Kongres Demokrat 2010 Demi Muluskan Karier
Mendagri Tito Karnavian. (Suara.com/Putu Yonata Udawananda)

Suara.com - Sebuah tudingan serius yang menyeret nama Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian, dilempar ke publik. Saat masih menjabat sebagai Kepala Densus 88 Anti-Teror, Tito dituding melakukan penyadapan ilegal terhadap politisi Anas Urbaningrum untuk kepentingan perebutan kursi Ketua Umum Partai Demokrat.

Pengakuan mengejutkan ini datang dari Abdul Haris, mantan orang dalam Demokrat sekaligus eks staf Ketua DPR Marzuki Alie, yang menyebut penyadapan ini adalah bagian dari barter politik untuk memuluskan karier Tito di kepolisian.

Dalam sebuah siniar di channel YouTube Forum Keadilan TV, Abdul Haris secara blak-blakan membongkar apa yang ia klaim sebagai operasi senyap di balik Kongres Partai Demokrat 2010 di Bandung. Saat itu, tiga nama besar bersaing ketat; Marzuki Alie, Anas Urbaningrum, dan Andi Mallarangeng.

Haris mengklaim, ia tahu soal penyadapan ini karena ada laporan langsung dari Tito Karnavian ke lingkaran terdalam Marzuki Alie.

"Tahunya ketika laporan itu, telepon itu dari Tito Karnavian ke ring satu Marzuki Alie, salah satunya diterima oleh Syofwatillah Mohzaib, putra angkat Marzuki Alie. Melaporkan bahwa kami sedang menyadap AU (Anas Urbaningrum)," kata Haris, dikutip Rabu (20/8/2025).

Menurut Haris, target penyadapan ini sangat spesifik, yakni hanya Anas Urbaningrum. Alasannya, Anas saat itu dianggap sebagai kandidat paling kuat dengan sumber daya yang banyak.

"Yang saya dengar itu hanya kepada Anas Urbaningrum, karena diduga Anas itu memiliki potensi dan keuangan yang cukup," kata Haris.

Ia mengaku tidak tahu detail informasi apa yang disadap, tapi ia memastikan semua itu berkaitan dengan strategi pemenangan di kongres.

Motif Barter Politik: Amankan Karier Lewat Lobi Senayan?

baca juga

Lebih jauh, Haris membeberkan dugaan motif di balik keterlibatan Tito dalam operasi ini. Menurutnya, ini adalah bagian dari barter politik untuk mengamankan karier Tito sebagai petinggi Polri di masa depan.

Logikanya, jika Marzuki Alie terpilih sebagai Ketua Umum Demokrat, maka lobi-lobi politik di DPR akan lebih mudah, terutama di Komisi III yang menjadi gerbang uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) bagi para petinggi Polri.

"Logikanya stempel itu ada di Senayan (DPR), fit and proper test itu di DPR dilakukan di Komisi III. Di Komisi III yang ketuanya juga dari Demokrat," jelas Haris.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Beras SPHP Disalurkan ke Provinsi Banten, Mendagri Tito Pantau Langsung

Beras SPHP Disalurkan ke Provinsi Banten, Mendagri Tito Pantau Langsung

News | Rabu, 20 Agustus 2025 | 12:49 WIB

Amarah Pati Menggema ke Jakarta, Kemendagri Semprot 104 Daerah yang Naikkan PBB Gila-gilaan

Amarah Pati Menggema ke Jakarta, Kemendagri Semprot 104 Daerah yang Naikkan PBB Gila-gilaan

News | Rabu, 20 Agustus 2025 | 11:24 WIB

Jadi Poros Pemerintahan, Mendagri: Kemendagri Berperan Penting Kawal Program Prioritas Nasional

Jadi Poros Pemerintahan, Mendagri: Kemendagri Berperan Penting Kawal Program Prioritas Nasional

News | Selasa, 19 Agustus 2025 | 14:53 WIB

Terkini

Prabowo Kecam Pemimpin Provokator Ajak Bakar-bakar: Saya Percaya Hukum Karma

Prabowo Kecam Pemimpin Provokator Ajak Bakar-bakar: Saya Percaya Hukum Karma

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 19:50 WIB

Amnesty Kritik Pemekaran Papua: Negara Hanya Dengar Mereka yang Setuju Saja

Amnesty Kritik Pemekaran Papua: Negara Hanya Dengar Mereka yang Setuju Saja

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 19:39 WIB

Bukan Cuma Peluru, Pengungsi Papua Terancam Putus Sekolah dan Minim Medis

Bukan Cuma Peluru, Pengungsi Papua Terancam Putus Sekolah dan Minim Medis

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 19:32 WIB

Sebut Tanggung Jawab Wapres, Bambang Pacul Dinilai 'Main-main' dengan Isu Papua

Sebut Tanggung Jawab Wapres, Bambang Pacul Dinilai 'Main-main' dengan Isu Papua

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 19:24 WIB

Polri Serahkan Berkas Kasus Korupsi Eks Jampidsus Febrie Adriansyah ke Kejagung, Ini Detailnya

Polri Serahkan Berkas Kasus Korupsi Eks Jampidsus Febrie Adriansyah ke Kejagung, Ini Detailnya

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 19:10 WIB

Prabowo: yang Merasa Indonesia Suram Silakan Cari Negara Lain

Prabowo: yang Merasa Indonesia Suram Silakan Cari Negara Lain

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 18:35 WIB

Prabowo: Perkuat Koperasi Bukan Berarti Anti Perusahaan Besar

Prabowo: Perkuat Koperasi Bukan Berarti Anti Perusahaan Besar

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 18:14 WIB

Ibarat Sapu Lidi, Prabowo Sebut Koperasi Alat Orang Miskin Bersatu Jadi Kuat

Ibarat Sapu Lidi, Prabowo Sebut Koperasi Alat Orang Miskin Bersatu Jadi Kuat

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 18:09 WIB

Prabowo Blak-blakan: Semua Partai Banyak Patriot, Banyak Juga Bajingannya

Prabowo Blak-blakan: Semua Partai Banyak Patriot, Banyak Juga Bajingannya

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 17:55 WIB

Prabowo Ultimatum Koruptor: Sadar Diri, Hentikan, dan Kembalikan Uang Rakyat!

Prabowo Ultimatum Koruptor: Sadar Diri, Hentikan, dan Kembalikan Uang Rakyat!

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 17:05 WIB

×