Trump dan China Dukung Perundingan Damai Rusia-Ukraina, Eropa Masih Skeptis

M Nurhadi

Rabu, 20 Agustus 2025 | 13:37 WIB
Trump dan China Dukung Perundingan Damai Rusia-Ukraina, Eropa Masih Skeptis
Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky bersama Sekretaris Jenderal NATO Mark Rutte (x.com)

Suara.com - Upaya diplomatik untuk mengakhiri konflik di Ukraina semakin intensif. Setelah pertemuan bilateral dengan Presiden Rusia Vladimir Putin di Alaska, Presiden AS Donald Trump menggelar pertemuan multilateral dengan para pemimpin Eropa dan Ukraina di Washington pada awal pekan ini.

Pertemuan ini dihadiri oleh Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky, Perdana Menteri Inggris Keir Starmer, Presiden Prancis Emmanuel Macron, Kanselir Jerman Friedrich Merz, serta perwakilan dari Italia, Finlandia, Uni Eropa, dan NATO.

Menanggapi inisiatif ini, Presiden Prancis Emmanuel Macron memberikan pandangannya dalam wawancara dengan NBC News. Menurutnya, cara Washington dan sekutunya menangani konflik ini akan menjadi ujian bagi kredibilitas mereka di mata dunia.

"Apa yang terjadi di Ukraina sangat penting bagi rakyat Ukraina, tapi juga bagi keamanan Eropa secara keseluruhan," kata Macron.

Ia menilai Rusia, sebagai kekuatan nuklir, telah mengabaikan batas-batas internasional dan menimbulkan ancaman serius.

Macron mengakui bahwa Trump yakin dapat mencapai kesepakatan untuk mengakhiri perang. Namun, ia menekankan bahwa kesepakatan tersebut tidak boleh merugikan Ukraina dan Eropa.

Perdamaian harus memberikan jaminan keamanan yang memadai bagi Ukraina agar mereka bisa memulihkan negara dan tidak diserang lagi di masa depan. Presiden Prancis itu secara terang-terangan menunjukkan ketidakoptimisannya terhadap keseriusan Putin untuk berdamai.

"Tidak mungkin bagi seorang presiden Ukraina untuk berunding tentang perdamaian sementara negaranya sedang dihancurkan dan warga sipilnya dibunuh," tegas Macron.

Ia menambahkan, jika tidak ada kemajuan signifikan dalam perundingan, Rusia harus dikenai sanksi yang lebih berat.

baca juga

Perkembangan Terbaru dan Peran China

Pertemuan di Washington ini menjadi tindak lanjut dari pertemuan Trump dengan Putin di Alaska pada 15 Agustus. Pertemuan itu telah meletakkan dasar untuk pertemuan trilateral yang sangat dinantikan antara Trump, Zelensky, dan Putin.

Trump mengumumkan melalui media sosial Truth Social bahwa ia telah menghubungi Putin untuk menginisiasi pertemuan tersebut.

Pemerintah China juga menyatakan dukungan terhadap upaya-upaya diplomatik ini. Juru Bicara Kementerian Luar Negeri China, Mao Ning, dalam konferensi pers di Beijing pada Selasa, 19 Agustus 2025, mengatakan bahwa Beijing mendukung semua upaya yang kondusif bagi perdamaian, karena dialog dan negosiasi adalah satu-satunya jalan keluar yang layak dari krisis Ukraina.

Mao Ning menegaskan bahwa China tidak menciptakan krisis ini, namun tetap memegang posisi yang objektif dan adil dengan mendorong perundingan damai.

Ia menambahkan bahwa Presiden Xi Jinping telah mengemukakan empat prinsip: menghormati kedaulatan, mematuhi Piagam PBB, menanggapi serius masalah keamanan semua negara, dan mendukung upaya damai.

Setelah pertemuan di Washington, Volodymyr Zelensky menyatakan kesiapannya untuk melakukan pertemuan bilateral dengan Putin untuk membahas perdamaian.

Mao Ning juga mengungkapkan bahwa jaminan keamanan bagi negaranya, termasuk paket senjata AS senilai 90 miliar dolar AS, akan segera difinalisasi. Zelensky juga menambahkan bahwa masalah teritorial akan menjadi agenda utama dalam pembicaraan langsung dengan Putin.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kronologi Trump Bertemu Vladimir Putin, Kini Minta Ukraina Segera 'Mengalah'

Kronologi Trump Bertemu Vladimir Putin, Kini Minta Ukraina Segera 'Mengalah'

News | Selasa, 19 Agustus 2025 | 07:15 WIB

Kronologi Tewasnya Finalis Miss Rusia Kseniya Alexandrova: Mobil Tabrak Rusa, Sempat Koma Sebulan

Kronologi Tewasnya Finalis Miss Rusia Kseniya Alexandrova: Mobil Tabrak Rusa, Sempat Koma Sebulan

Lifestyle | Senin, 18 Agustus 2025 | 15:48 WIB

Trump Ungkap Hasil Pertemuan dengan Putin soal Ukraina: Ada Titik Terang?

Trump Ungkap Hasil Pertemuan dengan Putin soal Ukraina: Ada Titik Terang?

Video | Senin, 18 Agustus 2025 | 15:00 WIB

Daftar Negara Blokir WhatsApp di 2025, Terbaru Rusia

Daftar Negara Blokir WhatsApp di 2025, Terbaru Rusia

Tekno | Minggu, 17 Agustus 2025 | 16:38 WIB

Trump Kembali PHK 300.000 PNS, Ini Faktornya

Trump Kembali PHK 300.000 PNS, Ini Faktornya

Bisnis | Jum'at, 15 Agustus 2025 | 07:43 WIB

Indonesia Kebanjiran Berkah Tarif Trump, Perusahaan Asal China Ramai-ramai Mau Bangun Pabrik

Indonesia Kebanjiran Berkah Tarif Trump, Perusahaan Asal China Ramai-ramai Mau Bangun Pabrik

Bisnis | Kamis, 14 Agustus 2025 | 16:47 WIB

Terkini

Sadap Presiden Prabowo, Bisakah Listyo Dijerat Pasal Makar dan Dihukum Mati?

Sadap Presiden Prabowo, Bisakah Listyo Dijerat Pasal Makar dan Dihukum Mati?

News | Rabu, 04 November 2026 | 19:07 WIB

Mensos Ungkap Lima Tenaga Pendidik Sekolah Rakyat Dipecat, Termasuk Kepala Sekolah

Mensos Ungkap Lima Tenaga Pendidik Sekolah Rakyat Dipecat, Termasuk Kepala Sekolah

Bogor | Rabu, 04 November 2026 | 19:03 WIB

Surplus Dagang RI Menyusut Jadi 3,36 Miliar Dolar AS, Ini Penyebabnya

Surplus Dagang RI Menyusut Jadi 3,36 Miliar Dolar AS, Ini Penyebabnya

Bisnis | Rabu, 04 November 2026 | 19:01 WIB

Tren Budaya Lokal di Tangan Gen Z: Benar Merawat Tradisi atau Cuma Konten?

Tren Budaya Lokal di Tangan Gen Z: Benar Merawat Tradisi atau Cuma Konten?

Your Say | Rabu, 04 November 2026 | 19:00 WIB

Politisi Gerindra Singgung Penyandang Dana Kasus Penyadapan Prabowo, Siapa Dia?

Politisi Gerindra Singgung Penyandang Dana Kasus Penyadapan Prabowo, Siapa Dia?

Jatim | Rabu, 04 November 2026 | 19:00 WIB

Benny Harman Curiga Penyadapan Presiden Bermotif Perebutan Kekuasaan, Singgung Dugaan Makar

Benny Harman Curiga Penyadapan Presiden Bermotif Perebutan Kekuasaan, Singgung Dugaan Makar

News | Rabu, 04 November 2026 | 18:54 WIB

Eks Penyidik Dikabarkan Terlibat Kasus Penyadapan Ilegal Listyo, Begini Respons KPK

Eks Penyidik Dikabarkan Terlibat Kasus Penyadapan Ilegal Listyo, Begini Respons KPK

News | Rabu, 04 November 2026 | 18:47 WIB

Mediasi Sengketa Lahan 14 Hektare di Gunung Sindur Belum Menemukan Titik Terang, Ini Penyebabnya

Mediasi Sengketa Lahan 14 Hektare di Gunung Sindur Belum Menemukan Titik Terang, Ini Penyebabnya

News | Rabu, 04 November 2026 | 18:40 WIB

Solusi Disrupsi AI, UGM dan Uni Eropa Dorong Kolaborasi di EHEF 2026

Solusi Disrupsi AI, UGM dan Uni Eropa Dorong Kolaborasi di EHEF 2026

Your Say | Rabu, 04 November 2026 | 18:40 WIB

Koleksi Mobil Ariyo Windutomo, Plt KSP Usai Listyo Sigit Dipecat

Koleksi Mobil Ariyo Windutomo, Plt KSP Usai Listyo Sigit Dipecat

Otomotif | Rabu, 04 November 2026 | 18:39 WIB

×