Ironi di Tanah Jawara, Lebak Jadi Sarang Kawasan Kumuh Terluas di Banten

Andi Ahmad S | Suara.com

Rabu, 20 Agustus 2025 | 14:41 WIB
Ironi di Tanah Jawara, Lebak Jadi Sarang Kawasan Kumuh Terluas di Banten
Ilustrasi pemukiman kumuh di Lebak Banten (Pexels/Roman Saienko)

Suara.com - Di balik citra Banten sebagai "Tanah Jawara" yang gagah dan penyangga Ibu Kota dengan industri raksasanya, tersimpan sebuah ironi yang menusuk.

Jauh dari gemerlap pabrik dan kota-kota mandiri, wilayah Banten Selatan justru menjadi episentrum kantong-kantong kumuh, seolah terlupakan dari kue pembangunan.

Fakta pahit ini terungkap dari data Pemerintah Provinsi Banten, yang menyorot Kabupaten Lebak sebagai wilayah dengan kawasan kumuh terluas se-provinsi, mencapai angka fantastis 1.233,98 hektare.

Luasan ini hampir setara dengan setengah dari total wilayah kumuh di Banten, menjadi potret nyata ketimpangan yang mengakar.

Kondisi ini memaksa Pemprov Banten di bawah kepemimpinan Gubernur Andra Soni dan Wakil Gubernur Ahmad Dimyati Natakusumah untuk menempatkan Banten Selatan sebagai prioritas utama.

Ini bukan lagi sekadar program pembangunan, melainkan sebuah pertaruhan untuk membuktikan janji politik “Banten Maju, Adil, Merata dan Tidak Korupsi”.

Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPRKP) Banten, Rachmat Rogianto, mengakui skala masalah yang masif ini.
Namun, ia mengklaim pemerintah telah bergerak melampaui target.

“Pada 2025, kami telah menangani penataan 400 hektare kawasan kumuh, melebihi target semula yang hanya 100 hektare,” kata Rachmat, dilansir dari Antara.

Kesenjangan antara utara dan selatan Banten tergambar jelas dalam data sebaran kawasan kumuh.

Jika Kota Tangerang Selatan hanya memiliki 8,68 hektare, Lebak dan Pandeglang di selatan menjadi cerminan wajah Banten yang lain.

  • Kabupaten Lebak: 1.233,98 hektare
  • Kabupaten Tangerang: 845,56 hektare
  • Kabupaten Serang: 252,75 hektare
  • Kabupaten Pandeglang: 110,69 hektare

Total, sebanyak 483.875 jiwa setara dengan populasi satu kota sedang tercatat tinggal di kawasan-kawasan ini, bergelut dengan masalah sanitasi, bangunan tidak layak, hingga akses air bersih yang terbatas.

Sekretaris DPRKP Banten, Rinto Yuwono, menegaskan bahwa program ini bukanlah proyek "kosmetik" yang hanya memperbaiki bangunan. Akar masalahnya jauh lebih dalam: lingkungan yang tidak sehat dan ketiadaan peluang ekonomi.

“Kalau hanya memperbaiki bangunan tanpa memperbaiki sistem lingkungan dan peluang ekonomi, masalah kumuh akan muncul kembali,” ujar Rinto.

Ini adalah pengakuan jujur bahwa solusi instan tidak akan berhasil. Oleh karena itu, strategi yang dijalankan bersifat terintegrasi.

Menurut Rinto, kolaborasi menjadi kunci. “Ini harus dikerjakan bersama-sama dengan pemerintah pusat, kabupaten/kota, dan masyarakat,” katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Di Depan Gubernur Banten, Pimpinan KPK Ungkap Pungli Perizinan di Tangerang: Terus Terang Minta Duit

Di Depan Gubernur Banten, Pimpinan KPK Ungkap Pungli Perizinan di Tangerang: Terus Terang Minta Duit

News | Kamis, 10 Juli 2025 | 15:07 WIB

Hasil Survei 32 Persen Warga Banten Kurang Puas, Andra Soni Bicara Fokus Utama

Hasil Survei 32 Persen Warga Banten Kurang Puas, Andra Soni Bicara Fokus Utama

News | Minggu, 01 Juni 2025 | 23:02 WIB

Komentar Gubernur Banten Soal Kadin Cilegon Minta Jatah Proyek di Tengah Usaha Tarik Investor

Komentar Gubernur Banten Soal Kadin Cilegon Minta Jatah Proyek di Tengah Usaha Tarik Investor

News | Kamis, 15 Mei 2025 | 10:37 WIB

Menikmati Pesona Wisata Hidden Gem: Curug Munding di Lebak Banten

Menikmati Pesona Wisata Hidden Gem: Curug Munding di Lebak Banten

Your Say | Kamis, 09 Januari 2025 | 15:24 WIB

Kekayaan Dedi Mulyadi Vs Andra Soni, Sama-sama Unggul di Pilgub Banten dan Jabar Versi Hitung Cepat

Kekayaan Dedi Mulyadi Vs Andra Soni, Sama-sama Unggul di Pilgub Banten dan Jabar Versi Hitung Cepat

Lifestyle | Selasa, 03 Desember 2024 | 10:02 WIB

Terkini

Polisi: Restorative Justice Rismon Belum Diputus, Tunggu Gelar Perkara

Polisi: Restorative Justice Rismon Belum Diputus, Tunggu Gelar Perkara

News | Jum'at, 10 April 2026 | 15:14 WIB

Profil Liliek Prisbawono Hakim MK Pengganti Anwar Usman, Pernah Terseret Kontroversi Pemilu dan CPO

Profil Liliek Prisbawono Hakim MK Pengganti Anwar Usman, Pernah Terseret Kontroversi Pemilu dan CPO

News | Jum'at, 10 April 2026 | 15:14 WIB

Andi Rahadian Resmi Jadi Dubes OmanYaman, Siap Ikuti Arahan Pusat di Tengah Isu Selat Hormuz

Andi Rahadian Resmi Jadi Dubes OmanYaman, Siap Ikuti Arahan Pusat di Tengah Isu Selat Hormuz

News | Jum'at, 10 April 2026 | 15:11 WIB

ASN WFH Diawasi Sistem Digital, Menteri PANRB: Bukan Soal Absensi Fisik

ASN WFH Diawasi Sistem Digital, Menteri PANRB: Bukan Soal Absensi Fisik

News | Jum'at, 10 April 2026 | 15:08 WIB

Pemkot Jakpus Bersihkan Ikan Sapu-sapu Perusak Turap di Kali Cideng

Pemkot Jakpus Bersihkan Ikan Sapu-sapu Perusak Turap di Kali Cideng

News | Jum'at, 10 April 2026 | 15:04 WIB

Polda Metro Tegaskan WFH Tak Berlaku, Pelayanan Polisi Tetap Berjalan

Polda Metro Tegaskan WFH Tak Berlaku, Pelayanan Polisi Tetap Berjalan

News | Jum'at, 10 April 2026 | 15:03 WIB

Lukmanul Hakim Puji Keberanian Prabowo Jaga Harga BBM di Tengah Konflik Global: Kita Angkat Topi!

Lukmanul Hakim Puji Keberanian Prabowo Jaga Harga BBM di Tengah Konflik Global: Kita Angkat Topi!

News | Jum'at, 10 April 2026 | 15:02 WIB

Islah Bahrawi Nilai Prabowo Tak Sejalan dengan Gagasan di Buku Paradoks Indonesia

Islah Bahrawi Nilai Prabowo Tak Sejalan dengan Gagasan di Buku Paradoks Indonesia

News | Jum'at, 10 April 2026 | 14:53 WIB

AS Kecele? Pakar Bongkar Rahasia Doktrin Mozaik: Iran Hydra, Bukan Ular yang Mati Jika Dipenggal!

AS Kecele? Pakar Bongkar Rahasia Doktrin Mozaik: Iran Hydra, Bukan Ular yang Mati Jika Dipenggal!

News | Jum'at, 10 April 2026 | 14:48 WIB

Israel dan Lebanon Siap Negosiasi di Washington, Upaya Gencatan Senjata Menguat

Israel dan Lebanon Siap Negosiasi di Washington, Upaya Gencatan Senjata Menguat

News | Jum'at, 10 April 2026 | 14:41 WIB