Mesir Bantah Klaim Israel Soal Pengambilalihan Senjata Hamas

Muhammad Yunus

Rabu, 20 Agustus 2025 | 17:37 WIB
Mesir Bantah Klaim Israel Soal Pengambilalihan Senjata Hamas
Peta dan Bendera Mesir.(Unsplash.com/MarkRubens)

Suara.com - Mesir pada Selasa (19/8) membantah laporan media Israel yang menyebut bahwa Kairo telah mengusulkan.

Untuk mengambil alih kendali atas senjata milik Hamas sebagai bagian dari rencana untuk Gaza pasca-perang.

Beberapa media Israel, termasuk penyiar nasional KAN, mengklaim bahwa Mesir mengusulkan agar senjata Hamas diserahkan sementara di bawah pengawasan Mesir sebagai bagian dari rencana “hari setelah perang.”

Menurut laporan tersebut, proposal itu memproyeksikan bahwa Gaza akan dikelola selama beberapa tahun oleh pemerintahan teknokratis di bawah pengawasan Otoritas Palestina, dengan Hamas tidak dilibatkan dalam pemerintahan.

Israel menuntut pelucutan senjata Hamas untuk setiap kesepakatan gencatan senjata untuk menghentikan perang brutalnya di Jalur Gaza.

Namun, saluran berita milik pemerintah Mesir, Al-Qahera News, mengutip sumber resmi Mesir, membantah laporan media Israel tersebut.

Mereka menegaskan bahwa proposal terbaru yang diajukan Mesir bersama Qatar dan telah diterima oleh Hamas melibatkan gencatan senjata selama 60 hari di Gaza.

Menurut sumber tersebut, negosiasi menuju gencatan senjata permanen antara Israel dan Hamas akan dimulai sejak hari pertama kesepakatan itu diberlakukan.

Sebelumnya pada Selasa, Menteri Luar Negeri Mesir Badr Abdelatty mengatakan bahwa telah terjadi kemajuan signifikan dalam negosiasi dan bahwa “bola” sekarang berada di tangan Israel.

baca juga

Hamas mengatakan pada Senin (18/8) bahwa mereka telah menerima proposal yang dimediasi oleh Mesir dan Qatar, meski tidak memberikan detail dari isi proposal tersebut.

Penyiar publik Israel, KAN, mengutip sumber anonim, melaporkan bahwa proposal baru tersebut mirip dengan rencana awal yang diajukan oleh utusan AS Steve Witkoff.

Menyerukan pembebasan 10 sandera yang masih hidup dan 18 jenazah sebagai imbalan atas gencatan senjata selama 60 hari dan dimulainya negosiasi untuk mengakhiri perang.

Menurut media Mesir, proposal tersebut menyerukan agar pasukan Israel ditempatkan kembali mendekati perbatasan Gaza untuk memfasilitasi masuknya bantuan kemanusiaan.

Serta menghentikan operasi militer sementara selama dua bulan guna memfasilitasi pertukaran tawanan dan sandera.

Israel memperkirakan sekitar 50 warganya masih berada di Gaza, termasuk 20 orang yang diperkirakan masih hidup.

Sementara itu, lebih dari 10.800 warga Palestina dipenjara di Israel, di mana kelompok hak asasi manusia menyatakan bahwa mereka mengalami penyiksaan, kelaparan, dan pengabaian medis yang telah menyebabkan banyak kematian.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

PM Israel Sebut Invasi Gaza 'Misi Suci': Warga Yaman Murka, Siap Lawan!

PM Israel Sebut Invasi Gaza 'Misi Suci': Warga Yaman Murka, Siap Lawan!

Video | Senin, 18 Agustus 2025 | 20:05 WIB

Komunitas Yahudi di AS dan Prancis Jadi Target Baru Israel

Komunitas Yahudi di AS dan Prancis Jadi Target Baru Israel

News | Senin, 18 Agustus 2025 | 21:30 WIB

KKJ Kecam Pembunuhan Berencana Jurnalis Al Jazeera

KKJ Kecam Pembunuhan Berencana Jurnalis Al Jazeera

News | Senin, 18 Agustus 2025 | 21:16 WIB

Terkini

5 Shade Wardah Glasting Liquid Lip Terbaik untuk Bibir Hitam

5 Shade Wardah Glasting Liquid Lip Terbaik untuk Bibir Hitam

Lifestyle | Senin, 19 Oktober 2026 | 15:08 WIB

Penggerebekan Narkoba di Pekanbaru, Polisi Amankan 47 Kg Sabu

Penggerebekan Narkoba di Pekanbaru, Polisi Amankan 47 Kg Sabu

Riau | Senin, 19 Oktober 2026 | 15:03 WIB

Industri Teriak Soal Harga Beras Pecah, Begini Jawaban Mentan

Industri Teriak Soal Harga Beras Pecah, Begini Jawaban Mentan

Bisnis | Senin, 19 Oktober 2026 | 15:03 WIB

Cak Imin Siapkan Kurikulum Pemberdayaan, Lulusan Madrasah dan Pesantren Ditargetkan Siap Kerja

Cak Imin Siapkan Kurikulum Pemberdayaan, Lulusan Madrasah dan Pesantren Ditargetkan Siap Kerja

News | Senin, 19 Oktober 2026 | 15:02 WIB

Hadiri Sidang Bawa Wayang Petruk dan Gajah, Roy Suryo Sindir Hubungan Jokowi-PSI?

Hadiri Sidang Bawa Wayang Petruk dan Gajah, Roy Suryo Sindir Hubungan Jokowi-PSI?

News | Senin, 19 Oktober 2026 | 15:01 WIB

Serapan Anggaran Gowa Masih di Bawah 50 Persen, Darmawangsyah Muin Beri Peringatan Keras

Serapan Anggaran Gowa Masih di Bawah 50 Persen, Darmawangsyah Muin Beri Peringatan Keras

Sulsel | Senin, 19 Oktober 2026 | 15:01 WIB

Ulasan Bapak Paling Jujur: Lucu, Tajam, dan Penuh dengan Pesan Kehangatan

Ulasan Bapak Paling Jujur: Lucu, Tajam, dan Penuh dengan Pesan Kehangatan

Your Say | Senin, 19 Oktober 2026 | 15:00 WIB

Hubungan Dagang Indonesia-Rusia Capai 4,84 Miliar Dolar AS, Naik 21,6%

Hubungan Dagang Indonesia-Rusia Capai 4,84 Miliar Dolar AS, Naik 21,6%

Bisnis | Senin, 19 Oktober 2026 | 14:57 WIB

Duit Sudah Disetor, Perekrut Menghilang, Calon Pekerja Migran di DIY Jadi Korban

Duit Sudah Disetor, Perekrut Menghilang, Calon Pekerja Migran di DIY Jadi Korban

Jogja | Senin, 19 Oktober 2026 | 14:56 WIB

Dari Wisata Alam ke Beasiswa, Ini Cara Desa di Maros Membantu 300 Anak Bersekolah

Dari Wisata Alam ke Beasiswa, Ini Cara Desa di Maros Membantu 300 Anak Bersekolah

Lifestyle | Senin, 19 Oktober 2026 | 14:56 WIB

×