Komunitas Yahudi di AS dan Prancis Jadi Target Baru Israel

Muhammad Yunus

Senin, 18 Agustus 2025 | 21:30 WIB
Komunitas Yahudi di AS dan Prancis Jadi Target Baru Israel
Ilustrasi tentara Israel di Gaza. [Ist]

Suara.com - Israel tengah mempertimbangkan rencana untuk merekrut pemuda Yahudi dari luar negeri. Untuk mengatasi "kekurangan tentara," media setempat melaporkan pada Senin (18/8).

Menurut laporan Radio Militer, Israel berencana mengontak komunitas Yahudi di negara-negara lain untuk meyakinkan para pemuda agar bergabung.

Rencana itu mencuat di tengah laporan bahwa militer Israel kekurangan sekitar 10.000–12.000 prajurit. Setelah komunitas Yahudi ultra-Ortodoks atau Haredi menolak wajib militer.

Haredi, yang populasinya sekitar 13 persen dari 10 juta penduduk Israel, menolak wajib militer. Karena meyakini bahwa hidup mereka dipersembahkan untuk belajar kitab Taurat.

Mereka juga beranggapan bahwa mengikuti masyarakat yang sekuler akan mengikis identitas keagamaan mereka.

Pemimpin Israel Benjamin Netanyahu telah mengusulkan diterbitkannya undang-undang yang memberikan pengecualian permanen agar kaum Haredi dibebaskan dari wajib militer.

Namun, rencana itu menghadapi penolakan, baik dari anggota koalisinya maupun oposisi, yang mengecam rencana itu sebagai bentuk diskriminasi.

Menurut laporan Radio Militer, Israel akan menyasar komunitas-komunitas besar Yahudi di luar negeri, khususnya di AS dan Prancis.

Tujuannya, menambah sekitar 700 tentara baru per tahun.

baca juga

Kekurangan tentara memperburuk masalah yang lebih luas, termasuk defisit peralatan militer dan sistem pencadangan yang kewalahan akibat pertempuran berbulan-bulan di Jalur Gaza.

Banyak tentara cadangan dilaporkan mengalami trauma psikologis dan kelelahan akibat perang.

Sebelumnya pada Juli, harian Israel Maariv menyebutkan bahwa para komandan senior untuk pertama kalinya mengakui bahwa mereka kekurangan sekitar 7.500 tentara.

Mereka menyinggung beban kerja yang sangat berat, bahkan sebagian personel mempertimbangkan pensiun dini.

Perang yang dilancarkan Israel di Gaza sejak 27 Oktober 2023 telah menewaskan lebih dari 61.900 warga Palestina.

Agresi militer itu juga menghancurkan wilayah kantong Palestina tersebut, yang kini menghadapi ancaman kelaparan.

Pada November 2024, Mahkamah Pidana Internasional (ICC) mengeluarkan surat perintah penangkapan terhadap pemimpin Israel Benjamin Netanyahu dan mantan kepala pertahanannya, Yoav Gallant, atas dugaan kejahatan perang dan kejahatan terhadap kemanusiaan di Gaza.

Israel juga menghadapi kasus genosida di Mahkamah Internasional atas perang yang mereka lancarkan di wilayah itu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

KKJ Kecam Pembunuhan Berencana Jurnalis Al Jazeera

KKJ Kecam Pembunuhan Berencana Jurnalis Al Jazeera

News | Senin, 18 Agustus 2025 | 21:16 WIB

Film Snow White Gagal di Box Office, Gal Gadot Salahkan Kampanye Boikot Israel

Film Snow White Gagal di Box Office, Gal Gadot Salahkan Kampanye Boikot Israel

Entertainment | Senin, 18 Agustus 2025 | 13:16 WIB

Ulah Suporter Klub Israel Bikin Negara Eropa Ngamuk-ngamuk: Tindakan Bodoh

Ulah Suporter Klub Israel Bikin Negara Eropa Ngamuk-ngamuk: Tindakan Bodoh

Bola | Sabtu, 16 Agustus 2025 | 21:16 WIB

Terkini

KAI Genjot Perbaikan Perlintasan Sebidang, 145 Titik Prioritas Rampung Dibenahi

KAI Genjot Perbaikan Perlintasan Sebidang, 145 Titik Prioritas Rampung Dibenahi

News | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 19:05 WIB

Waspada Vampir Oli pada Motor Bekas, Kenali Ciri dan Cara Deteksinya sebelum Membeli

Waspada Vampir Oli pada Motor Bekas, Kenali Ciri dan Cara Deteksinya sebelum Membeli

Otomotif | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 18:45 WIB

Apakah Aman Menyimpan Skincare dan Makanan dalam Satu Kulkas Mini?

Apakah Aman Menyimpan Skincare dan Makanan dalam Satu Kulkas Mini?

Lifestyle | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 18:45 WIB

Pabrik BYD di Subang Diresmikan Pekan Depan

Pabrik BYD di Subang Diresmikan Pekan Depan

Otomotif | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 18:44 WIB

Bukan Minta Maaf, Pelaku Begal Payudara di Bangkalan Malah Bacok Suami Korban

Bukan Minta Maaf, Pelaku Begal Payudara di Bangkalan Malah Bacok Suami Korban

Jatim | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 18:36 WIB

Sebelum Remaster Rilis, Toy Story 3 Akan Dihapus dari Xbox

Sebelum Remaster Rilis, Toy Story 3 Akan Dihapus dari Xbox

Your Say | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 18:35 WIB

Usut Sumber Limbah Kali Jantung, DLHK Depok Gandeng Wilayah Tempuh Jalur Hukum

Usut Sumber Limbah Kali Jantung, DLHK Depok Gandeng Wilayah Tempuh Jalur Hukum

Jabar | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 18:29 WIB

Brimob Sterilisasi JIS dari Tribun Sampai Ruang Ganti Jelang Duel Persija vs Brisbane Roar

Brimob Sterilisasi JIS dari Tribun Sampai Ruang Ganti Jelang Duel Persija vs Brisbane Roar

News | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 18:27 WIB

KPK Usut Dugaan Korupsi Pengadaan Barang dan Jasa di Disdik Bogor

KPK Usut Dugaan Korupsi Pengadaan Barang dan Jasa di Disdik Bogor

Bogor | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 18:21 WIB

Utang Kereta Cepat Dialihkan ke Kemenkeu pada 15 September

Utang Kereta Cepat Dialihkan ke Kemenkeu pada 15 September

Bisnis | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 18:19 WIB

×