Denny Siregar Sebut OTT Noel 'Receh Kelas Ormas', Sinyal Renggang Aliansi Relawan?

Tasmalinda

Kamis, 21 Agustus 2025 | 23:40 WIB
Denny Siregar Sebut OTT Noel 'Receh Kelas Ormas', Sinyal Renggang Aliansi Relawan?
kolase Noel, Wamenaker dan Denny Siregar

Suara.com - Di tengah guncangan hebat akibat penangkapan Wamenaker Immanuel Ebenezer (Noel) oleh KPK, sebuah serangan tak terduga datang Denny Siregar. Dia melontarkan cuitan brutal yang tidak hanya menohok, tetapi juga merendahkan kasus yang menjerat Noel.

Melalui akun X (dulu Twitter) miliknya, Denny menertawakan OTT tersebut dengan menyebutnya "receh amat" dan setara dengan praktik "kelas ormas".

Sindiran sadis dari seorang yang pernah berada di barisan yang sama ini sontak viral, menandakan betapa dalamnya kejatuhan Noel yang kini tampaknya ditinggalkan bahkan oleh kawan-kawannya sendiri.

"Receh Amat. Kelas Ormas": Hinaan yang Lebih Menyakitkan dari Status Tersangka

Pada Kamis (21/8) pukul 13.01 WIB, tak lama setelah berita OTT meledak, Denny Siregar tanpa basa-basi menuliskan analisisnya yang pedas.

"Noel kena OTT karena meras perusahaan2 urus sertifikat. Receh amat. Kelas ormas ," cuitnya.

Pernyataan ini memiliki dua lapisan hinaan yang sangat dalam:

"Receh Amat": Denny secara sengaja meremehkan skala korupsi yang diduga dilakukan Noel. Ini bukan lagi soal kejahatannya, tapi soal "level"-nya. Bagi seorang pejabat setingkat Wakil Menteri, praktik "memeras" untuk urusan sertifikat dianggap sebagai kejahatan rendahan yang memalukan.

"Kelas Ormas": Ini adalah jab paling brutal. Ia menyamakan tindakan seorang Wamenaker dengan praktik pungutan liar (pungli) yang kerap diidentikkan dengan oknum-oknum organisasi kemasyarakatan di jalanan. Ini adalah serangan telak terhadap gengsi dan martabat jabatan yang diemban Noel.

baca juga

Yang membuat cuitan ini begitu meledak adalah siapa yang menuliskannya. Denny Siregar dan Immanuel Ebenezer adalah dua figur yang tumbuh besar dari ekosistem relawan pendukung Joko Widodo. Mereka pernah berada di sisi yang sama dalam banyak pertempuran politik.

Serangan dari Denny ini menjadi sinyal kuat bahwa Noel kini sendirian.

Ia tidak hanya harus menghadapi proses hukum dari KPK, tetapi juga cemoohan dan isolasi sosial dari lingkaran politik yang dulu membesarkannya.

Ini adalah potret "tidak ada kawan abadi dalam politik".

Wamenaker Immanuel Ebenezer atau Noel pasang badan usai mantan pegawai PT Dutapalma Nusantara Darmex Agro Grup Hebbi Tarnando dilaporkan ke Polres Metro Jakarta Selatan atas dugaan fitnah dan pencemaran nama baik. (Suara.com/M. Yasir)
Wamenaker Immanuel Ebenezer atau Noel pasang badan usai mantan pegawai PT Dutapalma Nusantara Darmex Agro Grup Hebbi Tarnando dilaporkan ke Polres Metro Jakarta Selatan atas dugaan fitnah dan pencemaran nama baik. (Suara.com/M. Yasir)

Netizen Terbelah: Sindiran Cerdas atau Tidak Etis?

Cuitan Denny Siregar yang telah dilihat puluhan ribu kali ini langsung memicu perdebatan sengit di kalangan netizen.

Sebagian besar setuju dan ikut menertawakan. 

"Bener bang, Wamen kok korupsinya cetek banget, malu-maluin," tulis seorang netizen.

 "Ini bukti kalau dia masuk istana bukan karena kualitas, tapi karena jatah preman," timpal yang lain.

Namun, tidak sedikit pula yang menganggap sindiran Denny tidak etis. "Dulu sama-sama berjuang, sekarang teman jatuh malah diketawain. Di mana solidariasnya?" kritik seorang warganet.

Terlepas dari pro dan kontra, cuitan Denny Siregar telah berhasil membingkai narasi baru.

Kasus Noel kini bukan lagi hanya soal kejahatan korupsi, tetapi juga soal sebuah kejatuhan yang tragis, memalukan, dan ditinggalkan oleh semua orang.

Bagaimana menurut Anda? Apakah komentar Denny Siregar ini adalah sebuah kritik yang wajar, atau justru tindakan yang tidak etis terhadap kawan yang sedang terpuruk?

Bagikan pandangan Anda di kolom komentar.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Noel Ditangkap KPK, Menteri Tenaga Kerja Akan Rombak Dirjen Binwasnaker dan K3

Noel Ditangkap KPK, Menteri Tenaga Kerja Akan Rombak Dirjen Binwasnaker dan K3

News | Kamis, 21 Agustus 2025 | 23:36 WIB

Wamenaker Noel Masih Diperiksa KPK hingga Malam Ini

Wamenaker Noel Masih Diperiksa KPK hingga Malam Ini

News | Kamis, 21 Agustus 2025 | 22:13 WIB

Alarm Keras Istana Menyala! Kasus Noel Paksa Evaluasi Kabinet, Mensesneg: Ini Sudah Stadium 4

Alarm Keras Istana Menyala! Kasus Noel Paksa Evaluasi Kabinet, Mensesneg: Ini Sudah Stadium 4

News | Kamis, 21 Agustus 2025 | 21:54 WIB

Efek Berantai OTT Noel: 5 Krisis dari Reshuffle Cepat Hingga Aib Gerakan Relawan

Efek Berantai OTT Noel: 5 Krisis dari Reshuffle Cepat Hingga Aib Gerakan Relawan

News | Kamis, 21 Agustus 2025 | 20:51 WIB

Ruangan Disegel KPK, Menaker Yassierli Bicara Anti-Korupsi di Depan 'Patung Koruptor'

Ruangan Disegel KPK, Menaker Yassierli Bicara Anti-Korupsi di Depan 'Patung Koruptor'

News | Kamis, 21 Agustus 2025 | 20:39 WIB

Reshuffle Kabinet? Dasco: Tanya Mensesneg Saja

Reshuffle Kabinet? Dasco: Tanya Mensesneg Saja

News | Kamis, 21 Agustus 2025 | 19:31 WIB

Sebulan di Jakarta Cari Keadilan, Buruh Kaltim 'Disambut' Berita Wamenaker Noel Kena OTT KPK

Sebulan di Jakarta Cari Keadilan, Buruh Kaltim 'Disambut' Berita Wamenaker Noel Kena OTT KPK

News | Kamis, 21 Agustus 2025 | 19:29 WIB

Terkini

Polisi Telusuri Aliran Dana Bisnis Benih Lobster Ilegal di Garut, 3 Orang Jadi Tersangka

Polisi Telusuri Aliran Dana Bisnis Benih Lobster Ilegal di Garut, 3 Orang Jadi Tersangka

Jabar | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 17:18 WIB

Poin Penting Instruksi Tegas Prabowo Tangani Karhutla Kalbar, 1.500 Personel TNI Dikerahkan

Poin Penting Instruksi Tegas Prabowo Tangani Karhutla Kalbar, 1.500 Personel TNI Dikerahkan

News | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 17:17 WIB

Kaspersky Blokir 250 Ribu Serangan Ransomware di Asia Pasifik, AI Bikin Ancaman Makin Adaptif

Kaspersky Blokir 250 Ribu Serangan Ransomware di Asia Pasifik, AI Bikin Ancaman Makin Adaptif

Tekno | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 17:15 WIB

Bukan Cuma Tempat Barang Kuno, Ini Wajah Baru Museum NTB yang Siap Mendunia

Bukan Cuma Tempat Barang Kuno, Ini Wajah Baru Museum NTB yang Siap Mendunia

Bali | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 17:14 WIB

6 Cara Pakai Essence agar Menyerap Maksimal untuk Kulit Wajah, Makin Glowing dan Kenyal

6 Cara Pakai Essence agar Menyerap Maksimal untuk Kulit Wajah, Makin Glowing dan Kenyal

Lifestyle | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 17:13 WIB

5 Mesin Cuci 2 Tabung yang Hemat Listrik dan Murah untuk Rumah Tangga, Harga Rp1 Jutaan

5 Mesin Cuci 2 Tabung yang Hemat Listrik dan Murah untuk Rumah Tangga, Harga Rp1 Jutaan

Lifestyle | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 17:10 WIB

Dadah-dadah Prabowo dengan Latar Asap Kebakaran Kalimantan, Publik: What Next Mr Presiden

Dadah-dadah Prabowo dengan Latar Asap Kebakaran Kalimantan, Publik: What Next Mr Presiden

Entertainment | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 17:05 WIB

Mauro Zijlstra Terdepak dari Skuad Persija, Arema FC Jadi Kesempatan Kedua

Mauro Zijlstra Terdepak dari Skuad Persija, Arema FC Jadi Kesempatan Kedua

Bola | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 17:04 WIB

Cek Fakta: Bahlil Sebut Baterai Nikel di Mobil Listrik Lebih Paten Dibanding LFP, Benarkah?

Cek Fakta: Bahlil Sebut Baterai Nikel di Mobil Listrik Lebih Paten Dibanding LFP, Benarkah?

Otomotif | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 17:04 WIB

Status Waspada! Gunung Karangetang Terus Muntahkan Lava Sejauh 1.000 Meter

Status Waspada! Gunung Karangetang Terus Muntahkan Lava Sejauh 1.000 Meter

Sulsel | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 17:03 WIB

×