Dulu Teriak Hukum Mati Koruptor, Kini Wamenaker Noel Dituntut Hal Serupa oleh Sahabatnya Sendiri

Erick Tanjung | Yaumal Asri Adi Hutasuhut | Suara.com

Jum'at, 22 Agustus 2025 | 12:50 WIB
Dulu Teriak Hukum Mati Koruptor, Kini Wamenaker Noel Dituntut Hal Serupa oleh Sahabatnya Sendiri
Wamenaker Immanuel Ebenezer. [Dok. Antara]

Suara.com - Sebuah kekecewaan mendalam datang dari teman seperjuangan Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Immanuel Ebenezer alias Noel. Tak main-main, aktivis antikorupsi Saor Siagian, yang juga sesama aktivis 98, meminta agar Noel menjadi orang pertama yang dijatuhi hukuman mati jika terbukti korupsi.

Tuntutan brutal ini datang dari seorang teman yang merasa dikhianati, mengingat Noel sendiri dulunya getol menyuarakan hukuman mati bagi para koruptor.

"Saya termasuk sangat kecewa. Saya kenal dekat dengan Noel karena anak-anak 98 ini. Bahkan Noel kan pernah bilang kalau ada koruptor layak dihukum mati," kata Saor dalam sebuah program di Metro TV, dikutip Jumat (22/8/2025).

Saor Siagian tidak menahan amarah dan kekecewaannya. Baginya, jika tuduhan KPK benar, maka Noel telah mengkhianati semua cita-cita reformasi yang diperjuangkan untuk meruntuhkan rezim Orde Baru yang korup.

Ia melihat perbuatan Noel sebagai bentuk perlawanan langsung terhadap Presiden Prabowo Subianto, yang telah memberinya kehormatan besar.

"Saya tahu bagaimana Noel dari anak jalanan, anak gelandangan diberi kehormatan," kata Saor dengan nada getir.

Kekecewaan inilah yang membuatnya melontarkan tuntutan paling keras, yang justru berdasar pada ucapan Noel sendiri di masa lalu.

"Noel selalu bilang kalau ada korupsi layak dihukuman mati. Sebagai sahabat ideologis, pertemuan kami karena aktivis, saya kira praktik pertama layak diberikan hukuman mati kepada Noel," tegas Saor.

Tak berhenti di situ, Saor juga mengirimkan peringatan keras kepada rekan-rekan aktivis 98 lainnya yang kini berada di lingkar kekuasaan. Ia meminta mereka untuk tidak berkomentar dan bercermin dari kasus Noel.

"Dan juga semua adik-adik saya aktivis 98, mendingan kau sekarang diam," tuturnya.

Sebelumnya, Wakil Ketua KPK Fitroh Rohcahyanto mengonfirmasi penangkapan Immanuel Ebenezer dalam sebuah operasi senyap.

Noel ditangkap terkait kasus dugaan pemerasan terhadap perusahaan-perusahaan yang sedang mengurus sertifikasi Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), sebuah syarat wajib bagi banyak industri.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Nasib Wamenaker Noel di Ujung Tanduk, Istana Tunggu 'Vonis' KPK

Nasib Wamenaker Noel di Ujung Tanduk, Istana Tunggu 'Vonis' KPK

News | Jum'at, 22 Agustus 2025 | 12:43 WIB

Sehat Walafiat usai Kena OTT, KPK soal Foto Wamenaker Noel Terpasang Alat EKG: Hoaks!

Sehat Walafiat usai Kena OTT, KPK soal Foto Wamenaker Noel Terpasang Alat EKG: Hoaks!

News | Jum'at, 22 Agustus 2025 | 12:39 WIB

Cuma Digaji Rp46 Juta, Viral Celetukan Immanuel Ebenezer: 'Nyopet' Kalau Mau Tambahan

Cuma Digaji Rp46 Juta, Viral Celetukan Immanuel Ebenezer: 'Nyopet' Kalau Mau Tambahan

News | Jum'at, 22 Agustus 2025 | 12:35 WIB

Terkini

GMS Pusat Sesalkan Pembubaran Paksa Ibadah di Bantul, Jemaat Anak-anak Ikut Terdampak

GMS Pusat Sesalkan Pembubaran Paksa Ibadah di Bantul, Jemaat Anak-anak Ikut Terdampak

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 08:45 WIB

Wamensos Agus Jabo Dorong Pringsewu Cari Lahan Sekolah Rakyat

Wamensos Agus Jabo Dorong Pringsewu Cari Lahan Sekolah Rakyat

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 08:34 WIB

Muncul Isu Pocong Palsu di Banten, Polisi Siaga Antisipasi Modus Kejahatan

Muncul Isu Pocong Palsu di Banten, Polisi Siaga Antisipasi Modus Kejahatan

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 08:07 WIB

MK Tegaskan Kuota 30 Persen Perempuan Wajib! Parpol Melanggar Siap-siap Digugurkan dari Pemilu

MK Tegaskan Kuota 30 Persen Perempuan Wajib! Parpol Melanggar Siap-siap Digugurkan dari Pemilu

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 08:00 WIB

Tiap Dapur SPPG Wajib Layani Minimal 300 Ibu dan Balita, Melanggar? Insentif Rp6 Juta Melayang!

Tiap Dapur SPPG Wajib Layani Minimal 300 Ibu dan Balita, Melanggar? Insentif Rp6 Juta Melayang!

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 07:13 WIB

Dari Video Viral ke Laporan Polisi: Mengapa Konflik GRIB Jaya dan Ahmad Bahar Terus Membesar?

Dari Video Viral ke Laporan Polisi: Mengapa Konflik GRIB Jaya dan Ahmad Bahar Terus Membesar?

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 07:00 WIB

Polemik TNI Keluar Barak Buru Begal: Solusi Keamanan Darurat atau Benturan Tupoksi Militer?

Polemik TNI Keluar Barak Buru Begal: Solusi Keamanan Darurat atau Benturan Tupoksi Militer?

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 06:55 WIB

Siasat Busuk Eks Anggota Ombudsman Yeka Hendra Bela Mafia CPO Terbongkar, Kini Resmi Masuk Bui!

Siasat Busuk Eks Anggota Ombudsman Yeka Hendra Bela Mafia CPO Terbongkar, Kini Resmi Masuk Bui!

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 00:55 WIB

Mendagri Pastikan Pascabencana Sumatera Masuk Tahap Pemulihan, Anggaran Rp100,1 Triliun Disiapkan

Mendagri Pastikan Pascabencana Sumatera Masuk Tahap Pemulihan, Anggaran Rp100,1 Triliun Disiapkan

News | Senin, 25 Mei 2026 | 22:14 WIB

Renduk Pemulihan Pascabencana Himpun 11.512 Kegiatan, Ini Skala Prioritasnya

Renduk Pemulihan Pascabencana Himpun 11.512 Kegiatan, Ini Skala Prioritasnya

News | Senin, 25 Mei 2026 | 22:04 WIB