Presiden Prabowo: Pemimpin Tidak Pandai Akan Ciptakan Kemiskinan

Bernadette Sariyem, Bagaskara Isdiansyah

Jum'at, 22 Agustus 2025 | 20:24 WIB
Presiden Prabowo: Pemimpin Tidak Pandai Akan Ciptakan Kemiskinan
Presiden Prabowo Subianto saat berpidato dalam acara Pembekalan Kepala Sekolah dan Guru Sekolah Rakyat di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Jumat (22/8/2025). [Suara.com/Bagaskara Isdiansyah]

Suara.com - Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, mengajak para pendidik untuk merenungi kembali makna kemerdekaan dan sejarah pahit bangsa di bawah belenggu penjajahan. 

Dalam pidatonya di acara Pembekalan Kepala Sekolah dan Guru Sekolah Rakyat di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Jumat (22/8/2025), Prabowo secara tegas menyatakan bahwa kemiskinan yang terjadi di masa lalu merupakan akibat dari pemimpin yang tidak cakap dalam menghadapi kekuatan asing.

Di hadapan ribuan kepala sekolah dan guru, Presiden Prabowo mengawali dengan mengupas cita-cita para pendiri bangsa, yaitu mendirikan negara yang rakyatnya benar-benar merdeka. 

"Apa pengertian merdeka? Tentunya merdeka itu adalah bebas dari penjajahan, bebas dari dikuasai oleh orang lain," kata Prabowo.

Ia menjelaskan, esensi penjajahan adalah penguasaan nasib suatu bangsa oleh bangsa lain. Presiden mempertanyakan motif di balik penjajahan yang dialami Indonesia selama ratusan tahun. 

"Kenapa mereka menjajah kita? Mereka menjajah kita karena mereka ingin, mereka yang hidup sejahtera. Mereka mengambil kekayaan kita, mereka mengambil harta kekayaan kita," tegasnya.

Prabowo menggambarkan bagaimana nenek moyang bangsa Indonesia diperlakukan layaknya budak yang bekerja atas perintah penjajah. 

"Bisa dikatakan kita menjadi kuli, kita menjadi katakanlah, hewan tunggangan. Kita disuruh bekerja, kita menjadi sapi perahan," ungkapnya.

Prabowo menekankan agar generasi penerus tidak sekali-kali melupakan bahwa kemerdekaan diraih melalui perjuangan fisik dan perang selama ratusan tahun di berbagai daerah, mulai dari Perang Diponegoro hingga perlawanan di Sulawesi, Maluku, dan Papua.

baca juga

"Jangan sekali-kali lupa itu bahwa kita ratusan tahun diganggu, diinvasi, diadu domba suku sama suku, agama sama agama, dan akhirnya terjadilah kemiskinan," lanjutnya.

Puncak dari analisis historisnya, Prabowo menyimpulkan akar masalah dari kemiskinan dan ketertindasan bangsa di masa lalu. 

"Jadi, saudara harus mengerti bahwa kemiskinan itu terjadi karena pemimpin-pemimpinnya tidak pandai, tidak handal, tidak kuat, tidak mampu menghadapi penjajahan dari luar," tandasnya.

Menurutnya, karena ketidakmampuan para pemimpin saat itu dalam menjalankan negara dengan baik, bangsa-bangsa asing dengan mudah dapat menguasai nusantara yang begitu luas. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Di Hadapan Ribuan Guru Sekolah Rakyat, Prabowo Singgung 'Antek Asing' yang Ogah Indonesia Bangkit

Di Hadapan Ribuan Guru Sekolah Rakyat, Prabowo Singgung 'Antek Asing' yang Ogah Indonesia Bangkit

News | Jum'at, 22 Agustus 2025 | 20:11 WIB

Di Depan Prabowo, Gus Ipul Beberkan 3 Kunci Sekolah Rakyat: Ini Cara Memuliakan 'Wong Cilik'

Di Depan Prabowo, Gus Ipul Beberkan 3 Kunci Sekolah Rakyat: Ini Cara Memuliakan 'Wong Cilik'

News | Jum'at, 22 Agustus 2025 | 18:31 WIB

Kepala Sekolah dan Guru Sekolah Rakyat Dikumpulkan untuk Pembekalan, Prabowo Bakal Beri Arahan

Kepala Sekolah dan Guru Sekolah Rakyat Dikumpulkan untuk Pembekalan, Prabowo Bakal Beri Arahan

News | Jum'at, 22 Agustus 2025 | 17:09 WIB

Penangkapan Immanuel Ebenezer Tembus Media Asing, Janji Prabowo Diungkit

Penangkapan Immanuel Ebenezer Tembus Media Asing, Janji Prabowo Diungkit

News | Jum'at, 22 Agustus 2025 | 18:46 WIB

Angka Kemiskinan Turun di Bawah 9%, Menkeu: Pertama Kali dalam Sejarah

Angka Kemiskinan Turun di Bawah 9%, Menkeu: Pertama Kali dalam Sejarah

Bisnis | Jum'at, 22 Agustus 2025 | 14:42 WIB

Dasco: Presiden Prabowo Tak Akan Lindungi dan Bantu Noel

Dasco: Presiden Prabowo Tak Akan Lindungi dan Bantu Noel

News | Jum'at, 22 Agustus 2025 | 13:50 WIB

Survei ISS: Kepercayaan Publik pada Prabowo Tembus 90,9%, Efek Transfer dari Jokowi?

Survei ISS: Kepercayaan Publik pada Prabowo Tembus 90,9%, Efek Transfer dari Jokowi?

News | Jum'at, 22 Agustus 2025 | 10:16 WIB

Terkini

Usai Terjaring OTT, KPK Tetapkan Bupati Klaten Hamenang sebagai Tersangka

Usai Terjaring OTT, KPK Tetapkan Bupati Klaten Hamenang sebagai Tersangka

Foto | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 06:00 WIB

Kalahkan Persiba Tiga Gol, Kendal Tornado FC Ambil Alih Puncak Klasemen

Kalahkan Persiba Tiga Gol, Kendal Tornado FC Ambil Alih Puncak Klasemen

Jawa Tengah | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 23:33 WIB

Menggambar Bukan Sekadar Bermain, Ini Manfaatnya untuk Imajinasi Anak

Menggambar Bukan Sekadar Bermain, Ini Manfaatnya untuk Imajinasi Anak

Lifestyle | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 23:26 WIB

Mahasiswa Malaysia Pelajari Mitigasi Bencana dan Tata Air Pesisir Jakarta

Mahasiswa Malaysia Pelajari Mitigasi Bencana dan Tata Air Pesisir Jakarta

Jakarta | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 23:18 WIB

Memilih Produk Perawatan Pakaian, Apa yang Jadi Pertimbangan Konsumen?

Memilih Produk Perawatan Pakaian, Apa yang Jadi Pertimbangan Konsumen?

Lifestyle | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 23:05 WIB

UMKM Binaan Astra Catat Transaksi Ekspor Rp400 Miliar, Bidik Pasar Global

UMKM Binaan Astra Catat Transaksi Ekspor Rp400 Miliar, Bidik Pasar Global

Jakarta | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 23:00 WIB

Kabut Asap Karhutla Tekan Ekonomi Palembang, 7 Hotel Laporkan Penurunan Tingkat Hunian

Kabut Asap Karhutla Tekan Ekonomi Palembang, 7 Hotel Laporkan Penurunan Tingkat Hunian

Sumsel | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 22:56 WIB

Tangis Haru Heri Latif, 1,5 Tahun Cari Nafkah Pakai Pick-up Box Berbuah Hadiah Umrah Gratis

Tangis Haru Heri Latif, 1,5 Tahun Cari Nafkah Pakai Pick-up Box Berbuah Hadiah Umrah Gratis

Lifestyle | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Bukan Sekadar Tanam Mangrove: Strategi Baru Ubah Pesisir Malang Jadi Mesin Uang Warga

Bukan Sekadar Tanam Mangrove: Strategi Baru Ubah Pesisir Malang Jadi Mesin Uang Warga

Malang | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 22:49 WIB

KPK Bongkar Dugaan Setoran Upah Pungut ke Bupati Klaten Rp280 Juta

KPK Bongkar Dugaan Setoran Upah Pungut ke Bupati Klaten Rp280 Juta

News | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 22:24 WIB

×