Pramono Tak Menyangka Digitalisasi Pasar Tingkatkan Nilai Transaksi Signifikan

Agung Sandy Lesmana, Fakhri Fuadi Muflih

Senin, 25 Agustus 2025 | 10:16 WIB
Pramono Tak Menyangka Digitalisasi Pasar Tingkatkan Nilai Transaksi Signifikan
Pramono Tak Menyangka Digitalisasi Pasar Tingkatkan Nilai Transaksi Signifikan

Suara.com - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengaku tak menduga penerapan sistem pembayaran digital di pasar tradisional bisa memberikan dampak sebesar itu. Ia menyebut, transaksi non-tunai yang dilakukan para pedagang melonjak signifikan hanya dalam hitungan pekan.

“Karena saya berpikirnya sederhana begini, digitalisasi tidak bisa dihindarkan. Tetapi, kalau proses literasinya tidak dilombakan, para perbankannya tidak diadu, pasarnya tidak diamati, pasti tidak akan terjadi lompatan, lonjakan," ujar Pramono kepada wartawan, Senin (25/8/2025).

"Maka ketika pada pembukaan Lomba Digitalisasi Pasar, saya tidak membayangkan bahwa kenaikannya bisa sangat signifikan. Pemakaian QRIS, termasuk transaksinya," lanjutnya.

Ia menegaskan, digitalisasi tidak hanya mendorong transaksi, tetapi juga memperbaiki ekosistem pasar tradisional. Menurutnya, penggunaan QRIS di 20 pasar meningkat hampir 47 persen, sementara NPWP pedagang juga naik signifikan.

Menurutnya, Jakarta memberikan kontribusi 16,61 persen terhadap GDP nasional dengan pertumbuhan 5,18 persen, lebih tinggi dari rata-rata nasional 5,12 persen. 

"Artinya Jakarta tumbuh lebih baik. Salah satu faktor pendorongnya adalah digitalisasi. Dengan digitalisasi, copet berkurang, primanisme menyusut, dan pasar Tanah Abang sebagai sentra pasar ASEAN bisa kembali hidup," jelasnya. 

"Hasilnya luar biasa, penggunaan QRIS di 20 pasar meningkat hampir 47%, NPWP pedagang juga naik signifikan, dan transaksi e-commerce melonjak lebih dari 40%,” ucap Pramono.

Pramono juga menggarisbawahi, kolaborasi dengan sektor perbankan, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Bank Indonesia (BI), serta Perumda Pasar Jaya menjadi faktor penting keberhasilan program ini. 

Ia menilai, dukungan lintas lembaga membuat pasar tradisional lebih siap menghadapi tantangan ekonomi digital.

baca juga
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung melihat peta rencana pembangunan saat kegiatan susur sungai di Jakarta, Kamis (31/7/2025). [Suara.com/Alfian Winanto]
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung melihat peta rencana pembangunan saat kegiatan susur sungai di Jakarta, Kamis (31/7/2025). [Suara.com/Alfian Winanto]

Selain memberikan manfaat ekonomi, Pramono menilai penerapan pembayaran digital juga mengurangi potensi kejahatan di pasar. Sistem transaksi non-tunai dinilai menutup celah praktik pencopetan maupun pungutan liar.

Di sisi lain, kalangan pedagang dan pengelola pasar juga merasakan manfaat langsung. Pasar Tanah Abang misalnya, kembali ramai dengan sistem pembayaran digital yang memudahkan pembeli maupun pedagang.

Ke depannya, transformasi digital pasar akan terus dilanjutkan ke lebih banyak lokasi. Jakarta memiliki 153 pasar yang dikelola Pasar Jaya, dan 20 di antaranya sudah dijadikan percontohan penerapan digitalisasi.

Dalam perlombaan itu, Bank Jakarta meraih penghargaan Mitra Perbankan serta Mitra Bank Literasi Keuangan. Kompetisi ini juga diikuti oleh bank-bank besar lain, seperti BCA, Bank Mandiri, BRI, dan BNI.

Lomba digelar secara kolaboratif oleh Pemprov DKI Jakarta, Perumda Pasar Jaya, OJK, dan BI. Tujuannya mendorong pasar tradisional beralih ke sistem pembayaran digital yang lebih cepat, aman, dan transparan. 

Dari 153 pasar yang dikelola Pasar Jaya, 20 pasar dipilih secara acak sebagai percontohan sesuai klasifikasi (kelas A, B, dan C).

Bank Jakarta berhasil meraih tiga penghargaan sekaligus. Di antaranya Mitra Perbankan Terbaik Kategori Pasar B (Pasar Koja) dan Pasar A (Pasar Mayestik), serta Mitra Bank Literasi Keuangan Terbaik Kedua. Penghargaan diserahkan langsung oleh Gubernur Jakarta Pramono Anung kepada Direktur Utama Bank Jakarta, Agus H. Widodo, disaksikan pejabat BI dan OJK.

Direktur Utama Bank Jakarta, Agus H. Widodo, menilai ajang ini menjadi kesempatan untuk memperkuat literasi dan inklusi keuangan.

“Kami memandang digitalisasi pasar tradisional sebagai bagian dari transformasi ekosistem keuangan Jakarta. Upaya ini tidak hanya menghadirkan kemudahan transaksi melalui QRIS dan EDC, tetapi juga membuka akses yang lebih luas bagi para pelaku UMKM untuk masuk dalam sistem keuangan formal," ungkapnya.

Kepala Pasar Mayestik, Dewi Ratna Furi, menyebut penghargaan “Pasar Digital Terbaik Tipe A” yang diterima pasar yang ia kelola tidak lepas dari kolaborasi dengan Bank Jakarta.

“Kolaborasi antara Pasar Mayestik dan Bank Jakarta dalam ajang Lomba Digitalisasi Pasar merupakan langkah yang sangat positif dan strategis. Ini bukan sekadar tren, tapi sebuah kebutuhan untuk memastikan pasar tradisional tetap relevan dan berdaya saing di tengah era ekonomi digital,” katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Drama Air Mata Noel Ebenezer jadi Bahan Olok-olok, Eks Pimpinan KPK: Nangis Bos!

Drama Air Mata Noel Ebenezer jadi Bahan Olok-olok, Eks Pimpinan KPK: Nangis Bos!

News | Sabtu, 23 Agustus 2025 | 16:21 WIB

Minta Jatah Setelah Tahu Ada Korupsi di Kemenaker, Eks Pimpinan KPK Sebut Noel Pejabat Kurang Ajar!

Minta Jatah Setelah Tahu Ada Korupsi di Kemenaker, Eks Pimpinan KPK Sebut Noel Pejabat Kurang Ajar!

News | Sabtu, 23 Agustus 2025 | 15:38 WIB

Hasil Palak Noel Ebenezer Bak 'Showroom' Kendaraan Mewah, Rocky Gerung: Festival Keserakahan!

Hasil Palak Noel Ebenezer Bak 'Showroom' Kendaraan Mewah, Rocky Gerung: Festival Keserakahan!

News | Sabtu, 23 Agustus 2025 | 11:52 WIB

Juluki Irvian Bobby 'Sultan' Kemenaker, Modus Noel Ebenezer Palak Rp3 Miliar buat Renovasi Rumah!

Juluki Irvian Bobby 'Sultan' Kemenaker, Modus Noel Ebenezer Palak Rp3 Miliar buat Renovasi Rumah!

News | Sabtu, 23 Agustus 2025 | 11:44 WIB

Terkini

Bobotoh Serbu Seoul, Marc Klok: Hormat Setinggi-tingginya, Kami Membawa Nama Indonesia

Bobotoh Serbu Seoul, Marc Klok: Hormat Setinggi-tingginya, Kami Membawa Nama Indonesia

Bola | Rabu, 16 September 2026 | 08:07 WIB

Kabut Asap Kiriman dari Selatan Diklaim Perburuk Kualitas Udara di Riau

Kabut Asap Kiriman dari Selatan Diklaim Perburuk Kualitas Udara di Riau

Riau | Rabu, 16 September 2026 | 08:06 WIB

Suahasil Nazara Jadi Menkeu Baru, Investor Soroti Kepastian Investasi Indonesia

Suahasil Nazara Jadi Menkeu Baru, Investor Soroti Kepastian Investasi Indonesia

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 08:01 WIB

Petualangan ke Dunia Tanpa Titik Akhir di Buku Princess, Bajak Laut & Alien

Petualangan ke Dunia Tanpa Titik Akhir di Buku Princess, Bajak Laut & Alien

Your Say | Rabu, 16 September 2026 | 08:00 WIB

Jawa Tengah Jadi Tujuan Investasi Global, Investor Dubai Incar Proyek Mini Refinery Senilai Rp5 T

Jawa Tengah Jadi Tujuan Investasi Global, Investor Dubai Incar Proyek Mini Refinery Senilai Rp5 T

News | Rabu, 16 September 2026 | 07:59 WIB

4 Tablet 4G Murah dengan Performa Kencang dan Baterai Awet yang Bisa Dipilih

4 Tablet 4G Murah dengan Performa Kencang dan Baterai Awet yang Bisa Dipilih

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 07:48 WIB

Scam Sudah Jadi Industri, OJK Dorong Sistem Anti-Penipuan Terintegrasi

Scam Sudah Jadi Industri, OJK Dorong Sistem Anti-Penipuan Terintegrasi

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 07:43 WIB

5 Perbedaan Masker Peel Off dan Wash Off untuk Wajah yang Perlu Diketahui

5 Perbedaan Masker Peel Off dan Wash Off untuk Wajah yang Perlu Diketahui

Lifestyle | Rabu, 16 September 2026 | 07:40 WIB

Kabut Asap Karhutla Kalimantan Makin Parah: 40 Wilayah Malaysia Berstatus Tidak Sehat

Kabut Asap Karhutla Kalimantan Makin Parah: 40 Wilayah Malaysia Berstatus Tidak Sehat

News | Rabu, 16 September 2026 | 07:30 WIB

Jenazah Tim Medis KMP Virgo 8 Akhirnya Dipulangkan ke Madura

Jenazah Tim Medis KMP Virgo 8 Akhirnya Dipulangkan ke Madura

Jatim | Rabu, 16 September 2026 | 07:26 WIB

×