Baru Sebulan Jalan, Program Sekolah Rakyat Sudah 'Oleng': Kemensos Bentuk Gugus Tugas Darurat

Erick Tanjung, Lilis Varwati

Kamis, 28 Agustus 2025 | 14:35 WIB
Baru Sebulan Jalan, Program Sekolah Rakyat Sudah 'Oleng': Kemensos Bentuk Gugus Tugas Darurat
Wakil Menteri Sosial (Wamensos) Agus Jabo Priyono. [Antara/Fauzan/YU]

Suara.com - Program ambisius Sekolah Rakyat yang baru sebulan berjalan ternyata sudah 'oleng'. Kementerian Sosial (Kemensos) mengakui adanya serangkaian masalah di lapangan, mulai dari anak yang belum bisa baca tulis hingga sarana-prasarana yang tidak lengkap.

Sebagai langkah darurat, Kemensos kini membentuk Gugus Tugas Pengendalian Operasional Sekolah Rakyat untuk membereskan masalah yang mulai terkuak di program prioritas ini.

Wakil Menteri Sosial, Agus Jabo Priyono, tidak menampik bahwa implementasi program Sekolah Rakyat tidak semulus yang dibayangkan. Dalam rapat di Kantor Kemensos, Rabu (27/8/2025), ia mengakui bahwa masih banyak persoalan yang harus segera ditangani.

"Keberhasilan kuantitatif harus kita tingkatkan menjadi keberhasilan kualitatif, dengan membangun sistem yang lebih baik di setiap Sekolah Rakyat,” jelas Agus Jabo.

Agus Jabo membeberkan beberapa contoh masalah nyata yang sudah teridentifikasi hanya dalam satu bulan pertama;

  • Di Bogor: Kepala Sekolah SRMP 10 melaporkan adanya kesenjangan usia fisik dan mental anak. Bahkan ditemukan ada 10 anak yang belum bisa baca tulis dan membutuhkan pendampingan khusus dari psikolog.
  • Di Jakarta Timur: Kepala Sekolah SRMA 9 mengeluhkan sarana-prasarana yang masih belum lengkap serta masalah integrasi data ke sistem Dapodik.
    Temuan-temuan inilah yang menjadi dasar pembentukan gugus tugas darurat.

Gugus tugas baru ini, menurut Agus Jabo, akan fokus pada pengawasan dan pengendalian 100 Sekolah Rakyat yang sudah beroperasi, dan akan bertambah menjadi 165 titik bulan depan.

Ada empat misi utama yang diembankan kepada tim ini, yakni (1) mengendalikan pelaksanaan program secara keseluruhan, (2) menyelesaikan hambatan-hambatan teknis di lapangan, (3) mengawasi aspek keuangan dan sarana-prasarana, (4) mengawasi kualitas sumber daya manusia, dalam hal ini guru dan tenaga kependidikan.

“Nantinya, gugus tugas ini akan mengawasi situasi darurat terkait pembelajaran maupun kesejahteraan tenaga pendidikan agar dapat segera diatasi,” kata Agus Jabo.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Guru Besar UNM Prof Harris: Sekolah Rakyat Bisa Putus Rantai Kemiskinan Lewat Pendidikan

Guru Besar UNM Prof Harris: Sekolah Rakyat Bisa Putus Rantai Kemiskinan Lewat Pendidikan

News | Rabu, 27 Agustus 2025 | 18:05 WIB

Terobosan Dunia Pendidikan: Sekolah Rakyat Terapkan Pemetaan Bakat Berbasis AI

Terobosan Dunia Pendidikan: Sekolah Rakyat Terapkan Pemetaan Bakat Berbasis AI

Lifestyle | Senin, 25 Agustus 2025 | 20:29 WIB

Perbedaan Sekolah Rakyat yang Digagas Prabowo Subianto dengan Sekolah Negeri, 100 Persen Gratis?

Perbedaan Sekolah Rakyat yang Digagas Prabowo Subianto dengan Sekolah Negeri, 100 Persen Gratis?

Lifestyle | Minggu, 24 Agustus 2025 | 17:43 WIB

Terkini

Laba Bank Jago Meroket 50 Persen Jadi Rp298 Miliar hingga Kuartal III-2026

Laba Bank Jago Meroket 50 Persen Jadi Rp298 Miliar hingga Kuartal III-2026

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 07:37 WIB

Peringatan Dini Cuaca DIY: Kota Jogja hingga Sleman Berpotensi Hujan Petir

Peringatan Dini Cuaca DIY: Kota Jogja hingga Sleman Berpotensi Hujan Petir

Jogja | Kamis, 29 Oktober 2026 | 07:34 WIB

Tecno Megabook K15S Resmi di Indonesia, Laptop Ryzen 5 dengan Baterai 70 Wh Seharga Rp8,5 Juta

Tecno Megabook K15S Resmi di Indonesia, Laptop Ryzen 5 dengan Baterai 70 Wh Seharga Rp8,5 Juta

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 07:30 WIB

Urutan Skincare Pagi untuk Anak Sekolah agar Wajah Cerah dan Segar

Urutan Skincare Pagi untuk Anak Sekolah agar Wajah Cerah dan Segar

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 07:29 WIB

Scorpio Cocok Berteman dengan Zodiak Apa? Ini Daftarnya, Bisa Jadi Sahabat Karib

Scorpio Cocok Berteman dengan Zodiak Apa? Ini Daftarnya, Bisa Jadi Sahabat Karib

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 07:25 WIB

Bos BEI Tertarik BUMN Hasil Restrukturisasi Danantara Bisa Melantai di Bursa

Bos BEI Tertarik BUMN Hasil Restrukturisasi Danantara Bisa Melantai di Bursa

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 07:23 WIB

Mobil Listrik Harga Rp100 Jutaan Ada di GIIAS Makassar

Mobil Listrik Harga Rp100 Jutaan Ada di GIIAS Makassar

Sulsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 07:15 WIB

Review The Mongoose: Ketika Veteran Tangguh Menghadapi Fitnah dan Maut!

Review The Mongoose: Ketika Veteran Tangguh Menghadapi Fitnah dan Maut!

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 07:00 WIB

Dihadiri Titiek Soeharto, Momen Prabowo Pimpin Siswa SD Gaungkan Sumpah Pemuda di Perpustakaan

Dihadiri Titiek Soeharto, Momen Prabowo Pimpin Siswa SD Gaungkan Sumpah Pemuda di Perpustakaan

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 07:00 WIB

Sopir Angkot Kritik Prabowo: MBG Buang-buang Makanan, BPJS Bikin Warga Gagal Berobat!

Sopir Angkot Kritik Prabowo: MBG Buang-buang Makanan, BPJS Bikin Warga Gagal Berobat!

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 06:55 WIB

×