Perbedaan Sekolah Rakyat yang Digagas Prabowo Subianto dengan Sekolah Negeri, 100 Persen Gratis?

Yasinta Rahmawati

Minggu, 24 Agustus 2025 | 17:43 WIB
Perbedaan Sekolah Rakyat yang Digagas Prabowo Subianto dengan Sekolah Negeri, 100 Persen Gratis?
Ilustrasi Sekolah Rakyat. (Suara.com/TIm Grafis)

Suara.com - Salah satu program prioritas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto adalah Sekolah Rakyat. Direncanakan akan mulai beroperasi pada tahun ajaran 2025/2026, Sekolah Rakyat adalah program pendidikan gratis yang diperuntukkan bagi anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem.

Kementerian Sosial dikabarkan tengah bersiap melucurkan Sekolah Rakyat tersebut. Walaupun sama-sama menyelenggarakan pendidikan dasar dan menengah seperti umumnya sekolah negeri, ternyata Sekolah Rakyat mempunyai beberapa perbedaan mulai dari pendekatan, tujuan, serta sistem.

Berikut beberapa perbedaan antara sekolah negeri dan Sekolah Rakyat.

1. Lokasi sekolah

Sekolah negeri pada umumnya berlokasi di daerah yang padat penduduk, baik di perkotaan ataupun di kawasan pemukiman.

Sedangkan Sekolah Rakyat dibangun di daerah-daerah yang minim akses pendidikan seperti wilayah terpencil di Papua, Nusa Tenggara Timur, Kalimantan, termasuk beberapa kawasan di Pulau Jawa.

Ada setidaknya 53 lokasi Sekolah Rakyat yang telah siap digunakan berdasarkan catatan Kementerian Sosial, sedangkan 82 lokasi lainnya masih dalam tahap asesmen atau penilaian oleh Kementerian PUPR.

Pemerintah kabarnya juga memiliki rencana untuk memanfaatkan pesantren atau madrasah yang terbengkalai sebagai lokasi Sekolah Rakyat.

2. Fasilitas sekolah

baca juga

Fasilitas asrama pada umumnya tidak ditemui di sekolah negeri, para siswa akan pulang-pergi dari rumah ke sekolah setiap hari.

Sebaliknya, Sekolah Rakyat dirancang sebagai boarding school atau sekolah berasrama gratis, termasuk seluruh kebutuhan mulai dari pendidikan, makan, hingga tempat tinggal yang akan ditanggung negara.

Fasilitas Sekolah Rakyat ini mencakup kelas belajar, asrama, kantin, sarana olahraga, tempat beribadah. Hal ini ditujukan untuk menciptakan lingkungan belajar-mengajar yang kondusif.

3. Kriteria murid

Sekolah negeri biasanya menerima siswa dari berbagai latar belakang ekonomi, termasuk dari jalur zonasi, prestasi, afirmasi, ataupun perpindahan tugas orang tua.

Sedangkan Sekolah Rakyat hanya diperuntukkan bagi anak-anak yang berasal dari keluarga desil 1 dan 2 berdasarkan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gibran Luruskan soal Muka 'Judes', tapi 'No Comment' soal Tunjangan DPR

Gibran Luruskan soal Muka 'Judes', tapi 'No Comment' soal Tunjangan DPR

News | Minggu, 24 Agustus 2025 | 15:56 WIB

Nangis Minta Amnesti Presiden, Padahal Immanuel Ebenezer Dulu Nyindir Prabowo Begini

Nangis Minta Amnesti Presiden, Padahal Immanuel Ebenezer Dulu Nyindir Prabowo Begini

Lifestyle | Minggu, 24 Agustus 2025 | 13:35 WIB

Cak Imin: Sekolah Rakyat Dapat Menjadi Inspirasi Bagi Sekolah-sekolah Lain

Cak Imin: Sekolah Rakyat Dapat Menjadi Inspirasi Bagi Sekolah-sekolah Lain

News | Sabtu, 23 Agustus 2025 | 18:44 WIB

Terkini

Susu Kembali Masuk Menu MBG, BGN Wajibkan 80 Persen Susu Segar dari Peternak Lokal

Susu Kembali Masuk Menu MBG, BGN Wajibkan 80 Persen Susu Segar dari Peternak Lokal

News | Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:52 WIB

Harga Pangan Nasional Hari Ini: Cabai Makin Pedas, Bawang Ikut Melonjak

Harga Pangan Nasional Hari Ini: Cabai Makin Pedas, Bawang Ikut Melonjak

Bisnis | Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:51 WIB

Catat Tanggalnya! Forza Horizon 6 Rilis di PS5 Januari 2027

Catat Tanggalnya! Forza Horizon 6 Rilis di PS5 Januari 2027

Your Say | Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:50 WIB

Raline Shah Mundur dari Komdigi, Apa Saja Kontribusinya?

Raline Shah Mundur dari Komdigi, Apa Saja Kontribusinya?

Entertainment | Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:49 WIB

Liburan Akhir Tahun Makin Dekat, Yuk Siapkan Semua Kebutuhannya!

Liburan Akhir Tahun Makin Dekat, Yuk Siapkan Semua Kebutuhannya!

Banten | Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:48 WIB

Profil Martha Tilaar, Pengusaha Senior yang Meninggal Dunia Hari Ini

Profil Martha Tilaar, Pengusaha Senior yang Meninggal Dunia Hari Ini

Bisnis | Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:47 WIB

Liburan Akhir Tahun Makin Dekat,  Yuk Siapkan Semua Kebutuhannya!

Liburan Akhir Tahun Makin Dekat, Yuk Siapkan Semua Kebutuhannya!

Jakarta | Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:44 WIB

Rekam Jejak Rustian, Sestama BNPB yang Terjaring OTT KPK: Dari Apoteker Jadi Pejabat Teras

Rekam Jejak Rustian, Sestama BNPB yang Terjaring OTT KPK: Dari Apoteker Jadi Pejabat Teras

News | Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:44 WIB

Viral Truk Kopdes Angkut Bibit Sawit Lewat Kabut Asap Kebakaran Hutan

Viral Truk Kopdes Angkut Bibit Sawit Lewat Kabut Asap Kebakaran Hutan

News | Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:43 WIB

JK Ungkap Sisi Gelap Demokrasi Liberal Indonesia: Banyak Pejabat Tidak Punya Kapasitas

JK Ungkap Sisi Gelap Demokrasi Liberal Indonesia: Banyak Pejabat Tidak Punya Kapasitas

Sulsel | Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:41 WIB

×