- Ahmad Sahroni viral karena ucapan tolol untuk masyarakat yang ingin membubarkan DPR
- Ahmad Sahroni dicopot dari pimpinan Komisi III DPR RI
- Rusdi Masse gantikan posisi Ahmad Sahroni di Komisi III DPR RI
Suara.com - Mulutmu, harimaumu. Ungkapan ini pas untuk menggambarkan Ahmad Sahroni.
Ahmad Sahroni dicopot dari pimpinan Komisi III menyusul ucapan kontroversi yang menyebut tolol bagi mereka yang ingin membubarkan DPR.
Kini, oleh Fraksi Nasem, politisi Nasdem tersebut ditugaskan di Komisi I DPR RI yang membidangi hubungan luar negeri, pertahanan dan intelejen.
Tak bisa ditampik, demonstrasi yang digelar di depan Gedung DPR dua hari terakhir kian memanas, salah satunya akibat pernyataan Sahroni yang melukai hati masyarakat.
Sebagai puncaknya, seorang pengemudi Ojek Online (Ojol) bernama Affan Kurniawan tewas akibat dilindas kendaraan taktis (Rantis) Brimob pada Kamis malam, 28 Agustus 2025.
![Warganet ngamuk disebut tolol oleh Ahmad Sahroni. [instagram]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2025/08/23/73283-ahmad-sahroni.jpg)
Berikut adalah beberapa fakta terkait pencopotan Ahmad Sahroni dari kursi pimpinan Komisi III DPR RI:
1. Berawal dari ucapan tolol
Nama Ahmad Sahroni sebelumnya viral usai menanggapi wacana pembubaran DPR yang marak digaungkan di media sosial.
Ia melabeli pihak yang mendukung wacana itu sebagai orang tolol. Ucapannya memicu gelombang kritik yang mengakibatkan aksi demo dilakukan di beberapa titik dan memanas.
Baca Juga: Riwayat Pendidikan Ferry Irwandi, Semprot Ahmad Sahroni Mulut Sampah
2. Dimutasi ke Komisi I DPR
Mutasi Ahmad Sahroni tertuang dalam surat bernomor F. NasDem. 758 /DPR-RI/VIII/2025.
Berdasarkan dokumen yang beredar, per 29 Agustus 2025, Sahroni dipindahkan dari Komisi III ke Komisi I DPR RI.
Artinya, Sahrono kini meninggalkan bidang hukum dan beralih mengurusi isu-isu strategis terkait pertahanan, hubungan internasional, hingga intelijen.
3. Jabatan Ahmad Sahroni di Komisi III diisi Rusdi Masse

Pergantian posisi Sahroni bukan sekadar rotasi, tapi juga pergeseran kekuatan di tubuh Fraksi NasDem.
Kursi Wakil Ketua Komisi III DPR kini ditempati Rusdi Masse Mappasessu, yang sebelumnya menjabat anggota Komisi IV DPR.
Pergantian ini sekaligus menandakan perombakan strategis di dalam tubuh fraksi, menyusul gejolak opini publik terhadap sikap Sahroni.
4. Ditandatangani ketua fraksi dan Sahroni sendiri
Menariknya, surat mutasi tersebut bukan hanya ditandatangani Ketua Fraksi Nasdem Viktor Bungtilu Laiskodat, tetapi juga oleh Ahmad Sahroni sendiri. Sebab, di Fraksi Nasdem ia menjabat sekretaris.
Surat ini juga ditembuskan ke pimpinan DPR serta pimpinan Komisi I, III, dan IV untuk ditindaklanjuti.