Suara.com - Gedung DPR RI pada Sabtu (30/8/2024) masih menjadi sasaran aksi protes massa. Setidaknya, sudah hampir sepekan ini terjadi demonstrasi berjilid di DPR RI sejak meletuskan aksi dengan seruan 'Bubarkan DPR' pada Senin (25/8/2025) lalu. Aksi yang digelar hari ini berlangsung di Gedung DPR itu terpantau disiarkan secara live oleh pengguna TikTok, @b3nHaezer89.
Dari pantauan siaran live itu, terlihat sebuah mobil pedagang tahu bulat yang digunakan massa untuk merobohkan pagar raksasa Gedung DPR. Mobil bak terbuka itu pun terlihat berjalan mundur hingga mendekati pagar gedung parlemen.
Massa demonstran pun secara kompak mengarahkan agar mobil pedagang tahu bulat itu mendekat ke pagar.
"Terus, terus bang," pekik massa kompak.

Bahkan, beberapa pendemo terlihat ikut membantu mendorong mobil jenis pikap itu hingga ada yang mengikatkan tali tambang serta mengaitkannya ke pagar DPR. Namun, usaha itu gagal.
Seolah tak mau hilang akal, setelah gagal merobohkan pagar DPR dengan mobil pedagang tahu bulat, sebuah truk berwana hijau didatangkan massa untuk digunakan menjebol pagar DPR.
"Minggir, minggir ada truk, kasih jalan-jalan," ujar pria yang merekam peristiwa itu secara live.
![Massa aksi saat menggelar unjuk rasa di depan Gedung DPR RI, Jakarta, Kamis (28/8/2025). [Suara.com/Alfian Winanto]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2025/08/28/11137-demo-di-dpr-demo-di-dpr-ricuh-ricuh-demo-dpr.jpg)
Lagi-lagi aksi itu tidak berhasil, sebuah truk fuso pun dikerahkan massa. Sontak para pendemo lain pun bersorak dengan hadirnya truk fuso berwarna putih itu.
"Tarik, tarik, tarik," sahut mereka.
Baca Juga: Dibakar Massa, Belasan Bangkai Mobil di Polres Jaktim Diserbu Pemulung: Diangkut Pakai Gerobak!
"Harus dirobohin pagar DPR ini, agar kita bisa masuk ke dalem," ujarnya perekam video.
Bahkan terdengar pekik massa saat truk fuso itu digunakan untuk merobohkan pagar DPR RI.
"Buka-buka pintunya, buka pintunya sekarang juga," teriak massa.
Namun, sejumlah pendemo sempat melarang adanya aksi massa yang mendatangkan truk fuso untuk bisa menjebol pagar gedung parlemen. Namun, siaran live itu tetap saja dilakukan. Hingga berita ini diturunkan aksi tarik pagar DPR dengan menggunakan truk fuso itu masih dilakukan para pendemo.