Trump Ancam Hancurkan Industri Rudal dan Angkatan Laut Iran

Vania Rossa

Sabtu, 28 Februari 2026 | 15:18 WIB
Trump Ancam Hancurkan Industri Rudal dan Angkatan Laut Iran
Donald Trump [The White House]
baca 10 detik
  • Presiden Trump mengumumkan tekad menghancurkan industri rudal serta memusnahkan angkatan laut Iran setelah serangan Sabtu (28/2).
  • Operasi militer AS bersama Israel ini diklaim Trump sebagai bentuk pembelaan diri terhadap ancaman Iran.
  • Trump menuduh rezim Iran mengancam eksistensi AS dan membahayakan personel militer selama 47 tahun.

Suara.com - Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyatakan tekadnya untuk menghancurkan industri rudal Iran dan “memusnahkan” angkatan laut negara tersebut, menyusul dimulainya serangan militer AS bersama Israel ke Teheran pada Sabtu (28/2).

Dalam pernyataannya yang dikutip AFP, Trump menegaskan bahwa operasi militer tersebut ditujukan untuk menghilangkan ancaman dari Iran terhadap Amerika Serikat dan sekutunya.

“AS akan menghancurkan industri rudal Iran dan memusnahkan angkatan laut mereka,” ujar Trump.

Dalam pesan video berdurasi sekitar delapan menit, Trump menyebut langkah itu sebagai bentuk pembelaan diri. Ia menuding pemerintahan Iran di bawah Ayatollah Ali Khamenei selama 47 tahun terakhir telah mengancam eksistensi AS serta membahayakan keselamatan warga dan personel militernya.

“Tujuan kami adalah membela rakyat Amerika dengan melenyapkan ancaman nyata dari rezim Iran, sebuah kelompok kejam yang terdiri dari orang-orang yang sangat keras dan mengerikan. Aktivitas mereka secara langsung membahayakan Amerika Serikat, pasukan kita, pangkalan kita di luar negeri, dan sekutu kita di seluruh dunia,” katanya.

Trump juga menuduh Iran secara konsisten memusuhi AS dan terlibat dalam berbagai aksi kekerasan lintas negara.

“Selama 47 tahun, rezim Iran telah meneriakkan ‘Matilah Amerika’ dan melancarkan kampanye pertumpahan darah dan pembunuhan massal yang tak berkesudahan, menargetkan Amerika Serikat, pasukan kita, dan orang-orang tak berdosa di banyak negara,” ujarnya.

Pada Sabtu, AS dan Israel mulai melancarkan serangan ke sejumlah titik di Iran. Ledakan dilaporkan terdengar di Teheran dan beberapa kota lainnya, menandai eskalasi tajam ketegangan di kawasan tersebut.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Iran Persiapkan Serangan Balasan ke Israel dan AS

Iran Persiapkan Serangan Balasan ke Israel dan AS

News | Sabtu, 28 Februari 2026 | 14:58 WIB

Israel Bombardir Kantornya di Teheran, Keberadaan Imam Ali Khamenei Masih Misterius

Israel Bombardir Kantornya di Teheran, Keberadaan Imam Ali Khamenei Masih Misterius

News | Sabtu, 28 Februari 2026 | 14:47 WIB

Tak Cuma Teheran, Amerika dan Israel Juga Serang Kota Lain di Iran

Tak Cuma Teheran, Amerika dan Israel Juga Serang Kota Lain di Iran

News | Sabtu, 28 Februari 2026 | 14:36 WIB

Terkini

Bukan Cuma Iseng, Pelaku Teror Bom SDN Srengseng Sawah Ternyata Pernah Ancam Pak RT

Bukan Cuma Iseng, Pelaku Teror Bom SDN Srengseng Sawah Ternyata Pernah Ancam Pak RT

News | Senin, 13 Juli 2026 | 22:35 WIB

Pilu! Korban Rudapaksa Jagakarsa Melahirkan, Bayi Terpaksa Diserahkan ke Dinsos

Pilu! Korban Rudapaksa Jagakarsa Melahirkan, Bayi Terpaksa Diserahkan ke Dinsos

News | Senin, 13 Juli 2026 | 21:52 WIB

Jadi Tersangka, Kejagung Klaim Febrie Adriansyah Mundur Sukarela dan Tak Lagi Dikawal TNI

Jadi Tersangka, Kejagung Klaim Febrie Adriansyah Mundur Sukarela dan Tak Lagi Dikawal TNI

News | Senin, 13 Juli 2026 | 21:50 WIB

Skandal Korupsi Lingkaran Prabowo, Uji Transparansi dan Integritas Penegakan Hukum

Skandal Korupsi Lingkaran Prabowo, Uji Transparansi dan Integritas Penegakan Hukum

News | Senin, 13 Juli 2026 | 21:39 WIB

Prabowo Perintahkan Harga Khusus BBM untuk Nelayan Kapal 30200 GT

Prabowo Perintahkan Harga Khusus BBM untuk Nelayan Kapal 30200 GT

News | Senin, 13 Juli 2026 | 21:28 WIB

Pimpinan Ponpes Pembakar Santri Segera Ditahan, Polisi Ungkap Fakta Miris Sejak 2005

Pimpinan Ponpes Pembakar Santri Segera Ditahan, Polisi Ungkap Fakta Miris Sejak 2005

News | Senin, 13 Juli 2026 | 21:06 WIB

DPR Cium Aroma Intervensi Elite Kasus Pembakaran Santri Lombok, Singgung Jaringan Nahdlatul Wathan

DPR Cium Aroma Intervensi Elite Kasus Pembakaran Santri Lombok, Singgung Jaringan Nahdlatul Wathan

News | Senin, 13 Juli 2026 | 20:58 WIB

BNI Lakukan Serangkaian Penguatan Tata Kelola Penyaluran KUR

BNI Lakukan Serangkaian Penguatan Tata Kelola Penyaluran KUR

News | Senin, 13 Juli 2026 | 20:30 WIB

Kejagung Bantah Febrie Adriansyah Umrah Usai Tersangka: Sudah Dicekal, Masih di Indonesia

Kejagung Bantah Febrie Adriansyah Umrah Usai Tersangka: Sudah Dicekal, Masih di Indonesia

News | Senin, 13 Juli 2026 | 20:10 WIB

KPK Masih Buka Peluang Supervisi Kasus Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Siap Pantau

KPK Masih Buka Peluang Supervisi Kasus Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Siap Pantau

News | Senin, 13 Juli 2026 | 20:05 WIB

×