Ferry Irwandi Bongkar Pola Terorganisir di Balik Demo Jakarta: Mereka 'Bersenjata'

Denada S Putri Suara.Com
Sabtu, 30 Agustus 2025 | 18:37 WIB
Ferry Irwandi Bongkar Pola Terorganisir di Balik Demo Jakarta: Mereka 'Bersenjata'
Kondisi Halte Transjakarta Senen usai jadi sasaran amukan massa, Jumat (29/8/2025). [Suara.com/Yaumal]

Suara.com - Konten kreator Ferry Irwandi meluruskan isu soal aksi demonstrasi di Jakarta yang berlangsung sejak beberapa hari terakhir.

Melalui unggahannya, Ferry menegaskan bahwa gerakan tersebut bukanlah intervensi asing, melainkan muncul dari dinamika kekuasaan di dalam negeri.

“Ini bukan intervensi asing. Ini muncul dalam kekuasaan. Tidak butuh jadi einstein atau intelejen untuk membuktikan ini semua, anda punya semua tools untuk itu,” tulis Ferry, dikutip Sabtu, 30 Agustus 2025.

Ia menuturkan, ribuan komentar serupa bertebaran di media sosial dan dapat dilacak berasal dari kelompok yang sama.

Bahkan, menurutnya, pola pergerakan tersebut sangat mudah dikenali.

“Kuncinya sebelum 25 Agustus, anda lacak akun-akun pro pemerintah yang terus menghasut massa untuk menciptakan kerusuhan. Anda akan menemukan titik yang sama. Saya sudah sampaikan berkali-kali. Benar-benar berkali-kali,” lanjutnya.

Kelompok Terorganisir

Ferry menyebut kelompok ini memiliki tujuan menjadikan Indonesia porak-poranda.

Dalam penelitiannya di lapangan sejak 25 hingga 30 Agustus 2025, ia menemukan bahwa jumlah mereka tidak sedikit, bahkan bisa menyaingi jumlah peserta aksi yang murni menyuarakan aspirasi.

Baca Juga: Ferry Irwandi "Labrak" Sahroni Usai Ojol Tewas Dilindas: Mulut Sampah Anda Punya Andil Besar!

“Tidak hanya banyak, mereka terorganisir, mereka bergerak sesuai strategi dan mereka ‘bersenjata’,” ujarnya.

Salah satu indikasi yang ia soroti adalah insiden pembakaran halte.

Menurut Ferry, kecil kemungkinan sebuah halte modern bisa terbakar begitu saja tanpa bahan bakar tambahan.

“Halte bus gak akan bisa segitu gampangnya dibakar oleh sipil yang tidak memiliki bubuk mesiu. Halte modern umumnya pakai bahan non-combustible kayak baja, aluminium, kaca tempered/laminated. Artinya, fuel load-nya kecil dan tersebar,” jelasnya.

Ferry menambahkan, saat halte Senen mulai terbakar, ia sedang berada di lokasi dan menyiarkan secara langsung.

Kondisi kala itu, menurutnya, masyarakat sudah mundur akibat gas air mata.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI

Ingin dapat update berita terbaru langsung di browser Anda?