Sebelum Tangkap 9 Penjarah Rumah Uya Kuya, Polisi Akui Sempat Kewalahan Halau Massa Penjarah

Chandra Iswinarno | Faqih Fathurrahman | Suara.com

Minggu, 31 Agustus 2025 | 12:24 WIB
Sebelum Tangkap 9 Penjarah Rumah Uya Kuya, Polisi Akui Sempat Kewalahan Halau Massa Penjarah
Penampakan rumah Uya Kuya usai dijarah massa pada Sabtu, 30 Agustus 2025. Saat ini polisi telah menangkap 9 tersangka pelaku penjarahan di rumah Uya Kuya. [Suara.com/Tiara Rosana]
Baca 10 detik
  • Polisi menangkap sembilan orang terduga penjarah rumah artis sekaligus anggota DPR, Uya Kuya.
  • Penangkapan para pelaku didasarkan pada bukti dari rekaman video yang beredar luas.
  • Rumah anggota DPR lain seperti Ahmad Sahroni dan Eko Patrio juga menjadi sasaran penjarahan.

Suara.com - Kepolisian terus memburu pelaku yang terlibat dalam aksi penjarahan di kediaman anggota DPR RI, Surya Utama alias Uya Kuya.

Dari penyelidikan intensif yang dilakukan Polres Metro Jakarta Timur telah membuahkan hasil dengan penangkapan 9 orang terduga pelaku.

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Timur, AKBP Dicky Fertoffan, mengonfirmasi bahwa penangkapan tersebut dilakukan setelah tim penyidik menganalisis rekaman video amatir yang beredar luas di masyarakat pasca-kejadian.

“(Berdasarkan) Video,” kata Dicky, saat dikonfirmasi pada Minggu (31/8/2025).

Selain mengamankan para terduga pelaku, polisi juga menyita sejumlah barang bukti yang diduga merupakan hasil jarahan dari kediaman Uya Kuya.

“Barang-barang yang ada di TKP, kurang lebih beberapa perabotan,” jelasnya.

Dicky juga menjelaskan tantangan yang dihadapi aparat saat insiden berlangsung.

Menurutnya, jumlah massa yang mengepung rumah Uya Kuya saat itu sangat masif, sehingga aparat dari tingkat polsek tidak mampu menghalau.

“Jumlah massa sangat banyak dan tidak dapat dihalau oleh polsek, maka polsek melaporkan hal tersebut kepada kapolres dan langsung dilakukan penindakan oleh tim gabungan reskrim dan samapta,” ucapnya.

Insiden penjarahan ini diketahui tidak hanya menimpa Uya Kuya.

Kemarahan massa juga menyasar kediaman anggota DPR RI lainnya di lokasi yang berbeda sebagai buntut dari eskalasi unjuk rasa.

Beberapa yang terkonfirmasi menjadi korban adalah Ahmad Sahroni yang kediamannya berada di Tanjung Priok, Jakarta Utara, dan Eko Patrio di kawasan Jakarta Selatan.

Sementara itu, kediaman Uya Kuya berlokasi di wilayah Jakarta Timur.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Penjarahan Rumah Pejabat Dinilai Janggal, Ananda Badudu: Rumah Sri Mulyani Sus Banget

Penjarahan Rumah Pejabat Dinilai Janggal, Ananda Badudu: Rumah Sri Mulyani Sus Banget

News | Minggu, 31 Agustus 2025 | 11:59 WIB

Penjarahan Rumah Uya Kuya di Pondok Bambu: Polisi Tangkap 9 Orang, Dalami Peran Pelaku

Penjarahan Rumah Uya Kuya di Pondok Bambu: Polisi Tangkap 9 Orang, Dalami Peran Pelaku

News | Minggu, 31 Agustus 2025 | 11:02 WIB

Penjarahan Rumah Sri Mulyani Diduga Teroganisir, Saksi: Ada Pemberi Komando dan Pakai Drone

Penjarahan Rumah Sri Mulyani Diduga Teroganisir, Saksi: Ada Pemberi Komando dan Pakai Drone

News | Minggu, 31 Agustus 2025 | 10:41 WIB

Terkini

Raih KWP Awards, Legislator NasDem Arif Rahman: Anggota DPR Harus Selalu Turun ke Rakyat

Raih KWP Awards, Legislator NasDem Arif Rahman: Anggota DPR Harus Selalu Turun ke Rakyat

News | Kamis, 16 April 2026 | 22:49 WIB

Megawati Beri Hard Warning ke Kader PDIP: Jangan Korupsi,Turun ke Bawah!

Megawati Beri Hard Warning ke Kader PDIP: Jangan Korupsi,Turun ke Bawah!

News | Kamis, 16 April 2026 | 22:36 WIB

Petugas PPSU di Pejaten Barat Tewas Ditabrak Mobil Saat Sedang Menyapu

Petugas PPSU di Pejaten Barat Tewas Ditabrak Mobil Saat Sedang Menyapu

News | Kamis, 16 April 2026 | 22:15 WIB

Aksi Kamisan ke-904, Sumarsih: Perjuangan Ini Lahir dari Cinta

Aksi Kamisan ke-904, Sumarsih: Perjuangan Ini Lahir dari Cinta

News | Kamis, 16 April 2026 | 22:12 WIB

Bukan Sekadar Pajangan, Andre Rosiade Dedikasikan Penghargaan KWP Awards 2026 untuk Rakyat Sumbar

Bukan Sekadar Pajangan, Andre Rosiade Dedikasikan Penghargaan KWP Awards 2026 untuk Rakyat Sumbar

News | Kamis, 16 April 2026 | 22:00 WIB

Misteri Kerangka Manusia Nyangkut di Sampah Citarum, Ciri Kawat Jadi Kunci

Misteri Kerangka Manusia Nyangkut di Sampah Citarum, Ciri Kawat Jadi Kunci

News | Kamis, 16 April 2026 | 21:45 WIB

Sapu Jalan Berujung Maut: Petugas PPSU Tewas Ditabrak Mobil Oleng di Pejaten

Sapu Jalan Berujung Maut: Petugas PPSU Tewas Ditabrak Mobil Oleng di Pejaten

News | Kamis, 16 April 2026 | 21:26 WIB

Petani Tembakau Madura Desak Pemerintah Ubah Kebijakan Rokok Ilegal

Petani Tembakau Madura Desak Pemerintah Ubah Kebijakan Rokok Ilegal

News | Kamis, 16 April 2026 | 21:20 WIB

DKI Jakarta Berangkatkan 7.819 Jemaah Haji, Pemprov Siapkan 117 PPIH

DKI Jakarta Berangkatkan 7.819 Jemaah Haji, Pemprov Siapkan 117 PPIH

News | Kamis, 16 April 2026 | 21:03 WIB

Tangisan Anak di Serpong Utara Ungkap Penemuan Jasad Wanita Dalam Rumah

Tangisan Anak di Serpong Utara Ungkap Penemuan Jasad Wanita Dalam Rumah

News | Kamis, 16 April 2026 | 20:56 WIB