- Foto Ahmad Sahroni terbaring lemas di rumah sakit viral.
- Rumahnya dijarah massa yang marah soal tunjangan fantastis DPR.
- Kebenaran foto dan kabar pingsannya masih belum terkonfirmasi resmi.
Suara.com - Potret anggota DPR RI Ahmad Sahroni terbaring lemas di rumah sakit mendadak viral di media sosial.
Dalam foto yang beredar, lelaki 48 tahun tersebut tampak terbaring di kasur dengan wajah pucat, seolah tak berdaya.
Foto tersebut ramai dibagikan akun X (dulu Twitter), salah satunya oleh @GasMedsos pada Sabtu, 30 Agustus 2025.
Narasi yang menyertai unggahan itu menyebutkan Sahroni pingsan setelah mendapat kabar rumahnya di Tanjung Priok, Jakarta Utara, dijarah massa hingga brankasnya ikut dijebol.
"Ahmad Sahroni jatuh pingsan saat mengetahui brankasnya dijebol warga! Dan kaget rumahnya dibakar, diacak-acak, dijarah tak tersisa. Aset semua habis!!!" tulis akun tersebut.
Netizen yang melihat foto tersebut sontak menuliskan ragam komentar. Ada yang menyindir sang anggota dewan lemah dan takut miskin.
Meski begitu, beberapa netizen lainnya turut mengklarifikasi kabar tersebut. Menurut beberapa orang, foto tersebut diambil pada 2023, saat Sahroni dilarikan ke rumah sakit karena matanya bengkak.
Sebelumnya, rumah Sahroni memang benar dijarah ratusan warga pada Sabtu sore. Massa yang datang merangsek ke kediaman wakil rakyat tersebut setelah demo besar di depan gedung DPR RI.
Mobil mewah miliknya dirusak, barang-barang pribadi raib, dan bagian rumah porak-poranda.
Baca Juga: Kemal Palevi Sorot Kejanggalan Aksi Jarah Massal Rumah Pejabat: Sengaja Ditumbalin?
Aksi penjarahan ini dilakukan netizen yang murka terhadap isu tunjangan fantastis DPR yang mencapai puluhan juta rupiah setiap bulan. Di tengah kondisi ekonomi rakyat yang sulit, angka tersebut dianggap tidak masuk akal.
Belum lagi ucapan politikus NasDem tersebut yang menyebut publik sebagai "orang tolol sedunia" karena menyerukan seruan bubarkan DPR.
Di sisi lain, rumor juga beredar bahwa Sahroni sempat kabur ke Singapura sejak Kamis, 28 Agustus 2025, tepat saat aksi demonstrasi mulai memanas di Senayan.
Unggahan warganet yang mengaku tak sengaja berpapasan dengannya di bandada sempat beredar luas, memperkuat dugaan bahwa dia memang menghindari situasi genting di Jakarta.
Hingga kini, baik Sahroni maupun pihak partai belum memberikan penjelasan resmi terkait kondisi dirinya usai kediamannya dijarah massa.