8 Poin Penting Pernyataan Prabowo Terkait Aksi Demo di Jakarta dan Daerah

Bangun Santoso | Suara.com

Senin, 01 September 2025 | 11:43 WIB
8 Poin Penting Pernyataan Prabowo Terkait Aksi Demo di Jakarta dan Daerah
Presiden Prabowo Subianto. (Antara)

Suara.com - Di tengah memanasnya suhu politik akibat gelombang demonstrasi di berbagai kota besar, Presiden Prabowo Subianto akhirnya angkat bicara. Dalam serangkaian pernyataan resmi, Prabowo menyampaikan sikap pemerintah yang komprehensif, mulai dari ungkapan duka cita yang mendalam hingga peringatan keras terhadap tindakan yang mengancam stabilitas negara.

Berikut adalah delapan poin dari pernyataan Presiden Prabowo yang dirangkum Suara.com:

1. Duka Cita Mendalam dan Jaminan untuk Keluarga Korban Ojol

Menyoroti insiden tragis yang menewaskan seorang pengemudi ojek online (ojol) bernama Affan Kurniawan (21) akibat terlindas kendaraan taktis (rantis) Brimob, Prabowo menyampaikan belasungkawa secara pribadi dan atas nama pemerintah. Ia mengaku terkejut dan sangat kecewa dengan insiden tersebut.

"Atas nama pribadi dan atas nama Pemerintah Republik Indonesia, mengucapkan turut berduka cita dan menyampaikan bela sungkawa yang sedalam-dalamnya," ucap Prabowo.

Lebih lanjut, ia menegaskan pemerintah akan bertanggung jawab penuh.

"Pemerintah akan menjamin kehidupan keluarganya, serta memberikan perhatian khusus kepada baik orang tuanya, adik-adik, dan kakak-kakaknya," ujar Prabowo.

2. Perintahkan Usut Tuntas dan Tindak Tegas Aparat Pelanggar

Prabowo tidak menoleransi tindakan berlebihan dari aparat keamanan. Ia secara tegas memerintahkan pengusutan tuntas atas insiden yang memakan korban jiwa dan meminta pertanggungjawaban dari petugas yang terlibat.

"Sekali lagi, saya terkejut dan kecewa dengan tindakan petugas yang berlebihan," kata Prabowo.

Ia memastikan proses hukum akan berjalan transparan dan keras.

"Seandainya ditemukan bahwa mereka berbuat di luar kepatutan dan ketentuan yang berlaku, kita akan ambil tindakan sekeras-kerasnya sesuai hukum yang berlaku," tegasnya.

3. Membedakan Aspirasi Murni dan Aksi Anarkis

Presiden Prabowo menjamin bahwa pemerintah menghormati dan terbuka terhadap kebebasan berpendapat yang diatur undang-undang. Namun, ia membuat garis pemisah yang jelas antara penyampaian aspirasi yang murni dengan tindakan anarkistis.

"Negara menghormati dan terbuka terhadap kebebasan penyampaian pendapat dan aspirasi yang murni dari masyarakat," kata Prabowo.

Sebaliknya, jika aksi sudah mengarah pada perusakan, pemerintah tidak akan tinggal diam.

4. Perintah Tegas untuk TNI-Polri: Sikat Perusuh dan Penjarah

Menyikapi aksi yang diwarnai kericuhan, Prabowo memberikan perintah langsung kepada Panglima TNI dan Kapolri untuk tidak ragu mengambil tindakan tegas terhadap para perusuh.

"Kepada pihak Kepolisian dan TNI, saya perintahkan untuk ambil tindakan yang setegas-tegasnya, terhadap perusakan fasilitas umum, penjarahan rumah individu, dan sentra-sentra ekonomi, sesuai hukum yang berlaku," tutur Prabowo.

Menurutnya, tindakan anarkis adalah pelanggaran hukum dan negara wajib hadir melindungi rakyat.

5. Anggota DPR Nyeleneh akan Dicopot!

Sebuah langkah politik yang sangat tegas diambil Prabowo bersama para ketua umum partai politik. Ia menyatakan bahwa anggota dewan yang terbukti mengeluarkan pernyataan keliru dan mencederai perasaan rakyat akan diberi sanksi tegas hingga pencabutan keanggotaan.

"Langkah tegas tadi yang dilakukan ketua umum partai politik adalah mereka masing-masing dicabut dari keanggotaannya di DPR RI," ujar Prabowo.

Hal ini dilakukan agar para wakil rakyat lebih peka dan selalu berpihak pada kepentingan publik.

6. Mengendus Adanya Gejala Makar dan Terorisme

Prabowo secara terbuka mengungkapkan kekhawatirannya bahwa beberapa aksi kerusuhan yang terjadi sudah ditunggangi dan mengarah pada tujuan yang lebih berbahaya.

"Namun kita tidak dapat pungkiri bahwa sudah mulai keliatan gejala adanya tindakan-tindakan di luar hukum, bahkan melawan hukum, bahkan ada yang mengarah kepada makar dan terorisme," kata Prabowo.[2] Pernyataan ini menjadi sinyal keras bahwa aparat intelijen dan keamanan akan meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi ancaman tersebut.

7. Pintu Dialog Terbuka: Pimpinan DPR Diminta Undang Mahasiswa

Di samping sikap tegasnya, Prabowo juga mendorong adanya ruang dialog. Ia telah meminta pimpinan DPR untuk proaktif membuka pintu komunikasi dengan para demonstran, khususnya dari kalangan mahasiswa dan tokoh masyarakat, untuk mendengar langsung aspirasi mereka.

"Saya juga akan meminta pimpinan DPR untuk langsung mengundang tokoh-tokoh masyarakat, tokoh-tokoh mahasiswa, tokoh-tokoh dari kelompok yang ingin menyampaikan aspirasinya agar bisa diterima dengan baik dan langsung berdialog," kata Prabowo.

8. Imbauan agar Masyarakat Tenang dan Percaya Pemerintah

Di akhir pernyataannya, Prabowo mengajak seluruh elemen masyarakat untuk tetap tenang, tidak mudah terprovokasi, dan tidak ikut serta dalam aksi-aksi anarkis seperti penjarahan.

Ia meminta publik untuk percaya kepada pemerintah dalam menangani situasi.

"Saya minta, sungguh-sungguh, seluruh warga negara untuk percaya kepada Pemerintah, untuk tenang. Pemerintah yang saya pimpin... kami bertekad untuk selalu memperjuangkan kepentingan rakyat dan bangsa," ujarnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rumah Dijarah Hingga Isu Akan Mundur, Menteri Keuangan Sri Mulyani: Mohon Maaf

Rumah Dijarah Hingga Isu Akan Mundur, Menteri Keuangan Sri Mulyani: Mohon Maaf

Your Say | Senin, 01 September 2025 | 11:38 WIB

Agenda Aksi Demo 1 September 2025 di Jakarta Ada di 7 Titik Krusial, dari DPR hingga Monas

Agenda Aksi Demo 1 September 2025 di Jakarta Ada di 7 Titik Krusial, dari DPR hingga Monas

News | Senin, 01 September 2025 | 11:28 WIB

KontraS Buka Posko Online untuk Pencarian Orang Hilang Pasca Demo 25-31 Agustus

KontraS Buka Posko Online untuk Pencarian Orang Hilang Pasca Demo 25-31 Agustus

News | Senin, 01 September 2025 | 11:02 WIB

"Netral Itu Pilihan Aman?": Ironi Sikap Diam di Tengah Krisis Demokrasi

"Netral Itu Pilihan Aman?": Ironi Sikap Diam di Tengah Krisis Demokrasi

Your Say | Senin, 01 September 2025 | 11:00 WIB

Mako Brimob Gegana Dibakar: 5 Pelaku Ditangkap, 2 di Antaranya Wanita!

Mako Brimob Gegana Dibakar: 5 Pelaku Ditangkap, 2 di Antaranya Wanita!

News | Senin, 01 September 2025 | 10:59 WIB

Alternatif Akses CCTV Jogja untuk Pantau Langsung Situasi Demo

Alternatif Akses CCTV Jogja untuk Pantau Langsung Situasi Demo

Lifestyle | Senin, 01 September 2025 | 11:12 WIB

Membungkam Suara di Balik Layar: Sensor Digital saat Demo Memanas

Membungkam Suara di Balik Layar: Sensor Digital saat Demo Memanas

Your Say | Senin, 01 September 2025 | 11:20 WIB

Terkini

Jejak Kelam Syekh Ahmad Al Misry, Pendakwah Ternama Diduga Lecehkan Santri Laki-laki

Jejak Kelam Syekh Ahmad Al Misry, Pendakwah Ternama Diduga Lecehkan Santri Laki-laki

News | Jum'at, 17 April 2026 | 21:02 WIB

KPK Soroti Mahalnya Biaya Politik, Ajukan Lima Rekomendasi Perbaikan Pemilu

KPK Soroti Mahalnya Biaya Politik, Ajukan Lima Rekomendasi Perbaikan Pemilu

News | Jum'at, 17 April 2026 | 20:56 WIB

8 Orang Tewas dalam Tragedi Helikopter Jatuh di Sekadau, KNKT Dalami Penyebab Kecelakaan

8 Orang Tewas dalam Tragedi Helikopter Jatuh di Sekadau, KNKT Dalami Penyebab Kecelakaan

News | Jum'at, 17 April 2026 | 20:48 WIB

DPR: Napi Korupsi Ngopi di Kafe, 'Mustahil Tanpa Kerja Sama Petugas!'

DPR: Napi Korupsi Ngopi di Kafe, 'Mustahil Tanpa Kerja Sama Petugas!'

News | Jum'at, 17 April 2026 | 20:45 WIB

Negara Rugi Bandar Akibat Rokok Ilegal, Ekonom: Penegakan Hukum Tak Bisa Ditawar

Negara Rugi Bandar Akibat Rokok Ilegal, Ekonom: Penegakan Hukum Tak Bisa Ditawar

News | Jum'at, 17 April 2026 | 20:42 WIB

Bulog Pastikan Harga Minyakita Stabil dan Stok Berlimpah

Bulog Pastikan Harga Minyakita Stabil dan Stok Berlimpah

News | Jum'at, 17 April 2026 | 20:37 WIB

Selat Hormuz Memanas, Indonesia Amankan Kedaulatan Pangan Lewat Kemandirian Produksi Pupuk

Selat Hormuz Memanas, Indonesia Amankan Kedaulatan Pangan Lewat Kemandirian Produksi Pupuk

News | Jum'at, 17 April 2026 | 20:34 WIB

Pupuk Indonesia Dukung Kejurnas Angkat Besi Senior 2026 di Bandung, Dorong Pembinaan Berkelanjutan

Pupuk Indonesia Dukung Kejurnas Angkat Besi Senior 2026 di Bandung, Dorong Pembinaan Berkelanjutan

News | Jum'at, 17 April 2026 | 19:56 WIB

Sopir Bajaj Tanah Abang Dipalak, DPRD DKI Dorong Sistem Parkir Cashless

Sopir Bajaj Tanah Abang Dipalak, DPRD DKI Dorong Sistem Parkir Cashless

News | Jum'at, 17 April 2026 | 19:49 WIB

Ustaz Solmed Laporkan Lebih dari 10 Akun Medsos atas Dugaan Pencemaran Nama Baik

Ustaz Solmed Laporkan Lebih dari 10 Akun Medsos atas Dugaan Pencemaran Nama Baik

News | Jum'at, 17 April 2026 | 19:45 WIB