Pernyataan Sri Mulyani Usai Rumahnya Dijarah Massa, Singgung Kualitas Demokrasi

Bangun Santoso | Suara.com

Senin, 01 September 2025 | 14:16 WIB
Pernyataan Sri Mulyani Usai Rumahnya Dijarah Massa, Singgung Kualitas Demokrasi
Menteri Keuangan, Sri Mulyani. (Ist)
Baca 10 detik
  • Respons di Luar Dugaan Sri Mulyani
  • Sri Mulyani Menegaskan Jalur Demokrasi Beradab
  • Sikap Rendah Hati dan Minta Maaf

Suara.com - Sebuah respons berkelas datang dari Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati setelah kediaman pribadinya menjadi sasaran amuk dan penjarahan oleh orang tak dikenal pada Minggu (31/8).

Alih-alih menunjukkan kemarahan, Sri Mulyani justru menyampaikan pesan mendalam yang mengajak seluruh masyarakat Indonesia untuk kembali merajut persatuan dan menghentikan segala bentuk tindakan anarkis.

Melalui sebuah unggahan di akun Instagram resminya, @smindrawati, pada Senin (1/9/2025), Sri Mulyani menyerukan agar masyarakat berhenti merusak, membakar, menjarah, memfitnah, dan memecah belah bangsa.

Dalam unggahan yang sama, ia menuliskan sebuah doa tulus yang menunjukkan kecintaannya pada negeri meski baru saja dilanda musibah pribadi.

“Semoga Allah SWT memberkahi dan melindungi Indonesia. Jangan pernah lelah mencintai Indonesia,” kata Sri Mulyani.

Sri Mulyani mengakui bahwa jalan untuk membangun Indonesia tidaklah mudah. Ia menyamakan tantangan saat ini dengan perjuangan berat yang telah dilalui oleh para pendiri bangsa.

Baginya, politik seharusnya menjadi arena perjuangan untuk tujuan mulia, yang dijalankan dengan etika dan moralitas luhur, bukan dengan cara-cara kekerasan.

Sebagai seorang pejabat negara, ia mengingatkan publik dan dirinya sendiri tentang sumpah jabatan yang telah diucapkannya. Ia menegaskan bahwa setiap kebijakan yang diambil adalah untuk menjalankan konstitusi, bukan berdasarkan selera pribadi.

“Sebagai pejabat negara saya disumpah untuk menjalankan UUD 1945 dan semua UU. Ini bukan ranah atau selera pribadi. UU disusun melibatkan Pemerintah, DPR, DPD, dan partisipasi masyarakat secara terbuka dan transparan,” lanjut dia.

Lebih lanjut, Sri Mulyani secara cerdas mengarahkan ketidakpuasan publik ke jalur yang benar. Jika ada undang-undang yang dianggap menyimpang atau melanggar hak konstitusional, ia mempersilakan masyarakat untuk menempuh jalur hukum yang tersedia, mulai dari pengadilan, Mahkamah Agung (MA), hingga mengajukan judicial review ke Mahkamah Konstitusi (MK).

“Itu sistem demokrasi Indonesia yang beradab. Pasti belum dan tidak sempurna. Tugas kita terus memperbaiki kualitas demokrasi dengan beradab, tidak dengan anarki, intimidasi serta represi,” ujar Sri Mulyani.

Sri Mulyani juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh lapisan masyarakat, termasuk para pengkritiknya, atas segala masukan yang telah diberikan.

Ia bahkan berterima kasih atas sindiran dan makian yang ditujukan kepadanya, menganggap semua itu sebagai bagian dari proses membangun Indonesia menjadi lebih baik.

“Terima kasih kepada seluruh masyarakat umum termasuk netizen, guru, dosen, mahasiswa, media massa, pelaku usaha UMKM, koperasi, usaha besar, dan semua pemangku kepentingan yang terus menerus menyampaikan masukan, kritikan, sindiran bahkan makian, juga nasihat. Juga doa dan semangat untuk kami berbenah diri. Itu adalah bagian dari proses membangun Indonesia,” tuturnya.

Di akhir pesannya, Sri Mulyani menyampaikan permohonan maaf atas segala kekurangan yang masih ada dan berjanji untuk terus melakukan perbaikan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Netizen Berbalik Kasihan ke Uya Kuya, Video Joget Kegirangan Gaji Rp 3 Juta Sehari Ternyata Editan

Netizen Berbalik Kasihan ke Uya Kuya, Video Joget Kegirangan Gaji Rp 3 Juta Sehari Ternyata Editan

Entertainment | Senin, 01 September 2025 | 14:05 WIB

Profil Zack Lee, Kontrakan Mantan Suami Nafa Urbach Jadi Korban Penjarahan Salah Sasaran

Profil Zack Lee, Kontrakan Mantan Suami Nafa Urbach Jadi Korban Penjarahan Salah Sasaran

Lifestyle | Senin, 01 September 2025 | 13:55 WIB

Heboh Ramalan Hard Gumay Setahun Lalu Soal Karier Politik Uya Kuya, Benar-benar Terbukti?

Heboh Ramalan Hard Gumay Setahun Lalu Soal Karier Politik Uya Kuya, Benar-benar Terbukti?

Entertainment | Senin, 01 September 2025 | 13:44 WIB

Usai Dijarah, Rumah Uya Kuya Jadi Spot Foto Warga: Antara Penasaran dan Kasihan

Usai Dijarah, Rumah Uya Kuya Jadi Spot Foto Warga: Antara Penasaran dan Kasihan

Entertainment | Senin, 01 September 2025 | 13:22 WIB

Uya Kuya Dukung Tunjangan DPR Diturunkan Usai Rumahnya Dijarah Warga

Uya Kuya Dukung Tunjangan DPR Diturunkan Usai Rumahnya Dijarah Warga

Entertainment | Senin, 01 September 2025 | 13:13 WIB

Media Internasional Soroti Penjarahan Rumah Pejabat di Indonesia, Apa yang Jadi Sorotan?

Media Internasional Soroti Penjarahan Rumah Pejabat di Indonesia, Apa yang Jadi Sorotan?

Your Say | Senin, 01 September 2025 | 13:07 WIB

Raffi Ahmad Bungkam di Tengah Demo dan Penjarahan: Ke Mana Utusan Khusus Presiden?

Raffi Ahmad Bungkam di Tengah Demo dan Penjarahan: Ke Mana Utusan Khusus Presiden?

Your Say | Senin, 01 September 2025 | 12:57 WIB

Terkini

Jejak Kelam Syekh Ahmad Al Misry, Pendakwah Ternama Diduga Lecehkan Santri Laki-laki

Jejak Kelam Syekh Ahmad Al Misry, Pendakwah Ternama Diduga Lecehkan Santri Laki-laki

News | Jum'at, 17 April 2026 | 21:02 WIB

KPK Soroti Mahalnya Biaya Politik, Ajukan Lima Rekomendasi Perbaikan Pemilu

KPK Soroti Mahalnya Biaya Politik, Ajukan Lima Rekomendasi Perbaikan Pemilu

News | Jum'at, 17 April 2026 | 20:56 WIB

8 Orang Tewas dalam Tragedi Helikopter Jatuh di Sekadau, KNKT Dalami Penyebab Kecelakaan

8 Orang Tewas dalam Tragedi Helikopter Jatuh di Sekadau, KNKT Dalami Penyebab Kecelakaan

News | Jum'at, 17 April 2026 | 20:48 WIB

DPR: Napi Korupsi Ngopi di Kafe, 'Mustahil Tanpa Kerja Sama Petugas!'

DPR: Napi Korupsi Ngopi di Kafe, 'Mustahil Tanpa Kerja Sama Petugas!'

News | Jum'at, 17 April 2026 | 20:45 WIB

Negara Rugi Bandar Akibat Rokok Ilegal, Ekonom: Penegakan Hukum Tak Bisa Ditawar

Negara Rugi Bandar Akibat Rokok Ilegal, Ekonom: Penegakan Hukum Tak Bisa Ditawar

News | Jum'at, 17 April 2026 | 20:42 WIB

Bulog Pastikan Harga Minyakita Stabil dan Stok Berlimpah

Bulog Pastikan Harga Minyakita Stabil dan Stok Berlimpah

News | Jum'at, 17 April 2026 | 20:37 WIB

Selat Hormuz Memanas, Indonesia Amankan Kedaulatan Pangan Lewat Kemandirian Produksi Pupuk

Selat Hormuz Memanas, Indonesia Amankan Kedaulatan Pangan Lewat Kemandirian Produksi Pupuk

News | Jum'at, 17 April 2026 | 20:34 WIB

Pupuk Indonesia Dukung Kejurnas Angkat Besi Senior 2026 di Bandung, Dorong Pembinaan Berkelanjutan

Pupuk Indonesia Dukung Kejurnas Angkat Besi Senior 2026 di Bandung, Dorong Pembinaan Berkelanjutan

News | Jum'at, 17 April 2026 | 19:56 WIB

Sopir Bajaj Tanah Abang Dipalak, DPRD DKI Dorong Sistem Parkir Cashless

Sopir Bajaj Tanah Abang Dipalak, DPRD DKI Dorong Sistem Parkir Cashless

News | Jum'at, 17 April 2026 | 19:49 WIB

Ustaz Solmed Laporkan Lebih dari 10 Akun Medsos atas Dugaan Pencemaran Nama Baik

Ustaz Solmed Laporkan Lebih dari 10 Akun Medsos atas Dugaan Pencemaran Nama Baik

News | Jum'at, 17 April 2026 | 19:45 WIB