Sri Mulyani: Terima Kasih Netizen Sudah Berikan Sindiran dan Makian

Mohammad Fadil Djailani

Senin, 01 September 2025 | 10:00 WIB
Sri Mulyani: Terima Kasih Netizen Sudah Berikan Sindiran dan Makian
Menteri Keuangan Sri Mulyani mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus berkontribusi dalam membangun Indonesia. Foto Antara.
Baca 10 detik
  • Sri Mulyani menyampaikan terima kasih atas simpati, doa, dan dukungan yang diterimanya, serta secara khusus juga berterima kasih kepada netizen atas berbagai "sindiran, makian, hingga nasihat"
  • setiap undang-undang disusun melalui proses panjang yang melibatkan Pemerintah, DPR, DPD, dan partisipasi masyarakat secara terbuka dan transparan. 
  • Sri Mulyani mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus berkontribusi dalam membangun Indonesia.

Suara.com - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengonfirmasi musibah penjarahan yang menimpa kediamannya dalam rentetan demo besar yang terjadi sepanjang pekan lalu. Namun, responsnya justru jauh dari dugaan.

Ia menyampaikan terima kasih atas simpati, doa, dan dukungan yang diterimanya, serta secara khusus juga berterima kasih kepada netizen atas berbagai "sindiran, makian, hingga nasihat" yang telah disampaikan.

"Terima kasih kepada seluruh masyarakat umum termasuk netizen, guru, dosen, mahasiswa, media massa, pelaku usaha UMKM, Koperasi, usaha besar, dan semua pemangku kepentingan yang terus menerus menyampaikan masukan, kritikan, sindiran bahkan makian, juga nasihat," tulis Sri Mulyani dalam akun Instagram pribadinya @smindrawati, Senin (1/9/2025).

Sri Mulyani mengingatkan bahwa sebagai pejabat negara, ia telah disumpah untuk menjalankan amanat Undang-Undang Dasar 1945. Ia menyadari bahwa membangun Indonesia adalah tugas yang tidak mudah, penuh tantangan, dan sering kali berbahaya.

Bendahara Negara ini menekankan bahwa setiap undang-undang disusun melalui proses panjang yang melibatkan Pemerintah, DPR, DPD, dan partisipasi masyarakat secara terbuka dan transparan. Ia menyebut bahwa sistem demokrasi Indonesia memiliki mekanisme yang beradab untuk menyampaikan ketidakpuasan, seperti melalui jalur hukum dan judicial review di Mahkamah Konstitusi.

"Itu sistem demokrasi Indonesia yang beradab. Pasti belum dan tidak sempurna. Tugas kita terus memperbaiki kualitas demokrasi dengan beradab tidak dengan anarki, intimidasi serta represi," jelasnya.

Di akhir pesannya, Sri Mulyani mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus berkontribusi dalam membangun Indonesia. Ia berpesan agar proses ini dilakukan dengan cara yang beradab, tanpa merusak, membakar, menjarah, memfitnah, memecah belah, atau menyebarkan kebencian.

"Kami mohon maaf, pasti masih banyak sekali kekurangan. Bismillah, kami perbaiki menerus," pungkas Sri Mulyani.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Emak Hijab Pink, Menulis Sejarah Merah Putih di Hadapan Barikade Aparat

Emak Hijab Pink, Menulis Sejarah Merah Putih di Hadapan Barikade Aparat

Your Say | Senin, 01 September 2025 | 09:46 WIB

Menkeu Sri Mulyani: Kami Mohon Maaf!

Menkeu Sri Mulyani: Kami Mohon Maaf!

Bisnis | Senin, 01 September 2025 | 09:42 WIB

Respons Sri Mulyani Pasca Rumahnya Dijarah Massa: Tugas Kita Perbaiki Demokrasi dengan Beradab

Respons Sri Mulyani Pasca Rumahnya Dijarah Massa: Tugas Kita Perbaiki Demokrasi dengan Beradab

News | Senin, 01 September 2025 | 09:40 WIB

Terkini

Karhutla di Way Kambas Sulit Dipadamkan, Lahan Gambut dan Jarak Sumber Air Jadi Kendala

Karhutla di Way Kambas Sulit Dipadamkan, Lahan Gambut dan Jarak Sumber Air Jadi Kendala

Lampung | Minggu, 25 Oktober 2026 | 23:42 WIB

Jusuf Kalla Ajak Dunia Utamakan Solidaritas Kemanusiaan Hadapi Bencana dan Perang

Jusuf Kalla Ajak Dunia Utamakan Solidaritas Kemanusiaan Hadapi Bencana dan Perang

News | Minggu, 25 Oktober 2026 | 23:05 WIB

Palembang Diguyur Hujan Usai Kemarau Panjang, BMKG Ungkap Peran OMC dan Dinamika Atmosfer

Palembang Diguyur Hujan Usai Kemarau Panjang, BMKG Ungkap Peran OMC dan Dinamika Atmosfer

Sumsel | Minggu, 25 Oktober 2026 | 22:55 WIB

OJK Respon Isu Dirut MNC Dicekal Usai Keterangan Kontroversial Jusuf Hamka

OJK Respon Isu Dirut MNC Dicekal Usai Keterangan Kontroversial Jusuf Hamka

Bisnis | Minggu, 25 Oktober 2026 | 22:35 WIB

Napi Tewas di Lapas Muaradua, 4 Tersangka Ditetapkan, Petugas Jaga Ikut Diperiksa

Napi Tewas di Lapas Muaradua, 4 Tersangka Ditetapkan, Petugas Jaga Ikut Diperiksa

Sumsel | Minggu, 25 Oktober 2026 | 22:25 WIB

Liga Catur Nasional Segera Digulirkan, Percasi Bidik April 2027

Liga Catur Nasional Segera Digulirkan, Percasi Bidik April 2027

Sport | Minggu, 25 Oktober 2026 | 22:05 WIB

Media Vietnam Panas Bahas Adik Mitchell Baker yang Disebut Mau Gabung Timnas Indonesia

Media Vietnam Panas Bahas Adik Mitchell Baker yang Disebut Mau Gabung Timnas Indonesia

Bola | Minggu, 25 Oktober 2026 | 22:05 WIB

Keluarga Polisi Dihantam Tragedi: Avanza Ringsek di Tol Lampung, 6 Orang Tewas Seketika

Keluarga Polisi Dihantam Tragedi: Avanza Ringsek di Tol Lampung, 6 Orang Tewas Seketika

Lampung | Minggu, 25 Oktober 2026 | 22:02 WIB

Drama Menit Akhir, Persib Tundukkan Garudayaksa FC

Drama Menit Akhir, Persib Tundukkan Garudayaksa FC

Bola | Minggu, 25 Oktober 2026 | 21:54 WIB

Singapura Siapkan Opsi Nuklir Usai Indonesia Stop Ekspor Gas

Singapura Siapkan Opsi Nuklir Usai Indonesia Stop Ekspor Gas

Bisnis | Minggu, 25 Oktober 2026 | 21:44 WIB

×