Tak Lama Berorasi, Massa GMNI Bubarkan Diri Jelang Sore dari Depan Gedung DPR

Chandra Iswinarno, Faqih Fathurrahman

Rabu, 03 September 2025 | 19:05 WIB
Tak Lama Berorasi, Massa GMNI Bubarkan Diri Jelang Sore dari Depan Gedung DPR
Suasana di depan Gedung DPR RI usai didemo massa dari GMNI pada Rabu (3/9/2025) sore. [Suara.com/Faqih]
Baca 10 detik
  • GMNI gelar aksi damai dan tertib di depan Gedung DPR.
  • Mereka menuntut perombakan ketidakadilan struktural di semua sektor.
  • Massa bubarkan diri usai bertemu perwakilan DPR tanpa kericuhan.

Suara.com - Massa aksi dari Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) membubarkan diri usia bertemu dengan perwakilan DPR RI.

Massa meninggalkan gedung parlemen sekira jam 16.15 WIB. Terlihat massa yang menggunakan angkutan kota, tidak ada satupun yang bertahan di depan Gedung DPR RI.

“Ingin ke Kompas TV,” kata salah satu massa sembari naik ke angkutan kota yang mereka sewa, di depan Gedung DPR RI, Rabu (3/9/2025).

Selama aksi, jalan Gatot Subroto dari arah Semanggi ke Slipi, dan sebaliknya tetap bisa dilewati.

Tidak ada sama sekali penutupan atau pengalihan arus.

Kemudian, aparat kepolisian berseragam yang melakukan penjagaan sekitar aksi tidak begitu banyak.

Mereka sama sekali tidak melengkapi diri demgan helm, tameng bahkan pentungan.

Massa GMNI sebelumnya menggelar aksi di depan Gedung DPR RI.

Pantauan Suara.com, massa datang menggunakan sebuah mobil komando, dan sejumlah angkutan umum yang mereka sewa.

baca juga

Dalam orasinya, Ketua Umum DPP GMNI Sujahri Somar mengatakan bahwa ketidakadilan struktural hari ini tidak dapat ditoleransi.

“Ketidakadilan tidak lahir secara alamiah melainkan dipelihara oleh sistem yang timpang,” katanya, di depan Gedung DPR RI, Rabu (3/9/2025).

Saat ini, kata Sujahri, jurang sosial semakin dalam ketika DPR menambah fasilitas mewah bagi anggotanya. Sementara rakyat berjuang dengan kenaikan harga pangan.

“Bagaimana mungkin kita bicara Indonesia Emas 2025 jika guru sekolah masih lapar, sekolah masih roboh, dan rakyat kecil diberlakukan sebagai warga kelas dua,” ungkapnya.

Adapun tuntutan massa aksi dari GMNI diantaranya:

  1. GMNI Menegaskan Sikap Bahwa Bangsa Indonesia harus tetap menjunjung tinggi Persatuan dan Kesatuan sebagai sesama anak bangsa dalam menghadapi berbagai dinamika dan gejolak yang terjadi;
  2. GMNI menuntut Pemerintahan Indonesia dibawah Presiden Prabowo Subianto segera meruntuhkan ketidakadilan Struktur Ekonomi dan segera mengembalikan kepada Prinsip Ekonomi Pancasila;
  3. GMNI Menegaskan Sikap Bahwa Negara harus segera meruntuhkan Ketidakadilan Struktur Sosial dan segera mengembalikan kepada prinsip Sosialisme Indonesia;
  4. GMNI Menegaskan sikap bahwa Negara harus meruntuhkan ketidakadilan struktur Hukum dan Politik untuk segera mengembalikan kepada prinsip Negara Hukum yang berlandaskan pada Demokrasi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tinggalkan 'Jejak' Perlawanan, Aliansi Perempuan Tuntut Penghentian Kekerasan Negara

Tinggalkan 'Jejak' Perlawanan, Aliansi Perempuan Tuntut Penghentian Kekerasan Negara

News | Rabu, 03 September 2025 | 18:45 WIB

GMNI Geruduk DPR: Indonesia Emas Omong Kosong Jika Guru Lapar dan Sekolah Roboh

GMNI Geruduk DPR: Indonesia Emas Omong Kosong Jika Guru Lapar dan Sekolah Roboh

News | Rabu, 03 September 2025 | 16:09 WIB

Dasco hingga Cucun, Pimpinan DPR RI Akhirnya Temui Massa dari BEM SI dan Cipayung Plus

Dasco hingga Cucun, Pimpinan DPR RI Akhirnya Temui Massa dari BEM SI dan Cipayung Plus

News | Rabu, 03 September 2025 | 15:23 WIB

Terkini

Turun ke Jalan Bawa Tritura, Mahasiswa Trisakti Sasar Istana

Turun ke Jalan Bawa Tritura, Mahasiswa Trisakti Sasar Istana

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:32 WIB

Sering Dipakai untuk Diet, Apa Perbedaan Stevia dengan Gula Biasa?

Sering Dipakai untuk Diet, Apa Perbedaan Stevia dengan Gula Biasa?

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:32 WIB

Dikeruk tapi Minim Pembangunan: Kenapa Masyarakat Pedalaman Tidak Bersuara?

Dikeruk tapi Minim Pembangunan: Kenapa Masyarakat Pedalaman Tidak Bersuara?

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:30 WIB

Ibu Tzuyu TWICE Jelaskan Rumor Kencan, Minta Publik Berhenti Berspekulasi

Ibu Tzuyu TWICE Jelaskan Rumor Kencan, Minta Publik Berhenti Berspekulasi

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:30 WIB

7 Pengganti Gula selain Stevia yang Aman untuk Penderita Diabetes

7 Pengganti Gula selain Stevia yang Aman untuk Penderita Diabetes

Health | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:29 WIB

Ramai Jadi Perbincangan Publik, Sebenarnya Pembalut Kena Pajak Sejak Kapan?

Ramai Jadi Perbincangan Publik, Sebenarnya Pembalut Kena Pajak Sejak Kapan?

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:26 WIB

Ketum PKN Gede Pasek: Republik Ini Bukan Milik Oligarki, Kekuasaan Bukan Warisan Keluarga!

Ketum PKN Gede Pasek: Republik Ini Bukan Milik Oligarki, Kekuasaan Bukan Warisan Keluarga!

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:21 WIB

Syarat Perpanjang Paspor yang Sudah Mati Lebih dari 5 Tahun

Syarat Perpanjang Paspor yang Sudah Mati Lebih dari 5 Tahun

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:20 WIB

Andrea Bocelli Bakal Dedikasikan Lagu untuk Perdamaian Dunia dalam Konser di Indonesia

Andrea Bocelli Bakal Dedikasikan Lagu untuk Perdamaian Dunia dalam Konser di Indonesia

Entertainment | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:19 WIB

Berani! Singpura Kumpulkan Petinggi 10 Perusahaan Diduga Biang Kerok Kebakaran Hutan

Berani! Singpura Kumpulkan Petinggi 10 Perusahaan Diduga Biang Kerok Kebakaran Hutan

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:18 WIB

×