Teori Baru Ferry Irwandi di Medsos, Manipulasi Algoritma Dalang di Balik Demo 25 Agustus

M Nurhadi, Rosiana Chozanah

Rabu, 03 September 2025 | 20:09 WIB
Teori Baru Ferry Irwandi di Medsos, Manipulasi Algoritma Dalang di Balik Demo 25 Agustus
Ferry Irwandi. (instagram.com/irwandiferry)

Cara kerjanya dapat diilustrasikan sebagai berikut:

- Pemicu Isu: Seseorang atau sekelompok orang secara sengaja melempar sebuah isu yang kontroversial atau memancing perdebatan. Contohnya, sebuah gagasan ekstrem seperti “hapus jurusan filsafat di kampus.”

- Menciptakan Loop Interaksi: Isu pemicu ini akan direspons oleh algoritma dengan menyajikannya ke berbagai audiens. Respons yang muncul akan beragam, yakni ada yang mendukung, menolak keras, membantah dengan data, hingga menjadikannya parodi.

- Algoritma Bekerja: Keragaman reaksi ini menciptakan siklus interaksi atau loop yang tak berujung. Algoritma membaca ini sebagai sinyal bahwa topik tersebut memiliki tingkat atensi yang tinggi, sehingga akan terus menyebarkannya ke audiens yang lebih luas.

- Pergeseran Dominasi Topik: Jika strategi ini dilakukan secara masif dan serentak oleh banyak pihak, topik yang awalnya sepi dan tidak dianggap penting bisa mendominasi percakapan digital, alias "memaksa" algoritma untuk berbelok.

Ferry mengklaim uji coba awal teorinya ini telah menunjukkan hasil yang signifikan. Pada periode Juni–Juli 2025, percakapan mengenai filsafat di media sosial melonjak hingga 650%.

Tidak hanya itu, dampaknya terasa hingga ke dunia nyata, di mana penjualan buku-buku filsafat dan produk terkait ikut meningkat tajam.

Ferry Irwandi menegaskan bahwa Friction Shuffling Theory bukan sekadar trik untuk menjadi viral. Lebih dari itu, ia melihatnya sebagai model baru komunikasi massa yang memungkinkan publik untuk mengambil alih kendali atas narasi yang beredar.

Itu adalah sebuah pengingat bahwa algoritma bukanlah entitas pasif, melainkan sebuah arena pertarungan ide yang bisa, dan mungkin bisa, dimanipulasi untuk kepentingan yang lebih luas.

baca juga

Teori yang masih dalam tahap pengujian beta ini berpotensi mengubah lanskap komunikasi digital secara global.

Ferry Irwandi ingin membuka mata publik bahwa di era digital ini, siapa pun yang memahami cara kerja "gesekan" informasi memiliki kekuatan untuk mengubah percakapan, dan bahkan, perilaku masyarakat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Fufufafa Itu Gibran? Aiman Nyaris Blunder, 'Dihabisi' Ferry Irwandi Sampai Closing

Fufufafa Itu Gibran? Aiman Nyaris Blunder, 'Dihabisi' Ferry Irwandi Sampai Closing

News | Rabu, 03 September 2025 | 18:39 WIB

Siapa Nama Asli Dibalik Akun Twitter NdrewsTjan? Jadi Sorotan Ferry Irwandi Pasca Demo

Siapa Nama Asli Dibalik Akun Twitter NdrewsTjan? Jadi Sorotan Ferry Irwandi Pasca Demo

Tekno | Rabu, 03 September 2025 | 17:43 WIB

"Fufufafa Mas Gibran Nggak Sih?" Pertanyaan Ferry Irwandi yang Bikin Aiman Panik

"Fufufafa Mas Gibran Nggak Sih?" Pertanyaan Ferry Irwandi yang Bikin Aiman Panik

News | Rabu, 03 September 2025 | 18:24 WIB

Terkini

1765 Pelari dari 15 Negara Ramaikan Tangkuban Perahu

1765 Pelari dari 15 Negara Ramaikan Tangkuban Perahu

Sport | Selasa, 15 September 2026 | 23:05 WIB

Peringatan Bahaya di Makkah dan Jeddah Usai Rentetan Serangan Rudal

Peringatan Bahaya di Makkah dan Jeddah Usai Rentetan Serangan Rudal

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:59 WIB

YLBHI Kecam Pengiriman Anak Demonstran ke Barak Militer: Ini Preseden Berbahaya!

YLBHI Kecam Pengiriman Anak Demonstran ke Barak Militer: Ini Preseden Berbahaya!

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:55 WIB

Mau Liburan ke Luar Negeri? BRI dan Golden Rama Kasih Diskon hingga Rp1 Juta!

Mau Liburan ke Luar Negeri? BRI dan Golden Rama Kasih Diskon hingga Rp1 Juta!

Bri | Selasa, 15 September 2026 | 22:45 WIB

Awas! Lima Titik Karhutla di Cianjur Terjadi Hampir Bersamaan

Awas! Lima Titik Karhutla di Cianjur Terjadi Hampir Bersamaan

Jabar | Selasa, 15 September 2026 | 22:35 WIB

Kronologi Lengkap Kasus ATR/BPN, Peran Fahd A Rafiq Diduga Jadi Pengepul Terakhir Uang Haram

Kronologi Lengkap Kasus ATR/BPN, Peran Fahd A Rafiq Diduga Jadi Pengepul Terakhir Uang Haram

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:35 WIB

Gibran 'Blusukan' di Tengah Krisis: Ubah Citra Politik, Ambil Celah yang Luput dari Prabowo?

Gibran 'Blusukan' di Tengah Krisis: Ubah Citra Politik, Ambil Celah yang Luput dari Prabowo?

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:31 WIB

Gibran Temui Korban Keracunan MBG di Karo, Akademisi Dorong Evaluasi Menyeluruh

Gibran Temui Korban Keracunan MBG di Karo, Akademisi Dorong Evaluasi Menyeluruh

Sumut | Selasa, 15 September 2026 | 22:29 WIB

Sopir Truk KM Virgo Transport 8 Belum Ditemukan, Istri di Tulungagung Setia Menunggu Kabar

Sopir Truk KM Virgo Transport 8 Belum Ditemukan, Istri di Tulungagung Setia Menunggu Kabar

Jatim | Selasa, 15 September 2026 | 22:21 WIB

Ditanya Kegiatan Setelah Dicopot dari Menkeu, Purbaya: Mau Mancing Sambil Ngelamun 'Kenapa Dipecat?'

Ditanya Kegiatan Setelah Dicopot dari Menkeu, Purbaya: Mau Mancing Sambil Ngelamun 'Kenapa Dipecat?'

Video | Selasa, 15 September 2026 | 22:15 WIB

×