"Mungkin di atas nggak kerasa ya goncangan perekonomian rakyat menengah ke bawah, sampai tuntutan 17+8 ini dianggap keluhan 'sebagian kecil' masyarakat," katanya.
"Setahu saya masy kelas atas hanya 1% dan 17.13% masuk kelas menengah. jd yg low middle class >80%," imbuhnya.
Dengan data tersebut, ia menyarankan agar sang menteri baru tidak hanya duduk di menara gading, melainkan harus turun langsung untuk melihat realitas di lapangan.
"Kalau ini dianggap sedikit sepertinya ipar anda perlu turun ke lapangan. Jangan banyak omong dulu. Talk less do more," tulisnya.