Krisis Politik Nepal Memanas, Militer Turun Tangan

Muhammad Yunus

Selasa, 09 September 2025 | 21:42 WIB
Krisis Politik Nepal Memanas, Militer Turun Tangan
Ribuan rakyat Nepal yang didominasi pemuda membakar gedung DPR federal dalam aksi menentang pemblokiran media sosial dan menolak aksi korupsi pemerintah
Ringkasan berita
  • Suara.com - Parlemen Dibakar, PM Mengundurkan Diri

  • Militer Turun Tangan
  • Rumah Sakit Penuh Korban

Krisis politik di Nepal memasuki babak baru. Gelombang protes yang dipicu oleh kebijakan pemerintah memblokir sejumlah media sosial.

Berujung pada kerusuhan besar hingga menewaskan sedikitnya 19 orang dan melukai lebih dari 340 lainnya.

Pada Senin (8/9), pemerintah menerapkan larangan terhadap platform populer seperti Facebook, Instagram, WhatsApp, hingga YouTube.

Karena perusahaan pengelola aplikasi tak kunjung mendaftar ke otoritas setempat.

Kebijakan ini memicu amarah publik yang berujung bentrokan berdarah dengan aparat.

Parlemen Dibakar, PM Mengundurkan Diri

Selasa (9/9), situasi kian memburuk. Massa mendobrak pagar parlemen, membakar gedung-gedung pemerintahan, kantor partai politik, hingga kediaman Perdana Menteri Sharma Oli.

Di tengah tekanan, Oli akhirnya mengumumkan pengunduran diri, yang langsung diterima Presiden Ram Chandra Paudel.

baca juga

Reuters melaporkan, Presiden Paudel telah memulai proses pemilihan pengganti. Namun, situasi di ibu kota Kathmandu dan sejumlah kota lain seperti Pokhara, Butwal, serta Biratnagar masih mencekam.

Militer Turun Tangan

Ketika pengunjuk rasa menyerang rumah menteri, militer mengevakuasi mereka menggunakan helikopter. Sedikitnya tiga menteri lain juga menyatakan mundur sebelum Oli. Menteri Dalam Negeri Ramesh Lekhak bahkan mengaku bertanggung jawab penuh atas tindakan keras aparat dan menyatakan pengunduran dirinya pada Senin malam.

Imbauan Damai dari Militer dan Birokrasi

Militer Nepal, badan keamanan, dan birokrasi sipil mengeluarkan pernyataan bersama, menyerukan semua pihak untuk menahan diri dan menghentikan kekerasan.

“Dengan diterimanya pengunduran diri Perdana Menteri KP Sharma Oli, kami mengimbau warga tetap tenang dan menghindari kerusakan lebih lanjut terhadap jiwa dan harta benda,” demikian pernyataan resmi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Perusuh Memasuki Kediaman Presiden Nepal

Perusuh Memasuki Kediaman Presiden Nepal

News | Selasa, 09 September 2025 | 20:56 WIB

Krisis Nepal Memanas: PM Oli Mundur di Tengah Gelombang Protes Berdarah!

Krisis Nepal Memanas: PM Oli Mundur di Tengah Gelombang Protes Berdarah!

Video | Selasa, 09 September 2025 | 20:35 WIB

Gokil! Viral Aksi Nekat Gen Z Nepal Lempar Balik Gas Air Mata ke Polisi

Gokil! Viral Aksi Nekat Gen Z Nepal Lempar Balik Gas Air Mata ke Polisi

News | Selasa, 09 September 2025 | 20:00 WIB

Terkini

Menlu Sugiono Terima Menlu Maxim, Bahas Pesiapan Kunjungan Presiden Republik Belarus ke Indonesia

Menlu Sugiono Terima Menlu Maxim, Bahas Pesiapan Kunjungan Presiden Republik Belarus ke Indonesia

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 19:09 WIB

Ironi Galian Maut Manggarai: Proyek Cegah Tawuran, Tapi Renggut Nyawa Anak

Ironi Galian Maut Manggarai: Proyek Cegah Tawuran, Tapi Renggut Nyawa Anak

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 18:57 WIB

Aktivis 98 Kritik Manajemen Politik Prabowo: Lamban, Bikin Rumit Situasi

Aktivis 98 Kritik Manajemen Politik Prabowo: Lamban, Bikin Rumit Situasi

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 18:53 WIB

Dudung Takziah ke Rumah Peserta SPPI yang Meninggal, Pastikan Pelatihan Fisik Dihapus!

Dudung Takziah ke Rumah Peserta SPPI yang Meninggal, Pastikan Pelatihan Fisik Dihapus!

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 18:47 WIB

Amankan 10 Orang dalam OTT, KPK Minta Bupati dan Sekda Kuansing Serahkan Diri

Amankan 10 Orang dalam OTT, KPK Minta Bupati dan Sekda Kuansing Serahkan Diri

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 18:41 WIB

7 Alasan Hakim Andi Nilai Nadiem Makarim Seharusnya Divonis Bebas

7 Alasan Hakim Andi Nilai Nadiem Makarim Seharusnya Divonis Bebas

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 18:39 WIB

Bekerja di Pub Belum Tentu Korban TPPO, Polisi Buru Pelaku Lain Kasus Eltras

Bekerja di Pub Belum Tentu Korban TPPO, Polisi Buru Pelaku Lain Kasus Eltras

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 18:39 WIB

Belajar dari Jepang hingga Belanda, Calon Manajer KDMP Butuh Skill Bisnis, Bukan Retret Fisik

Belajar dari Jepang hingga Belanda, Calon Manajer KDMP Butuh Skill Bisnis, Bukan Retret Fisik

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 18:31 WIB

Sasar Anak Main HP Depan Rumah, Penjambret di Kalideres Jual Curian Buat Beli Sabu!

Sasar Anak Main HP Depan Rumah, Penjambret di Kalideres Jual Curian Buat Beli Sabu!

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 18:22 WIB

Tak Terima Kliennya Divonis 10 Tahun Penjara, Kuasa Hukum Nadiem Akan Laporkan Majelis Hakim ke KY

Tak Terima Kliennya Divonis 10 Tahun Penjara, Kuasa Hukum Nadiem Akan Laporkan Majelis Hakim ke KY

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 18:17 WIB

×