ICJR Skakmat Yusril: Tawaran Restorative Justice untuk Demonstran Itu Konsep Gagal Paham

Chandra Iswinarno, Yaumal Asri Adi Hutasuhut

Sabtu, 13 September 2025 | 23:43 WIB
ICJR Skakmat Yusril: Tawaran Restorative Justice untuk Demonstran Itu Konsep Gagal Paham
Menko Kumham Imipas Yusril Ihaza Mahendra menjenguk Direktur Lokataru Delpedro Marhaen yang ditahan di Rutan Polda Metro Jaya. (Tangkapan layar/X)
Baca 10 detik
  • ICJR: Menawarkan RJ untuk demonstran adalah sebuah kesalahan logika.
  • Menyampaikan pendapat adalah hak konstitusional, bukan tindak pidana.
  • Tawaran RJ ini justru bentuk kriminalisasi baru terhadap para aktivis.

Suara.com - Institute for Criminal Justice Reform (ICJR) melontarkan kritik tajam terhadap pernyataan Menko Bidang Hukum, HAM, Imigrasi dan Pemasyarakatan (Hukham Imipas) Yusril Ihza Mahendra. 

Tawaran pemerintah untuk restorative justice (RJ) kepada demonstran dinilai sebagai 'salah kaprah' fundamental yang justru mengriminalisasi kebebasan berpendapat.

Plt Direktur Eksekutif ICJR, Maidina Rahmawati, menegaskan bahwa perbuatan para aktivis dan mahasiswa yang menyampaikan kritik secara damai bukanlah sebuah tindak pidana. 

Lantaran itu, menawarkan solusi yang diperuntukkan bagi pelaku kejahatan merupakan kesalahan logika berpikir.

"ICJR sangat menyayangkan pernyataan salah kaprah RJ yang terus digaungkan... Jika sedari awal bukan tindak pidana, maka hentikan salah kaprah narasi ini bisa diselesaikan dengan restorative justice," tegas Maidina dalam keterangannya, Sabtu (13/9/2025).

Maidina menjelaskan bahwa konsep restorative justice dirancang untuk memperkuat hak korban dalam sebuah tindak pidana, dengan membuka ruang mediasi antara pelaku dan korban. 

Mekanisme ini, menurutnya, hanya relevan apabila ditemukan delik pidana yang jelas.

"Dan itu hanya bisa dilakukan secara tepat untuk tindak pidana dengan korban, dengan kedudukan yang jelas siapa pelaku dan siapa korban," jelasnya.

Menyematkan status 'tersangka' kepada aktivis seperti Laras Faizati, Khariq Anhar, Syahdan Husein, dan Delpedro Marhaen, menurut ICJR, merupakan bentuk kriminalisasi itu sendiri. 

baca juga

Ia menegaskan bahwa perbuatan mereka merupakan bentuk ekspresi sah yang dijamin konstitusi.

"Oleh karena itu, tak bisa diselesaikan dengan restorative justice, yang hanya bisa diterapkan untuk tindak pidana. Menyampaikan pendapat di muka umum merupakan hak konstitusional yang tertuang dalam Pasal 28E ayat (3) UUD 1945," ujarnya.

Mengaburkan Kewajiban Negara

ICJR juga menilai bahwa dorongan pemerintah untuk menggunakan RJ dalam kasus ini memiliki dampak yang lebih berbahaya. 

Ia menegaskan bahwa yang terjadi negara mengaburkan kewajiban yang seharusnya melindungi kebebasan berpendapat, bukan malah menempatkannya sebagai sebuah 'masalah' yang perlu diselesaikan.

"Dorongan pemerintah menggunakan restorative justice, bagi aktivis justru meneguhkan salah kaprah konsep restorative justice, sekaligus mengaburkan kewajiban negara melindungi kebebasan berpendapat," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Yusril Ungkap Fakta: Presiden Prabowo Belum Perintahkan Pembentukan Tim Investigasi

Yusril Ungkap Fakta: Presiden Prabowo Belum Perintahkan Pembentukan Tim Investigasi

News | Sabtu, 13 September 2025 | 20:26 WIB

Yusril Bongkar 'Sistem Gila' Pemilu, Modal Jadi Caleg Ternyata Jauh Lebih Gede dari Gajinya

Yusril Bongkar 'Sistem Gila' Pemilu, Modal Jadi Caleg Ternyata Jauh Lebih Gede dari Gajinya

News | Jum'at, 12 September 2025 | 18:40 WIB

Soal Usulan TGPF Demo Rusuh Agustus, Menko Yusril: Keputusan di Tangan Presiden Prabowo!

Soal Usulan TGPF Demo Rusuh Agustus, Menko Yusril: Keputusan di Tangan Presiden Prabowo!

News | Jum'at, 12 September 2025 | 14:31 WIB

Terkini

Inovasi Fashion Ramah Lingkungan: Botol Plastik Bekas Bisa Disulap Jadi Pakaian Olahraga

Inovasi Fashion Ramah Lingkungan: Botol Plastik Bekas Bisa Disulap Jadi Pakaian Olahraga

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:01 WIB

Dewa United Bukan Lawan Biasa, Shin Tae-yong Minta Persija Hati-hati

Dewa United Bukan Lawan Biasa, Shin Tae-yong Minta Persija Hati-hati

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf atas Insiden Intimidasi Videografer

Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf atas Insiden Intimidasi Videografer

Jabar | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:50 WIB

IVES 2026 Soroti EEC, Pengukuran Dampak Ekonomi Industri Event

IVES 2026 Soroti EEC, Pengukuran Dampak Ekonomi Industri Event

Jakarta | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:47 WIB

Sudah Tunjukkan ID Card Tapi Tetap Diamankan, Jurnalis di Bogor Sempat Diminta Hapus Video

Sudah Tunjukkan ID Card Tapi Tetap Diamankan, Jurnalis di Bogor Sempat Diminta Hapus Video

Bogor | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:43 WIB

Kasus Polisi Diduga Bunuh Ibu Kandung di Siak, Riwayat Skizofrenia Terungkap, Kompolnas Turun Tangan

Kasus Polisi Diduga Bunuh Ibu Kandung di Siak, Riwayat Skizofrenia Terungkap, Kompolnas Turun Tangan

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:31 WIB

Bahlil Curiga LNG Indonesia ke Singapura Dijual Lagi, Ada Apa?

Bahlil Curiga LNG Indonesia ke Singapura Dijual Lagi, Ada Apa?

Video | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:15 WIB

Pendapatan Barito Pacific Melonjak 56%, Laba Bersih Tembus US$616 Juta

Pendapatan Barito Pacific Melonjak 56%, Laba Bersih Tembus US$616 Juta

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:09 WIB

Floral, Fruity, atau Woody? Kenali Karakter Aroma Sebelum Memilih Parfum

Floral, Fruity, atau Woody? Kenali Karakter Aroma Sebelum Memilih Parfum

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:08 WIB

Cegah Balap Liar! JLNT Antasari Ditutup Tiap Akhir Pekan Mulai 14 November

Cegah Balap Liar! JLNT Antasari Ditutup Tiap Akhir Pekan Mulai 14 November

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 21:59 WIB

×