Program MBG Bikin Ibu di Lumajang Kantongi Ratusan Ribu, Ekonomi Lokal Melesat

Bangun Santoso

Minggu, 14 Desember 2025 | 10:18 WIB
Program MBG Bikin Ibu di Lumajang Kantongi Ratusan Ribu, Ekonomi Lokal Melesat
Ilustrasi petugas sekolah membagikan makanan bergizi kepada siswa. [ChatGPT]
baca 10 detik
  • Program Makan Bergizi Presiden Prabowo di Lumajang berdampak positif signifikan pada gizi dan ekonomi lokal.
  • Program tersebut memberdayakan warga, khususnya ibu rumah tangga, melalui penyediaan bahan baku makanan dan relawan dapur.
  • MBG dirancang menciptakan efek domino ekonomi, meningkatkan pendapatan daerah, serta memacu pertumbuhan ekonomi nasional.

Suara.com - Jauh dari hiruk pikuk politik ibu kota, program Makan Bergizi (MBG) yang digagas Presiden Prabowo Subianto mulai menunjukkan dampak positifnya yang luar biasa di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur.

Tak hanya memenuhi asupan gizi para siswa, ibu hamil, dan balita, program ini terbukti menjadi mesin penggerak ekonomi baru yang memberdayakan masyarakat dari lapisan paling bawah.

Warga di lereng Gunung Semeru ini merasakan langsung bagaimana program MBG membuka pundi-pundi rezeki yang sebelumnya tak terbayangkan.

Banyak warga, terutama ibu-ibu rumah tangga, kini memiliki penghasilan tambahan dengan menjadi tenaga penyiapan bahan baku makanan atau relawan di dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

Kisah sukses ini tergambar jelas dalam testimoni haru Bupati Lumajang, Indah Amperawati.

Ia menceritakan bagaimana seorang ibu bisa mendapatkan penghasilan signifikan hanya dari pekerjaan sederhana yang diciptakan oleh program ini, sekaligus menggerakkan roda ekonomi para pedagang kecil.

“Wah, enak saiki bunda… Wuu, aku saiki wis entuk kerjoan, ngupas bawang saja 100 ribu, Begitu, Bu… Betapa bahagianya… Saya itu, gimana, ya… Saya kasihan, tapi juga senang. Karena itu, jangan khianati program ini. Saya minta tolong, jangan khianati. Ini program yang bagus… Ini program yang mulia… Belum lagi tukang jual tempe, tukang jual tahu, yang biasanya laku, yaa berapa, sekarang sudah banyak…,” kata Bupati Indah Amperawati dalam acara Sosialisasi dan Penguatan Tata Kelola MBG di Lumajang, Sabtu (13/12/2025).

Saat ini, Kabupaten Lumajang telah mulai mengoperasikan 33 dari total 93 kuota SPPG. Untuk menjamin kualitas, berbagai standar terus dipenuhi, di mana 7 SPPG telah mengantongi Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS), 39 SPPG memiliki sertifikat uji air, 40 SPPG telah mengikuti pelatihan penjamah makanan, dan 12 SPPG bahkan sudah didukung oleh chef berpengalaman.

Kisah sukses dari Lumajang ini menjadi jawaban telak atas berbagai kritik yang menyerang program MBG.

baca juga

Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Nanik Sudaryati Deyang, mengaku bersyukur ada bukti nyata di lapangan yang membantah narasi negatif.

“Tapi banyak orang tidak mendengar apa yang disampaikan Ibu Bupati Lumajang, betapa dampak luar biasanya program MBG ini,” kata Nanik.

Ia menegaskan bahwa program ini dirancang dengan visi ekonomi yang jauh lebih besar dari sekadar pembagian makanan.

Tudingan bahwa MBG adalah proyek bagi-bagi "kue" untuk kroni politik dimentahkan dengan fakta adanya multiplier effect atau efek domino ekonomi yang nyata.

“Mereka melihat ini hanya pembagian kue, tapi tidak melihat multiplier effect yang diciptakan. Mereka akan melihat nanti enam bulan lagi mungkin, setelah semua, berapa pertumbuhan yang akan terjadi di Indonesia dari dampak dari makan bergizi gratis,” ujarnya.

Sesuai rancangan besar Presiden Prabowo Subianto, program MBG bertujuan menumbuhkan lapangan kerja, meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD), dan memacu pertumbuhan ekonomi dari desa-desa.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

BGN Optimis, Program Makan Bergizi Gratis Mampu Dongkrak Pertumbuhan Ekonomi hingga 8 Persen

BGN Optimis, Program Makan Bergizi Gratis Mampu Dongkrak Pertumbuhan Ekonomi hingga 8 Persen

News | Sabtu, 13 Desember 2025 | 07:09 WIB

BGN Minta SPPG Tidak Lagi Menggunakan Makanan Buatan Pabrik Pada Program MBG

BGN Minta SPPG Tidak Lagi Menggunakan Makanan Buatan Pabrik Pada Program MBG

News | Sabtu, 13 Desember 2025 | 06:53 WIB

Tak Hanya Ciptakan Lapangan Kerja, Waka BGN Sebut Program MBG Jalan Tol Pengentasan Kemiskinan

Tak Hanya Ciptakan Lapangan Kerja, Waka BGN Sebut Program MBG Jalan Tol Pengentasan Kemiskinan

News | Sabtu, 13 Desember 2025 | 06:35 WIB

Pramono Anung Bahas Peluang Siswa SDN Kalibaru 01 Cilincing Kembali Sekolah Normal Pekan Depan

Pramono Anung Bahas Peluang Siswa SDN Kalibaru 01 Cilincing Kembali Sekolah Normal Pekan Depan

News | Jum'at, 12 Desember 2025 | 21:06 WIB

Usai Mobil MBG Tabrak Puluhan Anak SD di Cilincing, Apa yang Harus Dibenahi?

Usai Mobil MBG Tabrak Puluhan Anak SD di Cilincing, Apa yang Harus Dibenahi?

News | Jum'at, 12 Desember 2025 | 16:54 WIB

Dishub Ungkap Kondisi Mobil SPPG Penabrak Puluhan Siswa di Cilincing

Dishub Ungkap Kondisi Mobil SPPG Penabrak Puluhan Siswa di Cilincing

News | Jum'at, 12 Desember 2025 | 16:36 WIB

Soal Insiden SDN 01 Kalibaru, Sudinhub Sebut SPPG Lakukan Pelanggaran Fatal

Soal Insiden SDN 01 Kalibaru, Sudinhub Sebut SPPG Lakukan Pelanggaran Fatal

News | Jum'at, 12 Desember 2025 | 15:28 WIB

Terkini

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Bali | Rabu, 16 September 2026 | 23:24 WIB

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 23:11 WIB

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 23:10 WIB

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Sumsel | Rabu, 16 September 2026 | 23:00 WIB

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:55 WIB

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 22:49 WIB

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:41 WIB

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Bri | Rabu, 16 September 2026 | 22:39 WIB

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:31 WIB

Prabowo Ingin Pembakaran Hutan Digolongkan 'Terorisme Ekologi', Sanksi Bakal Diperberat!

Prabowo Ingin Pembakaran Hutan Digolongkan 'Terorisme Ekologi', Sanksi Bakal Diperberat!

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:22 WIB

×