Tragedi Lereng Bromo, Polisi Selidiki Penyebab Kecelakaan Bus Karyawan RS Jember Tewaskan 8 Orang

Bangun Santoso

Senin, 15 September 2025 | 10:45 WIB
Tragedi Lereng Bromo, Polisi Selidiki Penyebab Kecelakaan Bus Karyawan RS Jember Tewaskan 8 Orang
Petugas melakukan olah TKP di lokasi kecelakaan yang menyebabkan delapan orang meninggal dunia di di Jalan Raya Bromo, Desa Boto, Kecamatan Lumbang, Kabupaten Probolinggo, Minggu (14/9/2025). (ANTARA/HO-Humas Polres Probolinggo)
Baca 10 detik
  • Polda Jatim mengerahkan teknologi canggih seperti Traffic Accident Analysis (TAA)
  • Kronologi awal menunjukkan kecelakaan dipicu oleh gagal fungsi rem
  • Kecelakaan ini mengakibatkan delapan orang meninggal

Suara.com - Duka mendalam menyelimuti rombongan karyawan Rumah Sakit Bina Sehat (RSBS) Jember setelah bus yang mereka tumpangi mengalami kecelakaan tragis di Jalan Raya Bromo, Kabupaten Probolinggo, pada Minggu (14/9/2025).

Peristiwa nahas ini merenggut delapan nyawa dan menyebabkan puluhan lainnya luka-luka, memicu Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Timur untuk turun tangan melakukan investigasi mendalam.

Fokus utama penyelidikan saat ini adalah mengungkap penyebab pasti kecelakaan yang menimpa bus Hino IND'S 88 dengan nomor polisi P-7221-UG tersebut. Untuk itu, Polda Jatim tidak main-main.

Tim gabungan dari Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) dikerahkan untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) menggunakan teknologi canggih.

Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Jatim, AKBP Septa Firmansyah, menyatakan bahwa pihaknya menggunakan metode Traffic Accident Analysis (TAA) untuk merekonstruksi detik-detik terakhir sebelum kecelakaan terjadi.

“Dengan TAA, kami bisa menelusuri kecepatan, posisi, hingga detik-detik terakhir sebelum bus itu berhenti. Ada 10 titik analisis yang kami gunakan. Kalau tak ada kendala, hasil segera bisa diketahui paling lambat tiga hari," katanya sebagaimana dilansir Antara di Probolinggo.

Selain TAA, petugas juga memanfaatkan teknologi 3D scanner untuk memetakan lokasi dan mendapatkan gambaran presisi mengenai proses terjadinya kecelakaan. AKBP Septa optimistis hasil olah TKP dapat segera dirilis mengingat kecelakaan ini tidak melibatkan banyak kendaraan.

"Kecelakaan itu tidak banyak melibatkan kendaraan, maka hasil dari olah TKP akan keluar dalam waktu tiga hari ke depan. Selama proses olah TKP, arus lalu lintas di lokasi kejadian ditutup total," tuturnya.

Berdasarkan data awal, kecelakaan bermula saat bus yang dikemudikan oleh Al Bahri bersama kernet Mergi membawa 52 penumpang dari arah barat ke timur.

baca juga

Sesampainya di TKP di Desa Boto, Kecamatan Lumbang, bus menghadapi kondisi jalan yang menurun dan menikung tajam ke kiri. Nahas, pada saat kritis tersebut, bus diduga kuat mengalami gagal fungsi rem atau rem blong.

Laju kendaraan yang tak terkendali membuat bus terus melaju lurus ke kanan, menghantam keras pembatas jalan (guardrail), sebelum akhirnya menabrak sebuah sepeda motor dengan nomor polisi N-2856-OE yang berada di jalurnya.

Akibat benturan hebat tersebut, delapan orang penumpang dinyatakan meninggal dunia. Tiga di antaranya merupakan satu keluarga, yakni karyawan RSBS atas nama Hendra Pratama beserta istri dan anaknya, yang tewas seketika di lokasi kejadian.

Sementara itu, puluhan korban lainnya yang mengalami luka berat dan ringan segera dievakuasi ke sejumlah fasilitas kesehatan terdekat, termasuk RSUD Dr. Saleh, RSU Ar-Rozy, dan beberapa puskesmas di sekitar lokasi.

Sebanyak 23 unit ambulans dikerahkan untuk membawa delapan jenazah dan 15 korban luka kembali ke RSBS di Jember. Namun, dua korban luka berat masih harus menjalani perawatan intensif di RSUD dr Moh. Saleh dan RSUD Tongas karena kondisi yang belum stabil.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kronologi Kecelakaan Maut Rombongan Nakes di Bromo Tewaskan 8 Orang, Ini Daftar Korbannya

Kronologi Kecelakaan Maut Rombongan Nakes di Bromo Tewaskan 8 Orang, Ini Daftar Korbannya

News | Minggu, 14 September 2025 | 16:39 WIB

Liburan Karyawan RS Jember di Bromo Berakhir Tragedi, 8 Orang Tewas Termasuk Satu Keluarga

Liburan Karyawan RS Jember di Bromo Berakhir Tragedi, 8 Orang Tewas Termasuk Satu Keluarga

News | Minggu, 14 September 2025 | 16:23 WIB

Kecelakaan Helikopter di Papua, 4 Jenazah Berhasil Dievakuasi

Kecelakaan Helikopter di Papua, 4 Jenazah Berhasil Dievakuasi

Foto | Kamis, 11 September 2025 | 18:22 WIB

Jalan Tol Pluit Mendadak Jadi 'Kanvas' Putih, Akibat Trailer Hantam Truk Cat

Jalan Tol Pluit Mendadak Jadi 'Kanvas' Putih, Akibat Trailer Hantam Truk Cat

News | Kamis, 11 September 2025 | 14:48 WIB

Tragis! Seruduk Pohon di Kawasan Ragunan Jaksel, Pemotor Langsung Koit di Tempat

Tragis! Seruduk Pohon di Kawasan Ragunan Jaksel, Pemotor Langsung Koit di Tempat

News | Kamis, 11 September 2025 | 14:09 WIB

5 Fakta Kecelakaan Tol Cipularang yang Menyebabkan 2 Orang Meninggal Dunia

5 Fakta Kecelakaan Tol Cipularang yang Menyebabkan 2 Orang Meninggal Dunia

News | Selasa, 09 September 2025 | 14:55 WIB

Kecelakaan di Perlintasan Kereta Api, Mobil Tertabrak Kereta Api Ranggajati di Probolinggo

Kecelakaan di Perlintasan Kereta Api, Mobil Tertabrak Kereta Api Ranggajati di Probolinggo

News | Selasa, 09 September 2025 | 10:42 WIB

Terkini

Beban Pajak Mencekik, Daya Beli Sekarat: Di Mana Batas Lelah Kelas Menengah?

Beban Pajak Mencekik, Daya Beli Sekarat: Di Mana Batas Lelah Kelas Menengah?

Your Say | Senin, 02 November 2026 | 17:50 WIB

Bukan Sekadar Rasa Gurih, Ghea Indrawari Punya Alasan Khusus Suka Mi Ayam

Bukan Sekadar Rasa Gurih, Ghea Indrawari Punya Alasan Khusus Suka Mi Ayam

Lifestyle | Senin, 02 November 2026 | 17:49 WIB

Suket Gibran Batal di MA, Waketum Golkar Buka Suara: Tak Boleh Dibiarkan

Suket Gibran Batal di MA, Waketum Golkar Buka Suara: Tak Boleh Dibiarkan

News | Senin, 02 November 2026 | 17:48 WIB

Atap Honda Civic Ringsek Dihantam Pohon Tumbang di Tulungagung, 2 Korban Lolos dari Maut

Atap Honda Civic Ringsek Dihantam Pohon Tumbang di Tulungagung, 2 Korban Lolos dari Maut

Jatim | Senin, 02 November 2026 | 17:47 WIB

Wapres Gibran Hadiri Peringatan 100 Tahun Injil Masuk Kalumpang

Wapres Gibran Hadiri Peringatan 100 Tahun Injil Masuk Kalumpang

Sulsel | Senin, 02 November 2026 | 17:46 WIB

Ferry Boboho Akui Diminta Febrie Adriansyah 'Dinginkan' Uang dari Tan Kian

Ferry Boboho Akui Diminta Febrie Adriansyah 'Dinginkan' Uang dari Tan Kian

News | Senin, 02 November 2026 | 17:43 WIB

Tak Cukup Propam, Reza Minta Kemenko Polkam dan Presiden Turun Tangan Usut Penggeledahan Pesantren

Tak Cukup Propam, Reza Minta Kemenko Polkam dan Presiden Turun Tangan Usut Penggeledahan Pesantren

News | Senin, 02 November 2026 | 17:41 WIB

Buntut Geledah Ponpes Pakai Senjata, Kapolri Resmi Copot Kapolres Sukoharjo!

Buntut Geledah Ponpes Pakai Senjata, Kapolri Resmi Copot Kapolres Sukoharjo!

News | Senin, 02 November 2026 | 17:39 WIB

Polisi Ciduk Pengedar Uang Palsu di Cengkareng, Pelaku Sempat Beli Narkoba di Kampung Ambon

Polisi Ciduk Pengedar Uang Palsu di Cengkareng, Pelaku Sempat Beli Narkoba di Kampung Ambon

News | Senin, 02 November 2026 | 17:39 WIB

Geger Penggeledahan Ponpes Hamalatul Quran, Kapolres Sukoharjo Dinonaktifkan!

Geger Penggeledahan Ponpes Hamalatul Quran, Kapolres Sukoharjo Dinonaktifkan!

Surakarta | Senin, 02 November 2026 | 17:39 WIB

×